Serap Aspirasi Pedagang, Kadis Koperindag Sidak Pasar Induk.
Foto : Kadis Koperindag dan Kabid Pasar Berdialog dengan Pedagang.

Serap Aspirasi Pedagang, Kadis Koperindag Sidak Pasar Induk.

Laporan Redaksi.

BONDOWOSO, (Suara-Publik.Com) - Kepala Dinas Koperasi, Perindustrian dan Perdagangan (Diskoperindag) Kabupaten Bondowoso. Drs.Sigit Purnomo. MSi, didampingi Kepala Bidang Dinas Pasar, Hartono, melakukan inapeksi mendadak dipasar induk kota Bondowoso.

Sidak tersebut dilakukan terkait penyempurnaan menejemen pasar dan pengendalian harga sejumlah  bahan kebutuhan pokok yang harganya terkadang naik turun. Namun, sejauh ini masih relatif aman dan terkendali.

100%

Kehadiran Kadis Koperindag yang mendadak itu disambut hangat oleh seluruh pedagang pasar induk ini. Para pedagang pun tidak sungkan menyampaikan keluhannya kepada orang nomor satu di Dinas Koperindag ini. Salah satu yang menjadi keluhan para pedagang ialah sering terjadi pemadaman listrik saat pagi hari sehingga menyebabkan para pedagang susah untuk berjualan.

Tidak hanya itu saja, para pedagang juga mengeluhkan kondisi pasar yang berada dilantai dua sering mengalami banjir, apalagi musim hujan. "Kami meminta perhatian dan kepedulian dari Bapak terhadap kondisi  tempat kami berjualan ini, suasananya sangat mengganggu kami, dan seringnya mati listrik pada pagi hari sehingga kami tidak dapat berjualan karena gelap,"keluh salah seorang pedagang.

Mengetahui hal tersebut, Sigit Purnomo. meminta kepada pengelola Pasar Induk untuk mengambil langkah agar semua persoalan segera diatasi dan suasana pasar pun akan terasa nyaman, sedangkan seringnya mati Listrik, sigit berharap agar PLN tidak melakukan pemadaman Listrik di Pasar induk disaat pagi dan siang hari.

"Saya akan perintahkan kepada kepala pasar induk agar lebih aktif untuk menyerap aspirasi dan keluhan dari pedagang, setelah itu kita akan bahaa bersama solusinya,"katanya.

Terkait dengan meningkatnya bahan kebutuhan pokok, Sigit berpesan kepada masyarakat agar tidak membiasakan diri membeli secara berlebihan, warga diharapkan hidup biasa-biasa saja dan tidak perlu panik. "Biasanya yang sering terjadi naiknya harga bahan pokok menjelang hari kebesaran agama, karena permintaan selalu meningkat, untuk itulah saya berpesan kepada masyarakat agar jangan membiasakan membeli kebutuhan pokok secara berlebihan, penuhi kebutuhan hidup kita dengan sewajarnya saja,"pesan Sigit.

Sedangkan untuk melakukan pengendalian kenaikan harga kebutuhan pokok, Sigit mengemukakan bahwa Pemkab Nondowoso telah memiliki Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID), tim ini betugas untuk memantau perkembangan harga kebutuhan pokok di pasar-pasar tradisional.

Selain itu upaya lainya ialah Pemkab Bondowoso telah bekerjasama dengan pihak Bulog untuk melakukan operasi pasar, dan saat menjelang hari besar keagamaan Pemkab Bondowodo akan menggelar Pasar Murah.

Sebelumnya Teori Arus Baru Ekonomi Kyai Makruf Amin, Dapat Pujian Dari Mantan Menteri Pendayagunaan BUMN.
Selanjutnya La Nyalla Beri Ucapan Selamat Pada Khofifah dan Emil Dardak.