Setelah Camat Geram, Beredar Nya Rekaman Dugaan Pungli Bagai Bola Salju.

Setelah Camat Geram, Beredar Nya Rekaman Dugaan Pungli Bagai Bola Salju.

Laporan Nur Wahyudi 

Gresik-Suarapublik - Tragedi bocornya rekaman suara mirip Kepala Desa Pandanan, Duduksampeyan dengan seseorang terkait adanya pungli DD maupun ADD yang menghebohkan Birokrasi Gresik, sampai saat ini terus bergulir makin besar bak bola salju. 

Kasus ini belum mengalami perkembangan lebih jelas, tidak ada informasi secara resmi dari Pemkab Gresik yang dilontarkan ke Publik terkait penindakan dan penyelidikan atas kebenaran pernyataan Kades yang mengungkap adanya pungli di wilayah Kecamatan Duduksampeyan.

Bahkan cenderung bungkam sehingga menimbulkan aroma busuk di tengah gunjingan Masyarakat yang saat ini menunggu terbuka-nya tabir kebenaran yang diduga sengaja di tutupi. 

Ditengarai ada dugaan oknum-oknum yang bermain, berupaya melakukan mediasi dengan pihak-pihak terkait. Berita yang dikonsumsi oleh Masyarakat pun simpang siur memberikan opini publik yang membingungkan Masyarakat. 

Hal ini menguatkan asumsi di masyarakat jika Praktik makelar proyek selalu terjadi.

Bahkan, makelar itu kadang kala mencari keuntungan pribadi ditengah arus pusaran, anehnya, Mereka malah punya akses ke pihak yang terlibat untuk bisa melakukan komunikasi.

"Kasus-kasus besar seperti ini pasti ada markusnya, kasus jambret saja ada markusnya apalagi kasus seperti ini,” ungkap Hari (24) salah satu warga Gresik. 

Sampai berita ini diturunkan, Rabu (17/4) Kades pandanan, abdul wahab maupun Inspektorat selaku instansi yang disebut dalam rekaman tidak dapat di klarifikasi, nomor ponsel Suara-publik.com sengaja diblok oleh Kades dengan indikasi agar tidak bisa melakukan konfirmasi. 

Sedangkan Pihak Inspektorat yang dalam rekaman dituduh menerima pungli saat dihubungi via Ponsel, tersambung namun tidak angkat, hanya camat Duduksampeyan, Suropadi yang mau memberikan keterangan saat dihubungi. 

Meski Suara mirip Kades Pandanan, dibantah oleh Abdul wahab di salah satu media online. Namun perlu tehnologi Forensik Audio diyakini bisa menjadi yang bisa dijadikan pembuktian didalamnya.

Penerapan ilmu pengetahuan dan metode ilmiah pada barang bukti digital audio untuk mendukung upaya penyidikan, biasanya, pada penelitian dibuat sebuah skema sederhana, selanjutnya melalui skema tersebut dilakukan sejumlah tahapan forensika untuk membuktikan kesamaan sumber suara pada barang bukti dengan rekaman suara sampling. 

Teknik yang digunakan adalah melalui pendekatan konsep pitch, analisis statistik Formant dan Bandwidth, graphical distribution dan spectrogram. Terdapat tiga tools utama yang digunakan dalam penelitian ini. Informasi berhembus, seseorang yang menjadi lawan bicara Suara mirip Kades Pandanan, mengaku siap mengakui dan membuka fakta blak-blakan kepada Publik, bahkan berencana melibatkan pihak lembaga Forensika Audio.

Sebelumnya 2 Pelaku Korupsi Pembangunan IPAL RPH, di Tahan Kejari Tanjung Perak.
Selanjutnya Terlilit Hutang, Pria Ini Gadaikan Mobil Rental.