Sistem Keanggotaan BPJS Rugikan Warga, 1 KK Wajib Ikut Semua.

Sistem Keanggotaan BPJS Rugikan Warga, 1 KK Wajib Ikut Semua.

Surabaya Suara-Publik.com, Sistem Jaminan Kesehatan untuk masyarakat masih banyak yang perlu dibenahi,banyaknya masyarakat Miskin yang masih belum tercover dalam mendapatkan pelayanan Kesehatan yang dibiayai oleh Negara.

Entah itu kesalahan dari Kebijakan aturan Pemerintah atau tekhnis sosialisasi di lapangan dalam melakukan pendataan Masyarakat yang tergolong miskin dan benar benar memerlukan Jaminan Sosial tersebut.

Seperti yang telah terjadi pada warga Bronggalan Surabaya,yang pernah diberitakan beberapa waktu lalu,mengaku tidak mendapatkan Jaminan Sosial apapun,bahkan sempat ada salah satu anggota keluarga hingga meninggal di Rumah Sakit milik Pemerintah pun harus mencari biaya sendiri.

"ibu mertua saya sempat di rawat di Rumah Sakit Dr Soetomo, karena kami tidak mempunyai BPJS,jadi kami harus cari hutang sana sini untuk membayar administrasi nya",ujar Ferdi waktu itu menjelaskan kepada media baru baru ini.

Adanya informasi terkait pendaftaran BPJS Mandiri yang harus satu keluarga,dikarenakan adanya salah satu keluarga yang tidak bekerja dan menunggak,sehingga ada penghentian pengobatan di salah satu Puskesmas di Surabaya",karena kakak saya yang telat bayar, jadi satu keluarga harus menanggung dendanya,dampaknya saat ibu saya sakit,sempat dihentikan pengobatan dan tidak mendapat rujukan",ujar warga Medok an Semampir dalam menyampaikan uneg unegnya kepada LSM dan Media yang ikut nimbrung.

M. Cucu Zakaria selaku Kepala BPJS Surabaya ketika dikonfirmasi hal tersebut,mengatakan bahwa pihaknya sudah maximal dalam memberikan sosialisasi kepada Masyarakat",terkait masyarakat yang belum mempunyai Jaminan Kesehatan, bisa mendaftarkan ke Dp5 yang dahulu adalah Bapemas,atau bisa langsung ke Dinsos supaya dilakukan pendataan biar Tekhnisnya pihak Dinsos yang berjalan,supaya masyarakat yang benar benar tergolong miskin bisa mendapatkan BPJS PBI(Penerima Bantuan Iuran)", ujar Cucu saat kedatangan media.

"sedangkan untuk pendaftaran peserta yang harus satu keluarga,sebenarnya lebih ditekankan kepada keluarga yang inti,jadi tidak semua harus didaftakan bersamaan" urai Cucu lagi menjelaskan.

Sedangkan Nano Garad selaku Ketua LSM GARAD menyikapi, bahwa yang dimaksud keluarga inti itu seperti apa karena dalam satu KK menurutnya adalah satu keluarga inti",dalam pendaftaran secara On Line,satu keluarga harus didaftarkan keseluruhan,padahal salah satu keluarga sudah terdaftar jadi peserta BPJS,sedangkan untuk yang dikatakan keluarga inti,kalau dalam satu KK kan semua inti,kalau tidak inti berarti ada orang lain yang ikut numpang di KK dong?",ujar Nano Garad dalam audiensi (Ach)

Sebelumnya Kapolres Pasuruan Dialog Dengan Sarbumusi.
Selanjutnya Simpan Sabu di Anus dan Vagina, Norlisa Diadili.