Spesialis Bobol Brankas Tapal Kuda, Menyerah di Tangan Polres Bondowoso.

Spesialis Bobol Brankas Tapal Kuda, Menyerah di Tangan Polres Bondowoso.

Laporan: Tom/Her. 

SURABAYA Suara Publik. Perburuan Satreskrim Polres Bondowoso terhadap pimpinan perampok ke luar jawa tidak sia-sia. Sebab, Kasatreskrim Polres Bondowoso AKP Ade Warokka dan tim Buser yang dibawanya berhasil membekuk otak perampokan di dua sekolah menengah di Bondowoso Maret dan Juli 2017 lalu.

Bahkan, setelah membekuk otak pelaku di Tenggarong, Kalimantan Timur. Satu anggotanya juga berhasil diringkus di Jember. Otak pelaku perampokan di SMK 4 Pancoran dan SMKN 1 Tapen Bondowoso tersebut adalah Suhartono (44) warga Desa Pancoran RT 28 RW 10, Bodowoso. Dia ditangkap dalam pelariannya di Tenggarong Kalimantan Timur, pada Sabtu (21/10/2017) sekitar pukul 03.00 Wita. 

Sehari setelahnya, satu anggota Suhartono berhasil diringkus di Jember. Yaitu Mustofa alias Nor alias Mus bin, pria berumur 54 asal Dusun Sepuran, Desa Sumberjati Kecamatan Silo, Jember. "Kasus ini adalah atensi kami. Dan kami apresiasi kinerja Kasatreskrim dan timnya. Sebab, kelompok curas ini adalah kelompok pelaku sadis dengan modus sekap korban. Jika korban melawan, mereka tidak segan menganiayanya," kata Kapolres Bondowoso, AKBP Taufik Herdiansyah, Senin (23/10/2017). 

Mantan Kasubdit Jatanras Polda Jatim ini menyebut, kelompok ini beranggotakan lebih dari 5 orang. Kelompok perampok ini sudah puluhan kali beraksi di wilayah Bondowoso, Jember, Banyuwangi, Situbondo, Probolinggo bahkan Kediri. Mereka selalu menyasar brankas yang ada di sekolah sekolah maupun kantor kantor.

"Kami masih buru semua kelompok Sh (Suhartono, red). Dan kami imbau agar mereka menyerahkan diri. Karena tim sudah mendekat dan siap memberi tindakan tegas," ujarnya. 

Suhartono Cs sendiri diburu sejak Maret 2017 setelah dia dan kelompoknya merampok di SMK 4 Pancoran Bondowoso dan SMKN 1 Tapen Bondowoso. Dari dua perampokan itu, satu penjaga sekolah mereka sekap, satu lagi mereka sekap dan aniaya. Dari perampokan di SMK 4 Pancoran, Suhartono Cs berhasil membobol brangkas berisi uang 82 Juta. Sementara Kasatreskrim Polres Bondowoso, AKP Ade Warokka menyebut, Suhartono merupakan pelaku yang sangat licin.

Sejak mendapat laporan kejadian tersebut, pihaknya bersama Tim Buser Satreskrim Polres Bondowoso sudah mengobrak-abrik tempat yang disinyalir menjadi persembunyiannya. Namun Suhartono selalu berhasil mengendus kedatangan AKP Ade dan tim. "Setelah kami mendapat informasi bahwa Surhartono berada di Tenggarong, Kalimantan Timur, kami langsung berangkat kesana. 

Setalah dua hari memantau posisi Suhartono, dia akhirnya kami sergap di perbatasan Samarinda - Tenggarong," beber AKP Ade Warokka. Mantan Kanit Jatanras Polrestabes Surabaya ini mengungkapkan, menyergap Suhartono bukanlah hal mudah. Sebab Suhartono terus melalukan perlawanan dan berusaha kabur. Oleh sebab itu, pihaknya mengakiri perlawanan Suhartono dengan tiga tembakan kearah kakinya.

"Tersangka Suhartono sudah kami amankan di Polres (Bondowoso). Dan saat ini masih kami periksa secara intensif," tandasnya.

Sebelumnya Spesialis Rampas HP di Traffic Light Tertangkap.
Selanjutnya Hari Ini Tol Surabaya Gempol Resmi Berlakukan E-Tol.