Tahun Ini 26 Ribu Warga Tak Mampu Segera Nikmati Aliran Listrik, Kerja Nyata Pemkab Bondowoso Dibawah Kepemimpinan Salwa-Irwan.
Foto: Wabup Irwan dan PJ Sekda Bondowoso Agung, saat merancang jaringan listrik masuk desa terpencil.

Tahun Ini 26 Ribu Warga Tak Mampu Segera Nikmati Aliran Listrik, Kerja Nyata Pemkab Bondowoso Dibawah Kepemimpinan Salwa-Irwan.

Laporan Guido Saphan.

BONDOWOSO, (suara-publik.com) - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bondowoso menargetkan 26 ribu dari 46 ribu rumah tangga tidak mampu sudah bisa menikmati listrik pada tahun ini (2019).

Ke-26 ribu rumah tangga atau warga tak mampu yang tahun ini mendapat sambungan listrik, itu tersebar di 23 kecamatan di Bondowoso.  

Wakil Bupati (Wabup) Bondowoso Irwan Bachtiar Rahmat mengatakan, hingga 2019, ini ada sekitar 46 ribu rumah tangga tak mampu di Bondowoso masih belum dapat menikmati listrik. Mereka tersebar di desa-desa pada 23 kecamatan  di Bondowoso.

”Dari 46 rumah tangga tidak mampu yang belum mendapat listrik, itu Pemkab Bondowoso menargetkan 26 ribu rumah tangga tidak mampu sudah bisa menikmati listrik pada tahun ini (2019),” katanya.  

Ke-26 ribu rumah tangga tidak mampu tersebut, sambung Wabup Irwan, akan menikmati listrik melalui pemasangan sambungan listrik dengan daya berkapasitas 450 watt per rumah tangga secara gratis. Karena, daya berkapasitas 450 watt mendapat subsidi listrik dari pemerintah. Sehingga, masyarakat tidak terlalu terbebani setiap membayar listrik bulanannya.

”Tahun ini (2019), pemasangan sambungan listrik dengan daya berkapasitas 450 watt kepada 26 ribu rumah tangga tidak mampu secara gratis, ini sudah siap didistribusikan,” ujarnya.  

Sementara itu, Penjabat Sekretaris Daerah (Pj.Sekda) Bondowoso, Agung Tri Handono menjelaskan, target pemasangan sambungan listrik secara gratis kepada 26 ribu rumah tangga tidak mampu pada 2019 dari total 46 ribu rumah tangga tidak mampu di Bondowoso yang belum menikmati listrik, tersebut menggunakan suntikan dana APBN dan didukung dana APBD Bondowoso yang memasang sambugan listrik dengan daya sama 450 watt pada 1.700 rumah tangga tidak mampu.  

Sisanya, sekitar 20 ribu rumah tangga tidak mampu yang belum menikmati listrik, menurut Agung –panggilan akrabnya-, Pemkab Bondowoso merencanakan bisa menikmati listrik pada 2020. ”Untuk merealisasikan rencana atau target itu, saya dan Pak Wabup (Wabup Irwan, red) beberapa waktu lalu bersama ke Jakarta berusaha mencari bantuan dana. Tapi, masih dijanjikan sama direktorat energi. Itu nanti akan kita intervensi untuk tahun berikutnya,” jelasnya.  

Mengenai data rumah tangga tidak mampu penerima sambungan listrik gratis, ini menurut Agung, merujuk pada Basis Data Terpadu (BDT). Karena, dari DBT muncul rumah tangga tidak mampu di Bondowoso yang sudah dan belum mendapat aliran listrik. ”Datanya sudah kita berikan pada bagian perekonomian dan sudah diverifikasi di lapangan. Jumlahnya tidak jauh beda yakni sekitar 26 ribu rumah tangga yang tahun ini mendapat pemasangan sambungan listrik gratis,” katanya.  

Disinggung penyebab masih banyaknya rumah tangga tidak mampu di Bondowoso belum menikmati litrik, Agung menjelaskan, faktor kemiskinan menjadi penyebab paling dominan. Selain itu, jaringan listrik yang belum bisa diakses pada titik-titik di desa terjauh.

”Faktor kemiskinan membuat masyarakat tidak punya uang untuk ngamprah listrik. Ini yang kemudian dibantu pemerintah pusa dan daerah melalui pemasangan sambungan listrik gratis dan subsidi listrik,” pungkasnya.

Sebelumnya Pelaku Pembunuhan Wartawan di Tanah Merah, Terekam CCTV.
Selanjutnya Dimediasi Komnas HAM RI, PKL Alun-Alun Bondowoso Pindah ke Wisata Kuliner Jembatan Ki Ronggo Pada Tahun 2020.