Tambak Bawean Punya Desa Tangguh, Ini Salah Satunya.

Tambak Bawean Punya Desa Tangguh, Ini Salah Satunya.

Gresik, suara-publik.com - Penerapan new normal di Surabaya Raya khususnya di Kabupaten Gresik, Bupati Sambari telah menyiapkan Desa tangguh dan Pasar Tangguh Semeru menyongsong pemberlakukan New Normal.

Desa Grejeg Kecamatan Tambak, Kabupaten Gresik, saat ini menjadi Desa tangguh Semeru di wilayah Kecamatan Tambak, Bawean, Desa ini kini menggeliat dan bangkit untuk menangkal penyebaran virus corona yang menjangkit di Kabupaten Gresik, Petugas kesehatan dan warga bersiaga di gerbang masuk desa, setiap keluar dan masuk desa warga diperiksa kelengkapan administrasi hingga disemprot disinfektan.

Sebagaimana dikatakan Kades Murtazam, Desa Grejeg bisa menjadi Desa tangguh, adalah karena peran Masyarakat, Tokoh Masyarakat dan Muspika yang Jadi Kekuatan.

"Karena kita kedepankankan rasa gotong royong, disiplin dan mandiri menanggulangi pandemi. Sebab yang paling paham tumpuan penguatan itu semua, sebenarnya adalah masyarakat yang terdampak sendiri.

Peran masyarakat jadi kekuatan, hingga bisa mengatasinya sendiri." kata Kades Grejeg, Mustazam, sabtu (13/6).

Terkait teknis-teknis pembentukan Desa Tangguh Covid 19, Murtazam secara detail menjelaskan jika Desa Tangguh Semeru ini adalah pilot project kolaboratif, berupa gerakan atau aksi nyata di daerah yang ditunjuk karena terindikasi penyebaran Covid-19.

Elemen masyarakat yang aktif baik personal atau kelompok, juga turut dilibatkan, Kapolsek Tambak, AKP Abdul Rokib mengatakan, meski terdiri dari wilayah kepulauan, Desa tangguh Semeru di Bawean tetap dilaksanakan. Pihaknya sudah memastikan dan mengecek langsung kegiatan Desa tangguh secara aktif.

"kita memastikan dan mengecek langsung bidang persediaan logistik, tenaga Kesehatan, dapur umum, sudah terpenuhi, ” katanya, sabtu (14/6). Rokib menambahkan, program Desa tangguh ini didukung penuh para tokoh agama dan tokoh masyarakat di Bawean.

“Tempat mandi dan evakuasi jenazah, sudah ada dan disiapkan di Grejeg selain tenaga kesehatan,” ujarnya.

Sekilas Desa Grejeg, saat ini tengah gencar mengembangkan usaha Air Mineral dalam Kemasan yang berasal dari mata air sumber, air kemasan yang di produksi oleh Bumdes dengan Label JUMASEM seperti nama sumber mata airnya kini sedang gencar dikembangkan, Air Mineral Kemasan JUMASEM diproduksi dalam bentuk Gelas, Botol 1.5 liter maupun Galon, saat ini JUMASEM sudah mempunyai pangsa pasar di seluruh wilayah pulau Bawean.

"Masih di bawean saja, nantinya kita akan berpikir untuk memperluas pangsa pasar dengan harapan PAD bisa meningkat pesat," pungkas Murtazam.(wahyu)

Sebelumnya Sebelum Meninggal Terpapar Covid-19, Driver Ojol Ini Sempat Sesalkan BST Tak Tepat Sasaran.
Selanjutnya Kedapatan Kuasai Narkotika, Pria Ini Diamankan Satresnarkoba Polres Gresik.