Tanggulangi Kemiskinan Wabub Irwan Minta, Jangan Ada Dusta Diantara Kita.
Foto: Irwan Bachtiar Rahmat Wakil Bupati Bondowoso.

Tanggulangi Kemiskinan Wabub Irwan Minta, Jangan Ada Dusta Diantara Kita.

Laporan : Tikno Hariyanto

BONDOWOSO, (Suara-Publik.Com) - Bertempat di aula SMK PP Tegalampel, Bupati dan Wakil Bupati Bondowoso, melakukan kunjungan kerja. Senin (14/01/2019). Kunker tersebut meliputi 5 Kecamatan yakni Kecamatan Tegalampel, Binakal, Pakem, Taman Krocok dan Wringin.

Dalam kunjungan kerjanya Wabup Irwan Bachtiar Rahmat, membahas dan mengevaluasi penggunaan dana desa (DD) yang menargetkan penurunan angka kemiskinan. Sebab, saat angkanya masih cukup tinggi berkisar 14,39% atau sekitar 74 ribu.

Tingginya angka kemiskinan warga Bondowoso tersebut, Wabup Irwan menekankan kepada seluruh Camat dan Kepala Desa, agar memprioritaskan program utama itu, supaya angka kemiskinan turun menjadi 12% dalam kurun waktu yang singkat dengan start 14,39%.

"Agar terlepas ketertinggalan, maka Camat dan Kepala Desa saling bahu membahu untuk menuntaskan angka kemiskinan itu hingga turun sekecil mungkin," kata Wabup Irwan.

Menurut Wabup, program kegiatan dalam rangka pengentasan kemiskinan ini, sasarannya sudah jelas tidak boleh melanggar zona yang telah ditetapkan yaitu by name by addres yang sudah berbasis di desa dan sudah menjadi strategi, sehingga nantinya ada pembahasan secara khusus tentang data orang per orang yang ada di masing masing desa.

"Dan yang paling penting Camat harus melakukan pengawasan lebih maksimal, dan tidak ada dusta diantara kita,"katanya.

Semua yang menjadi prioritas, utamanya para kepala desa dalam pengelolaan Dana Desa harus sesuai dengan target untuk menurunkan angka kemiskinan, karena didesa ada basis data orang per orang dan harus di singkronasikan dengan Bappeda, dan sudah tercantum basis data terpadu yang dikeluarkan oleh Dinas Sosial.

Tidak hanya itu, Wabup juga berharap kepada semua Kepala Desa agar perpanjangan perangkat desa tidak usah ada negosiasi, kalau itu sampai terjadi akan menjadi urusan kepolisian dan penegak hukum.

"Saya minta kepada seluruh kepala desa agar tidak ada lagi yang namanya iuran-iuran untuk mengurangi dana desa (DD) hanya untuk keperluan yang tidak jelas. Karena Visi dan Misi utama adalah tanpa praktek jual beli jabatan, tanpa pungli dan tanpa korupsi," ujarnya.

Sebelumnya Terbukti Tidak Bersalah, Ketua Dpc Kai Dibebaskan Dari Segala Tuntutan.
Selanjutnya Edan! Pacar Disekap dan Diperkosa Selama 2 Hari, Imron Ditangkap Opsnal Polsek Tegalsari.