Terkait OTT, KPK Bawa Terduga Korupsi ke Jakarta
Foto: Kapolresta Blitar Adewira Negara Siregar saat menjawab pertanyaan awak media.

Terkait OTT, KPK Bawa Terduga Korupsi ke Jakarta

Herlina Melaporkan.

Blitar (suara-publik.com) Pengembangan pemeriksaan kasus Operasi Tangkap Tangan Kepala Dinas PU Kabupaten Tulungagung , Sut oleh KPK di Tulungagung (6/6/2018 ) yang melibatkan beberapa pihak swasta baik Tulungagung maupun Blitar. Akhirnya menyeret pengusaha yang sudah tidak asing lagi bagi masyarakat Blitar.

Penyidik KPK selain menyegel ruang kerja Walikota Blitar, lembaga anti korupsi ini juga menggiring empat orang yang diperiksa yaitu satu PNS di Pemerintah Daerah Tulungagung, 3 swasta termasuk salah satunya seorang pengusaha yang tidak asing lagi sepak terjangnya di dunia bisnis kontruksi. Terutama yang berhubungan dengan proyek pemerintah.

Keempat orang tersebut dibawa ke Jakarta dan dikawal ketat oleh anggota Polresta Blitar sekitar pukul 15.30 wib.

Kapolresta Blitar AKBP Adewira Negara Siregar membenarkan ada empat orang yang dibawa ke Jakarta untuk pengembangan pemeriksaan setelah diperiksa di Mapolresta Blitar yang dimulai kemarin malam sekitar pukul 23.00.

"memang benar kemarin malam tim KPK telah mengadakan kegiatan dan kami diminta bantuan KPK untuk menyediakan tempat pemeriksaan" jelas Kapolresta Blitar menjawab pertanyaan beberapa wartawan (7/6/2018).

Dalam pemeriksaan hampir 20 jam tersebut , dipastikan tidak adanya kepala daerah Tulungagung maupun Blitar yang ikut diperiksa.

Menurut pria yang pernah bertugas sebagai Kasat Lantas Polrestabes Surabaya ini menyatakan, mulai kemarin malam sampai tim KPK meninggalkan kota Blitar tidak ada kepala daerah yang diperiksa KPK disini, paparnya

Sebelumnya Demam Piala Dunia, di Kampung Pesisir Pasuruan.
Selanjutnya Sistem e-Court Segera Diberlakukan PN Surabaya.