Tertipu Arisan Online, Puluhan IRT di Bondowoso Lapor Polisi.
Foto: Para Ibu yang melapor ke Mapolres Bondowoso.

Tertipu Arisan Online, Puluhan IRT di Bondowoso Lapor Polisi.

Laporan Guido Saphan.

BONDOWOSO, (suara-publik.com) - Sekitar 20 ibu rumah tangga (IRT) mendatangi Mapolres Bondowoso, Selasa (21/5/2019). Mereka mengadu ke polisi, karena menjadi korban arisan online di media sosial (medsos). Dalam pengaduannya, puluhan IRT mengadukan dua akun facebook. Yakni, akun dengan nama Nasiatul Laili dan Ayu Raudhatul Jannah.  

Dua nama pemilik akun facebook yang diadukan puluhan IRT, itu diduga sebagai owner dana admin grup Facebook “Serba-serbi Bondowoso”. ”Sebenarnya kami kenal dengan ketua arisan itu. Rumahnya di Desa Pengarang, Jambesari. Kami juga pernah diundang ke pernikahan anaknya," kata Istifadah, seorang korban, kepada wartawan di Mapolres Bondowoso.

Dia menambahkan, kerugian uang yang dialami ibu-ibu anggota arisan online tersebut, jumlahnya bervariasi. Mulai satu jutaan hingga mencapai belasan juta rupiah. Modus yang digunakan dalam dugaan penipuan arisan online, ini yakni, setiap anggota dibagi menjadi beberapa flat atau grup.   Setiap flat nilainya berbeda-beda. Ada Rp 750 ribu, Rp 1 juta, dan seterusnya. Sistem pembayarannya beragam. Ada yang 7 hari dan 10 hari serta ngocoknya secara online.

Korban arisan online, ini tidak hanya ibu-ibu dari Bondowoso. Tapi,  juga ibu rumah tangga dari Jember, Situbondo, Banyuwangi, dan beberapa kabupaten lain di Jawa Timur.

Kasat Reskrim Polres Bondowoso, AKP Jamal mengaku, sudah menerima pengaduan arisan online yang diduga ada modus penipuan dari korban IRT di Bondowoso. ”Sekarang masih kami selidiki lebih lanjut. Dan, sudah ada beberapa orang kami mintai keterangan terkait arisan online ini,” katanya.  

Karena, tambah AKP Jamal, tidak menutup kemungkinan ada korban-korban lain dari dugaan penipuan dari arisan online, ini yang akan melapor ke Polres Bondowoso. ”Jika alat buktinya sudah cukup, nanti bisa jadi penyelidikan akan kita tingkatkan statusnya ke tahap penyidikan. Tunggu saja, pasti kita kabari,” tandasnya.

Sebelumnya TTL Belum Cair, PPL dan Medik Veteriner Bondowoso Wadul ke Wabup Irwan.
Selanjutnya Sidang Perkara Penggelapan Dalam Jabatan, Kini Memasuki Agenda Pemeriksaan Saksi dan Terdakwa.