Tim Buser Polres Bondowoso Berhasil Tangkap 2 Orang Spesialis Ranmor.

Tim Buser Polres Bondowoso Berhasil Tangkap 2 Orang Spesialis Ranmor.

Dilaporkan Oleh : Hery

BONDOWOSO, (Suara Publik) - Satuan Reserse Polres Bondowoso, kembali mengungkap pencurian sepeda motor (Ranmor) di masjid Agung Attaqwa Bondowoso. Ranmor tersebut terungkap Polisi melakukan pengintaian disekitar masjid.

Pasalnya, sudah belasan sepeda motor yang hilang dihalaman masjid, pada saat korban melakukan sholat jum’at. Sehingga, dengan kemampuan tim buru sergab (Buser) Polres Bondowoso, dua pelaku ranmor ditangkap. 

Kapolres Bondowoso, AKBP Taufik Herdiansyah Zaenardi, melalui Kasat Reskrim, AKP Ade Julian Warokka, membenarkan kejadian tersebut, kalau pihaknya telah mengamankan dua pelaku ranmor yang beroprasi di sekitar masjid Agung Attaqwa. “Waktu kejadian hari Jum'at, (29/12/2017) lalu, tepatnya sekitar pukul 05.30 WIB.

Kita melakukan penangkapan terhadap dua pelaku ranmor,”kata mantan Kanit Jatanras ini. Lebih lanjut Ade mengungkapkan, dua pelaku yang diamankan, Suwargiono, alias Wargo Bin Margiono, (36) warga Desa Koncer Kidul, RT.15 RW 06 Kecamatan Tenggarang, dan Sulatono alias Tono, alias Joni alias Pak Molen, (45) warga jalan Diponegoro No 25/V Kelurahan Kota Kulon Kecamatan Kota Kabupaten Bondowoso.

“Saat ini keduanya kita amankan dimapolres untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut,”kata Kasat yang akrab dipanggil Sakera Bendebesah ini.

Kasat memaparkan, dari hasil pemeriksaan penyidik, bahwa pada hari Rabu tanggal 27 Desember 2017 kedua Tersangka merencanakan pencurian sepeda motor (SPM), dengan cara menduplikat kunci SPM milik calon korban yang menggunakan sabun mandi warna biru sebagai media cetakan anak kunci palsu oleh tersangka (TSK) yang bernama Suwargiono. Hal itu dilakukan karena SPM berikut kunci SPM yang sehari-harinya oleh korban yang bernama Samiyani kepada TSK Sulastono.

Karena korban ada kegiatan senam pagi. Kemudian kedua TSK membuat kesepakatan jika hasil penjualan SPM tersebut akan di bagi dua. “Akhirnya kesepakan itu membuahkan hasil, hingga kemudian pada hari Jum'at (29/12/2017), sekitar pukul 05.30 WIB, kedua tersangka menjalankan aksinya,”ungkap Kasat.

Masih menurut Kasat, di areal sama tempat korban menitipkan SPM nomor Polisi, P-3640-AH, berikut kunci SPM, TSK Suwargiono yang dibantu TSK Sulastono, melakukan aksi pencurian dengan menggunakan anak kunci palsu yang di dahului di bantu membukakan tutup pengaman SPM dengan gunakan kunci Asli oleh TSK Sulastono. 

Selanjutnya setelah berhasil memutar dengan kunci asli, kemudian dilanjutkan oleh Suwargiono untuk menghidupkan SPM dengan menggunakan anak kunci palsu. Setelah itu, Suwargiono meninggalkan TKP dan membawa SPM curian ke arah kota Kulon, menuju arah kota ke arah BRI dengan dengan maksud untuk menjual SPM tersebut kepada penadah yang bernama Edy, yang saat ini menjadi DPO.

“Pada saat TSK masih berada di BRI cabang Bondowoso yang menunggu orang bernama Edy, petugas langsung menangkap TSK berikut barang buktinya (BB),”beber Kasat Ade.

BB yang berhasil kita amankan, satu unit SPM Honda Vario, dua unit HP milik kedua TSK, sabun mandi warna hijau sebagai alat untuk mencetak kunci palsu, KTP korban,sim A dan sim C korban. “Kita akan terus melakukan pengembangan, untuk mengungkap SPM yang hilang di Masjid Agung Attaqwa, dan beberapa tempat lainnya, serta memburu Edy yang menjadi penadahnya,”pungkasnya.(*)

Sebelumnya Produk Batik Desa Sempol Prajekan Bondowoso, Diminati Banyak Kalangan
Selanjutnya Gultom Juarai Kejuaraan Catur Lis Darmansyah 2017.