Tingkatkan Capaian Cakupan Imunisasi, Dinkes Kalsel dan Kabupaten Tanah Bumbu, Adakan Advokasi dan Sosialisasi Imunisasi.
Foto: Suasana Advokasi dan Sosialisasi Imunisasi

Tingkatkan Capaian Cakupan Imunisasi, Dinkes Kalsel dan Kabupaten Tanah Bumbu, Adakan Advokasi dan Sosialisasi Imunisasi.

Laporan Misra.

Tanah Bumbu, Suara Publik - Untuk meningkatkan capaian cakupan Imunisasi Dasar Lengkap tahun 2019, Dinas Kesehatan Provinsi Kalimantan Selatan bersama Dinas Kesehatan Kabupaten Tanah Bumbu adakan kegiatan Advokasi dan Sosialisasi Imunisasi Dasar Lengkap dan Imunisasi Lanjutan Booster Bersama Pemerintah Daerah LS/LP tahun 2019. 10/4/19.

Hadir dalam acara sosialisasi yang diadakan diruang rapat Wakil Bupati Tanah Bumbu, antara lain Sekretaris daerah, Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Tanah Bumbu, Kepala Puskesmas, Pemegang Program Imunisasi Puskesmas dan Camat sekabupaten Tanah Bumbu, Bagian Pemerintahan Pemkab tanah Bumbu, Majelis Ulama Indonesia Kabupaten Tanah Bumbu, Dinas Pendidikan Kabupaten Tanah Bumbu, Dinas kesehatan Provinsi Kalsel, dan Narasumber serta panitia penyelenggara.

Kegiatan advokasi ini diisi oleh berbagai narasumber dari berbagai bidang, yaitu Kepala dinas kesehatan Provinsi Kalsel dan Kabupaten Tanah Bumbu beserta Kepala Bidang P2P dan seksi Surveilans dan Imunisasi, Kemenag, Kadis Pendidikan, Dokter spesialis anak Kabupaten Tanah Bumbu dan Pengelola Program Imunisasi Dinkes Prov. Kalsel.

Sambutan Sekaligus membuka acara tersebut, Sekda Kabupaten Tanah Bumbu H.Roswandi Salem. M.Sos MM, dalam sambutannya mengatakan, ditengahnya penolakan terhadap vaksin MR, Kabupaten Tanah Bumbu berhasil mencapai cakupan IDL 85,02 Persen terhadap Target Pusdatin dan 95,05 persen terhadap target rill dan uci desa sebesar 91,9 persen atau 137 desa dari 149 desa.

100%

H. Roswandi juga mengharapkan Komitmen semua Pihak. “Kami sangat berharap komitmen kita semua, baik Pemerintah, masyarakat, unsur kesehatan maupun sektor terkait lainya, untuk mensukseskan program imunisasi melalui tingkat desa hingga Kabupaten” Imbuhnya.

Sementara itu sambutan Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Kalimantan Selatan yang dibacakan oleh Kasi Surveilans dan Imunisasi, dr. Hj. Sri Wahyuni MM.Kes menyebutkan, rendahnya minat warga untuk berimunisasi menjadi kendala selama ini. Ditambah berita hoax yang tidak berdasarkan fakta berhembus, menambah ketakutan warga dalam berpartisipasi Imunisasi menjadi permasalah rumit yang harus diatasi semua elemen.

Dengan adanya Advokasi Dan Sosialisadi Imunisasi Dasar Lengkap dan Lanjutan ini. Diharap semua komponen bisa bahu membahu mengajak warga untuk imunisasi. Mulai RT RW, PKK, Karang Taruna, Kepala Dusun dan Kades serta BKD berperan untuk meningkatkan Cakupan Imunisasi warga demi kesehatan bersama. Dengan Imunisasi virus-virus berbahaya didalam tubuh tidak berkembang dan mati. Sehingga kesehatan warga jadi optimal.

Sebelumnya Kota Pasuruan Rawan Curanmor, Motor Wartawan Raib Saat di Tinggal Makan.
Selanjutnya Tawarkan Jasa Esek-Esek, Mucikari Dolly di Tangkap Polsek Sawahan.