Tingkatkan Disiplin Kerja ASN, Pemkab Bondowoso Rencana Gunakan Absen Iris Mata.
Foto: Agung Tri Handono Sekda Bondowoso.

Tingkatkan Disiplin Kerja ASN, Pemkab Bondowoso Rencana Gunakan Absen Iris Mata.

Laporan Guido Saphan.

BONDOWOSO, (suara-publik.com) - Terobosan baru bakal dilakukan Pemkab Bondowoso dalam meningkatkan displin waktu kerja Aparatur Sipil Negara (ASN). Ini ditunjukkan pemkab yang tidak akan lagi memakai finger print (absen jari tangan, red) dalam mengabsen waktu kerja ASN.

Namun, Pemkab membuat terobosan dengan merencanakan menggunakan absen face print atau iris mata ASN.  

Penjabat Sekretaris Daerah (Pj. Sekda) Bondowoso, Agung  Tri Handono kemarin mengatakan, rencana penggunaaan absen face print atau iris mata tidak bisa diwakilkan dan tidak bisa dimanipulasi. Karena, absen face print tidak bisa dipakai untuk dua orang. ”Kalau finger print satu orang bisa pakai sepuluh dan satu untuk dirinya. Tapi kalau menggunakan absen iris mata, tidak bisa dipakai untuk dua orang,” katanya.  

Selain itu, tambah Agung, ASN yang tidak mengaca di alat perekam absen iris mata, maka otomatis tidak terekam. Karena, kuncinya iris mata tidak bisa dipakai banyak orang. ”Rencana penggunaan abasen iris mata ASN di Pemkab Bondowoso ini, sudah disosialisasikan sampai ke Kecamatan dan juga sudah saya kumpulkan dengan OPDnya. Ini harus ikuti, karena ini kebijakan Pemkab Bondowoso. Nanti, kalau tidak absen iris mata, maka dipotong tukinnya (tunjangan kerjanya)” jelasnya.  

Pemberlakuan absensi ASN lingkup Pemkab Bondowoso, terang Agung, masuk mulai pukul 06.45 hingga pukul 07.15 WIB. Untuk sore atau waktu pulang mulai pukul 15.45 hingga pukul 16.00 WIB. ”Kalau mendahului pukul tersebut tidak bisa dan lepas juga tidak bisa. Kalau pulang terlebih dahulu silahkan finger, tapi otomatis gaji dipotong,” ujarnya.  

Sedangkan, jika ASN ditugaskan ke lapangan, harus ada surat tugas. Karena, surat tugas di print dan setelah di print ketemu yang tidak absen di mana. ”Yang absensi lubang-lubang, kalah memang ada penugasan sepanjang nanti ada bukti surat tugasnya, gaji dia bisa dibayarin. Yang lubang itu tertutup. Harapan kami, dengan nantinya menggunakan absen iris mata, kinerja dan tingkat kedisiplinan ASN Pemkab Bondowoso semakin bagus dan profesional,”pungkasnya

Sebelumnya 2 Terdakwa Narkoba Jaringan Malaysia, di Tuntut 20 Tahun Penjara.
Selanjutnya Terbukti Miliki 350 Gram Ganja, Dimas di Tuntut 8 Tahun Penjara.