Tipiring Polrestabes Surabaya Amankan Ratusan Miras Diduga Ilegal dari Toko Klontong.
foto : Kanit Tipiring Poltestabes Surabaya, Ipda Satriono (Baret Coklat) Menunjukkan BB Miras

Tipiring Polrestabes Surabaya Amankan Ratusan Miras Diduga Ilegal dari Toko Klontong.

Laporan: Tom

SURABAYA Suara-Publik. Hari Raya Idul Fitri,  tinggal beberapa hari saja. Polisi pun mulai gencar melakukan kegiatan untuk mengantisipasi segala bentuk penyakit masyarakat. Salah satunya berupa pemberantasan terhadap peredaran minuman keras (miras) di masyarakat. terbukti Unit Tipiring Polrestabes Surabaya dibantu dengan Satpol PP kota Surabaya, melakukan hal itu. Dalam operasi yang digelarnya, ratusan  botol miras golongan A, B dan C yang diduga ilegal, berhasil diamankan.

Kasat Sat Sabhara Polrestabes Surabaya AKBP Awan Hariono menyebut, pihaknya berhasil mengamankan 941 botol miras berbagai merk. Miras miras itu diamankan dari toko klontong Subur Jaya diwilayah jalan Ngaglik no.85-A Surabaya.

Dari 941 botol miras yang diamankan, didominasi oleh miras jenis Bir, Anggur merah cap Orang Tua dan Ice Land Vodka.

"Untuk mirasnya, kami sita. Sedangkan pemiliknya atau penjualnya kami data dan kami jerat dengan pasal tindak pidana ringan (tipiring)," tegas AKBP Awan Hariono. Dia menambahkan, sesuai dengan perda nomor 23 tahun 2012 tentang Kepariwisataan dan perda nomor 1 tahun 2010 pasal 62 tentang perindustrian dan perdagangan, bahwa selama bulan Ramadhan, pemilik dan penjual dilarang mengedarkan minuman beralkohol meskipun mengantongi ijin dan apalagi tanpa ijin harus ditindak tegas." terang Awan Hariono, minggu (18/6/2017).

"Kami akan terus melakukan operasi serupa seusai mapping peredaran miras yang kami kantongi. Ini kami lakukan lebih intens jelang hari raya idul fitri. Dan tentunya akan terus kami lakukan. Agar masyarakat tidak terpengaruh miras, sehingga terhindar dari perbuatan jahat," pungkas Awan

Sebelumnya Dalam Sekejap 520 Nasi Bungkus Ludes, Sahur on The Road Oleh FAS Pos Suku Dalu
Selanjutnya Pembangunan Smoking Area Diduga Fiktif, Libas Ancam Lapor Dinkes Ke Penegak Hukum