Trauma Kecurangan Pemilihan Kasun, BPD Ambeng-Ambeng Surati Bupati.

Trauma Kecurangan Pemilihan Kasun, BPD Ambeng-Ambeng Surati Bupati.

Gresik, suara-publik.com - Desa Ambeng-ambeng, Kecamatan Duduksampeyan kembali bergejolak terkait pengisian Perangkat Desa, puncaknya,Anggota BPD mengirimkan surat pengaduan kepada Bupati Gresik, Sambari Halim Radianto, Kamis (4/9).

Isi surat pengaduan tersebut terkait pengisian kekosongan jabatan Kasun (Kepala Dusun) di dusun Watangrejo Desa Ambeng Ambeng yang rencananya akan dilakukan dengan cara seleksi melalui test.

BPD Desa Ambeng Ambeng menyampaikan jika mayoritas warga menginginkan pengisian jabatan Kasun yang kosong dilakukan dengan cara pemilihan secara langsung, bukan dengan cara test, alasannya pengalaman pada saat pengisian jabatan perangkat desa yang kosong pada 2018 lalu, banyak indikasi kecurangan.

"alasan ini bisa dipertanggung jawabkan mas,” kata Mujiono salah satu anggota BPD.

Ditambahkan Mujiono, saat ini beredar info tawaran dari makelar yang berani menjamin peserta test akan terpilih menjadi perangkat desa asal. "asal berani menyetor uang sejumlah Rp 35 jt sampai Rp. 40jt Sebagai sebagai uang pelicin," pungkasnya.

Berdasarkan Informasi yang dihimpun awak media, uang pelicin Rp 35 jt sampai dengan Rp 40 jt tersebut muncul dari pengakuan salah satu peserta test untuk jabatan perangkat desa yang kosong saat dilaksanakan tanggal 6 Maret 2018 kemarin.

Test tersebut patut diduga terindikasi banyak kecurangan dan permainan uang hingga BPD pun menyurati Bupati untuk mengevaluasinya. Sampai berita ini ditayangkan, Kades Ambeng-Ambeng, Fahruddin saat dihubungi via seluler belum memberikan jawaban terkait hal ini. (dedi)

Sebelumnya Pemerintah Desa Watestanjung, Terus Berbenah
Selanjutnya Relawan Risma Saat Pilkada 2015 Lalu Mengeluh, Minta Bantuan Biaya Buat Anaknya Tidak Direspon.