TTL Belum Cair, PPL dan Medik Veteriner Bondowoso Wadul ke Wabup Irwan.
Foto: PPL dan Medik Veteriner bersama Wabup Irwan.

TTL Belum Cair, PPL dan Medik Veteriner Bondowoso Wadul ke Wabup Irwan.

Laporan Guido Saphan.

BONDOWOSO, (suara-publik.com) - Rumah Dinas (Rumdin) Wakil Bupati (Wabup) Bondowoso Irwan Bachtiar Rahmat diserbu puluhan pejabat fungsional penyuluh pertanian baik PNS maupun Tenaga Harian Lepas-Tenaga Bantu Penyuluh Pertanian (THL TBPP), petugas paramedik, dan medik veteriner di lingkup Dinas Pertanian yang tergabung Perhimpunan Penyuluh Pertanian Indonesia (Perhiptani) dan Paramedik Veteriner Indonesia (Paveti), kemarin (21/5/2019).

Mereka menanyakan Tunjangan Tambahan Penghasilan (TTP) yang selama empat bulan terakhir belum cair kepada Wabup Irwan.  

Seorang Perhiptani, Bahrul Munir didampingi Ketua Perhiptani Munasim mengatakan, sebenarnya PPL dan Medik Veteriner sudah melakukan upaya komunikasi dengan Dinas Pertanian (Dispertan) Bondowoso. Namun, karena sampai sekarang belum ada respon, akhirnya PPL dan Medik Veteriner meminta bantuan Wabup Irwan untuk percepatan pencairan TTP.

”Memang kenyataanya, Dispertan belum sama sekali realisasi tunjangan penghasilan mulai Januari hingga sekarang,” katanya.  

Selain itu, Bahrul Munir menilai adanya kesenjangan nominal yang signifikan antara TP pada Pejabat Struktural dengan Pejabat Fungsional. Untuk kelas jabatan setara dalam pejabat struktural dengan kelas jabatan 4 (setara golongan II) mendapat TP Rp 1,125 juta. Sedangkan, jabatan fungsional penyuluh pertanian pelaksana pemula (setera golongan II) mendapat TP Rp 400 ribu hingga Rp 500ribu.

”Makanya, kami mohon ke Pak Wabup bisa mencarikan solusi jalan tengah. Sehingga, tidak terjadi kesenjangan nominal TP, yang menyebabkan kecemburuan sosial dan itu tidak baik untuk kestabilan pemerintahan,” tambahnya.  

Kepala Dispertan Bondowoso, Dwi Wardana mengaku tidak tahu menahu atas penyampaian aspirasi PPL dan Medik Veteriner. Namun, Dispertan telah memberikan penjelasan kepada seluruh PPL dan Medik Veteriner. ”Hanya saja, penjelasan itu tidak sampai pada para pekerja di lapangan. Saya tidak tahu penyampaian aspirasi itu,” katanya singkat.  

Wabup Bondowoso Irwan Bachtiar Rahmat usai menemui PPL dan Medik Veteriner di ruang tengah Rumdin Wabup mengatakan, pihaknya akan segera melakukan rasionalisasi. Namun, tetap melihat peraturan-peraturan yang ada. ”Bagaimana pun kita harus meningkatkan kesejahteraan untuk menaikkan kinerja. Soal Kadis Pertanian tidak tahu aspirasi, ini ya tidak papalah dan tidak aka nada sanksi,” katanya.

Sebelumnya PMII Bondowoso Minta, Pemkab Tegas Tolak Perluasan PT. Indah Karya Plywod.
Selanjutnya Tertipu Arisan Online, Puluhan IRT di Bondowoso Lapor Polisi.