Tukang Las Mengeluh, Tak Pernah Dapat Perhatian Dari Pemerintah.
Foto: Kondisi Bengkel Las milik Supriadi.

Tukang Las Mengeluh, Tak Pernah Dapat Perhatian Dari Pemerintah.

Laporan : M Susyanto.

BONDOWOSO, (Suara-Publik.Com) - Gudang bengkel las listrik milik Supriadi, di Desa Botolinggo Kecamatan Botolinggo nampaknya perlu mendapat perhatian dari Pemerintah Desa dan Kabupaten Bondowoso.

Sebab, selama ini tak pernah mendapat bantuan dari pihak manapun. Sehingga untuk beraktifitas setiap harinya hanya menggunakan peralatan seadanya.

Menurut pengakuan Supriadi, meski menggunakan peralatan yang sangat sederhana, tetap ia lakukan karena demi untuk menyambung hidup keluarga. "Saya melayani pesanan berupa atap rumah, merakit kerangka pengeringan pakaian dan lsinnya.

Namun saya kadang kesulitan di bidang permodalan, karena modal yang menjadi langkah awal untuk melanjutkan perencanaan kegiatan kami, sedangkan kami sendiri tidak punya"katanya. Selasa, (19/2/2019) dirumahnya.

Ia mengungkapkan, kendala modal dalam bekerja yang tidak lancar menjadi penghambat, sehinga ia terkadang tutup. "Kalau saya memiliki modal cukup, saya bisa beli peralatan lengkap dan tidak akan mengecewakan konsumen,"ujarnya.

Terkait dengan pemasaran hasil barang yang ia buat, kata Sipriadi, masih tergolong lokal. Dirinya hanya bisa melayani konsumen di desa sekitar,"ungkapnya.

Supriadi berharap, agar dalam mengembangkan keahliannya meminta kepada pemerintah desa Botolinggo dan Pemerintah Kabupaten Bondowoso, agar dapat memperhatikan masyarakat kecil seperti dirinya.

"Saya berharap bantuan kepada Pemerintah Desa dan Pemkab Bondowoso berupa peralatan maupun modal agar kami dapat keluar dari kategori rakyat miskin,"ungkapnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Koperasi dan Perdagangan (Diskoperindag) Bondowoso, Sigit Purnomo menegaskan, pihaknya akan berupaya untuk membantu masyarakat kecil apalagi memiliki keahlian di bidang pengelasan, sesuai kemampuan anggaran Pemerintah.

"Saya akan perhatikan, karena warga seperti ini menjadi penggerak ekonomi masyarakat pelosok, sehingga bisa membangkitkan kesejahteraan masyarakat, dengan harapan agar Kabupaten Bondowoso terlepas dari Kabupaten tertinggal," terangnya.

Sebelumnya Pelimpahan Berkas Tahap II Gus Nur, Diterima Kejaksaan Negeri Surabaya.
Selanjutnya Wabup Irwan: 60 Persen Pejabat Pemkab Bondowoso Belum Setor LHKPN, Mungkin Sudah Bosan Jadi PEJABAT.