Ulama Madura di Sampang, Minta Pameran Artefak Peninggalan Nabi Muhammad SAW Diperpanjang

Ulama Madura di Sampang, Minta Pameran Artefak Peninggalan Nabi Muhammad SAW Diperpanjang

SAMPANG, (suarapublik.com) - Beberapa ulama di Kabupaten Sampang, meminta agar pameran artefak peninggalan Nabi Muhammad SAW, diperpanjang hingga Minggu, 23 Januari 2022. Pameran tersebut terletak di Gedung Arab Wing's Desa Jatra Timur, Kecamatan Banyuates, Kabupaten Sampang, Madura, Jawa Timur, Kamis (20/01/2022)

Hal ini diungkapkan KH Nurun Tajalla, saat usai rapat dengan tokoh-tokoh agama. Diantaranya, KH Karrar Sinhaji, KH Barizi. KH Nurun Tajalla mengatakan, kami sepakat tokoh-tokoh ulama di Sampang. Supaya, pameran artefak peninggalan Nabi Muhammad SAW diperpanjang.

"Kasihan masyarakat yang belum sempat mengunjungi pameran artefak peninggalan Nabi Muhammad SAW. Supaya, warga tidak usah jauh-jauh ke Mekkah dan juga Turki untuk melihat peninggalan Nabi Muhammad SAW," ucapnya, Kamis, (20/1/2021).

Menurut KH Nurun Tajalla, banyak rumor di luar sana mengatakan, bahwa artefak itu palsu dan pameran terkesan dijadikan bisnis. Jadi saya jelaskan, bahwa artefak peninggalan Nabi Muhammad SAW yang dipamerkan di Jatra Timur itu asli, terlepas rumor di luar itu replika atau palsu. Yang penting niat kita ingin lebih mendekatkan diri pada Allah SWT dan juga kekasihnya Muhammad Rosululloh SAW," katanya.

KH Nurun Tajalla menambahkan, kemarin setelah rapat bersama para tokoh ulama. Saya langsung telepon Kepala Desa Jatra Timur dan juga Camat Banyuates, alhamdulillah mereka semua setuju. Tapi, dengan syarat tetap mengikuti Prokes. Serta pengunjung yang berbeda muhrim harus diatur oleh panitia," tambahnya.

KH Nurun Tajalla berharap, kepada warga Sampang jangan mudah terprovokasi oleh fitnah-fitnah terkait pameran artefak peninggalan Nabi Muhammad SAW. Sebab, ada tiket masuk dipermasalahkan. Itu kan untuk operasional panitia serta sewa gedung dan kebutuhan lainnya," tegasnya. (Lex)

Sebelumnya SYARAT PERDAMAIAN TERPENUHI, BANTU BIAYA PENGOBATAN SAMPAI SEMBUH, KEJATI JATIM HENTIKAN PERKARA TINDAK PIDANA LALU LINTAS
Selanjutnya Dinilai Arogan, LSM dan Wartawan Unjuk Rasa Minta Kadindikbud Dicopot. Begini Tanggapan DPP PJI-D Jatim