Urus e-KTP di Dispenduk Capil, Staf Notaris di Pungut Biaya Rp.300.000.-
Foto: Suasana pengurusan Admintrasi di Dispenduk Capil Bondowoso.

Urus e-KTP di Dispenduk Capil, Staf Notaris di Pungut Biaya Rp.300.000.-

Laporan : M Susyanto

BONDOWOSO, (Suara-Publik.Com) - Meski sudah ada larangan oleh Presiden Joko Widodo, pungutan liar (Pungli) selalu saja terjadi ketika warga sedang mengurusi surat-surat (e-KTP) di Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil Kabupaten Bondowoso, Warga dipaksa harus membayar kepada petugas.

Tarif pembuatan pun beragam mulai dari dua puluh ribu rupiah hingga lima puluh ribu rupiah, bahkan informasi yang masuk ke Redaksi mencapai Rp.300,000,. (tiga ratus ribu rupiah).

Padahal, menurut UU No.24/2013 tentang Administrasi Kependudukan Pasal 95B sangat jelas menegaskan bahwa “setiap pejabat dan petugas pada desa/kelurahan, kecamatan, UPT Instansi Pelaksana dan Instansi Pelaksana yang memerintahkan dan/atau memfasilitasi dan/atau melakukan pungutan biaya kepada penduduk dalam pengurusan dan penerbitan Dokumen Kependudukan sebagaimana dimaksud dalam pasal 79A dipidana dengan pidana penjara paling lama 6 tahun dan/atau denda paling banyak Rp 75 juta,".

Kejadian pungli tersebut dialami oleh Staf Notaris Shindu Bondowoso, Wiwin, yang harus merogoh koceknys sebesar 300 ribu rupiah untuk mengurusi e-KTP atas nama pimpinannya. Informasi ini di benarkan oleh Agus, yang juga Pegawai Notaris Shindu, jika salah satu stafnya ditugaskan untuk mendaftarkan e-KTP dan sekaligus mencetak e-KTP atas nama Pimpinannya, benar telah di pungut biaya 300 ribu rupiah.

"Itupun mengisi blangko dan menunggu sampai dua minggu, karena alasan petugas Dispenduk Bondowoso tidak ada blangko alias langka,"kata Agus.

Sementara itu, Kepala Dinas Kependudukan Dan catatan sipil Bondowoso, Muhammad Tamin, saat dihubungi meminta yang bersangkutan untuk membawa surat permohonan itu kepadanya. "Makasih, coba bawa pemohonnya. suruh nunjukkan yang mungut, dan laporkan,"tegas Tamin.

Sebelumnya Kuras Harta Majikan Ibunya, Ibu Muda ini Dijebloskan ke Dalam Penjara.
Selanjutnya Jalan Lintas Bondowoso Situbondo Macet Total, Anggota Polsek Tapen Turun Tangan.