Usai Pesta Miras, Gadis Malang Ini di Gilir 2 Pria.
Foto: 2 Pria Cabul saat di release oleh Polrestabes Surabaya.

Usai Pesta Miras, Gadis Malang Ini di Gilir 2 Pria.

Laporan: Tom. 

SURABAYA, Suara Publik - Dua pemuda mencabuli seorang siswi SMA di Surabaya secara bergiliran. Mereka leluasa melampiaskan nafsu bejatnya setelah mencekoki siswi malang tersebut dengan minuman keras.

Kasus ini bermula, korban dan dua tersangka bernama Reza (22), asal Jalan Panjang Jiwo Surabaya dan Tomi (35), asal Jalan Pacar Keling Surabaya, minum minuman keras keras dibengkel, kemudian tersangka Tomi mengantar teman korban pulang ke rumah. Dan saat itu juga Reza membawa korban ke sebuah Homestay Jalan Rungkut Surabaya.

Didalam kamar tersangka membujuk korban sehingga korban bersedia untuk melakukan hubungan badan. Setelah melakukan hubungan badan dengan tersangka Reza, keduanya tertidur hingga akhirnya datang tersangka Romi menyusul kedalam kamar hotel.

Awalnya dua tersangka bersama korban tidur dikasur yang sama. Namun kemudian tersangka Tomi bangun lalu tersangka Tomi membuka celana panjang dan celana dalam korban yang dalam keadaan tidur, lalu tersangka Tomi memasukan alat vital miliknya ke vagina korban.

Dan pada saat tersangka Tomi memasukan alat vitalnya korban terbangun dan menolak hingga korban lari keluar kamar hotel dan korban melaporkan kejadian tersebut ke orangtuanya.

"Kanit PPA Polrestabes Surabaya AKP Ruth Yeni menjelaskan, penangkapan kedua tersangka ini berkat laporan keluarga korban, yang menyatakan bahwa korban disetubuhi oleh dua orang tersangka ini di sebuah homestay di Surabaya Timur di daerah Rungkut Surabaya.

"Kasus ini terjadi pada saat itu korban juga ikut dalam kegiatan minum alkohol bersama dengan para pelaku. Jadi pelaku yang bernama Reza ini sudah mengenal korban. Karena korban adalah teman pacarnya Reza," kata Ruth Yeni, Kamis (10/1/2019).

Lanjut Ruth Yeni, tersangka Tomi juga kita tangkap karena tersangka ikut bergabung di homestay di tempat itu dan ikut menyetubuhi korban," sebut Ruth Yeni.

Sementara tersangka Tomi saat press release mengatakan, saya awalnya dirumah mas terus saya di SMS sama Reza disuruh ke Hotel dan sampai di Hotel saya sempat tidur bertiga, dan saya terbangun terus saya lepas celana panjang dan celana dalam korban namun apes saat "Mr P" saya baru masuk sedikit korban bangun mas," aku Tersangka Tomi.

Atas perbuatannya kini keduanya dijebloskan sel tahanan Mapolrestabes Surabaya dan kedua tersangka dijerat dengan Pasal 81 UU RI No.35 tahun 2014 tentang perubahan UU No.23 tahun 2002 tentang perlindungan anak.(tom)

Sebelumnya Sosialisasikan Jokowi, ARJ Jatim Rangkul Arus Bawah di Gresik.
Selanjutnya Terkait Keamanan Wilayah, Kapolrestabes Surabaya Puji Polsek Sawahan.