Wabup Irwan: 60 Persen Pejabat Pemkab Bondowoso Belum Setor LHKPN, Mungkin Sudah Bosan Jadi PEJABAT.
Foto: Wakil Bupati Bondowoso Irwan Bahtiar Rahmat saat dikonfirmasi wartawan.

Wabup Irwan: 60 Persen Pejabat Pemkab Bondowoso Belum Setor LHKPN, Mungkin Sudah Bosan Jadi PEJABAT.

Laporan Redaksi.

BONDOWOSO, (Suara-Publik.Com) - Wakil Bupati Bondowoso Irwan Bachtiar Rahmat, menyayangkan sikap para pejabat Pemkab yang tidak Laporkan Harta Kekayaan Pejabat Negara (LHKPN) kepada Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

Meski sudah menjadi kewajiban untuk menyetorkan LHKPN ke (KPK), namun sampai saat ini tinggal 60 persen pejabat di Kabupaten Bondowoso, yang belum melaporkannya. "Dari data yang diterima Pemkab Bondowoso, baru 40 persen pejabat yang sudah melaporkan LHKPN secara berkala kepada KPK, padahal itu kewajiban,” tegas Irwan, Selasa (19/2/2019).

Oleh sebab itu, Irwan meminta kepada seluruh pejabat di lingkungan Pemkab Bondowoso untuk segera melaporkan LHKPN kepada KPK. “Kalau mereka tidak segera melaporkan, tentu sangsinya akan dipanggil oleh KPK di Jakarta,” tegasnya.

Masih kata Wabup Irwan, sebagai pejabat yang taat hukum, maka setiap kewajiban harus dilaksanakan oleh seluruh pejabat tanpa terkecuali. "Sesuai daedline terakhir dari KPK, LHKPN harus masuk tanggal 31 Maret 2019 mendatang, dan itu wajib diperhatikan. Kecuali mereka itu sudah bosan jadi pejabat negara,"sindirnya.

Sebelumnya Tukang Las Mengeluh, Tak Pernah Dapat Perhatian Dari Pemerintah.
Selanjutnya Komisi IV DPRD Kabupaten Blitar, Janji Penuhi Kebutuhan UNBK