Wakapolres Malang Hadiri Panen Raya di Curungrejo Kec. Kepanjen.

Wakapolres Malang Hadiri Panen Raya di Curungrejo Kec. Kepanjen.

Laporan Iwan Dayat. 

Malang Suara Publik. Jum 'at tgl 12 Januari 2018 dari Jam 08.00 sampai dengan Jam 10.00 wib , Telah dilaksanakan Safari panen raya padi yang dilaksanakan pok taninMekar saei 1 sd 4 di dukuh Semanding, Ds.Curungrejo, Kec. Kepanjen. 

Pada giat tersebut dihadiri : 1.Kepala Badan Penelitian dan Pengembangan Kementerian Pertanian RI Bpk.DR.Ir SYAKIR. 2.KEPALA BPPT dari Propinsi Jawa Timur. 3.KEPALA BPTT dari Propinsi Jawa Tengah. 4.DANDIM 0818 MALANG 5.WAKA POLRES MALANG 6.Kepala Dinas Pertanian Kab.Malang. 7.Muspika Kepanjen. 8. Tiga pilar .Ds.Curungrejo beserta Perangkat Desa. 9.KelompokTani sekira 50 Orang.

Kegiatan tersebut dalam rangka untuk membuktikan kepada masyarakat bangsa Indonesia bahwa saat ini Pemerintah sedang meningkatkan upaya upaya untuk swasembada pangan dengan berikan tehnologi dan bantuan bibit utk penanaman padi tanpa ada lahan tidur, pola tanam terus berjalan guna surplus gabah tersedianya beras untuk swasembada pangan. 

Pada sambutan dari KEPALA BPPT KEMENTERIAN PERTANIAN RI menyampaikan : A.Bahwa Indonesia adalah Negara Agraris, maka Indonesia harus sebagai Swasembada beras. Jangan sampai masalah Pangan ketergantungan dgn Negara Tetanggan. Karena ini merupakan harga diri Bangsa. Kalau masalah Pangan msh menggantungkan Negara tetangga itu sangat membahayakan.

B.Saat sekarang sudah tidak berlaku Paradigma lama yang mengenal musim Panen dan musim Paceklik. Sekarang sudah Paradigma Baru, yang tidak mengenal musim Paceklik. Jadi untuk menuju Paradigma Baru Negara membentuk Bendungan dan saluran Pengairan.

C.Untuk bantuan Alat Produksi Pertanian yang selama ini akan ditambah lagi. Dan Masyarakar cepat melaporkan alat apa yg dibutuhkan. 

Yang tidak Kalah pentingnya bahwa Kepanjen merupakan Lumbung Padi. Tujuan daripada semuanya ini adalah bagaimana Indonesia memiliki ketahanan pangan dan mampu swasembada pangan.

Dengan peningkatan nilai jual gabah dan beras membuktikan sudah waktunya petani mendapatkan hasil yang maksimal agar tidak meninggalkan lahan pertanian beralih ke fungsi lainnya.

Sebelumnya Ketua Bhayangkari Kabupaten Malang Kunjungi Nenek Aminah.
Selanjutnya Polisi Bekuk Pencuri di Tunjungan Plaza Surabaya.