Wakil Ketua DPRD Bondowoso, Minta Polisi Usut Tuntas Pelaku Teror.
Foto: Peneror Rombongan Sabar ketika diamankan Aparat.

Wakil Ketua DPRD Bondowoso, Minta Polisi Usut Tuntas Pelaku Teror.

Laporan : Mahfud Susyanto

BONDOWOSO, suara-publik.com - Wakil Ketua DPRD Bondowoso, Andi Hermanto, meminta Kepolisian untuk bertindak tegas terhadap dugaan pelaku terror terhadap pendukung pasangan calon Bupati dan Wakil Bupati KH Salwa Arifin – Irwan Bachtia Rahmat (Sabar) di Desa Paguan Kecamatan Taman Krocok.

“Saya minta kepada Kepolisian untuk bertindak tegas, karena yang dilakukan oleh pelaku terror bukan pelanggaran Pilkada, tapi murni terror,” kata Ani Hermanto.

Menurutnya, jika kasus itu tidak ditangani dengan tegas dan professional, aka terjadi preseden terhadap penegakan hukum di Bondowoso. Jika kemudian Polres Bondowoso tidak mampu untuk bertindak, maka limpahkan saja ke Polda, atau bila perlu ke Mabes Polri. “Soalnya ini murni pelanggaran pidana, dan kejadian itu banyak saksi yang melihat kalau pelaku itu diduga memang sengaja membaur dengan pendukung Sabar,”tegasnya. 

Informasi yang dihimpun suara-publik.com, pasangan Sabar pertama kali datang ke desa Paguan. Diketahui, ada beberapa orang yang berusaha memprovokasi rombongan, dengan mengacung-ngacungkan dua jari ke rombongan dari jarak yang cukup dekat. Namun tidak ada satupun dari rombongan yang terpancing emosi. 

Sepanjang acara kampanye, paslon Sabar menerima perlakukan yang tidak enak, Diantaranya, ketika ketua Tim Pemenangan SABAR menyampaikan sambutan, ada pihak-pihak yang tidak bertanggung jawab menyetel sound system sekencang-kencangnya. Dengan maksud mengganggu jalannya kampanye. Sehingga jalannya kampanye terganggu.

Namun, tim paslon Sabar tidak menggubris terror tersebut, hingga akhirnya acara kampanye berjalan dengan lancar sampai selesai. Ketika rombongan pasangan Sabar hendak pindah ke desa Kemuningan, kelompok yang tadi memprovokasi berulah lagi. 

Mereka meneriaki rombongan sambil menunjuk-nunjukan kaos paslon tertentu yang mereka pakai. Bahkan lebih provokatif lagi, ada dua orang dengan berboncengan menggunakan sepeda motor masuk ke tengah-tengah rombongan sambil mengacung-ngacungkan dua jari. Sambil melakukan gerakan provokatif di tengah-tengah rombongan. 

Lebih fatal lagi, dua orang itu mau kembali (balik arah), lalu dia memukul spion mobil milik H. Abdurrahman (Panther merah), berakibat sedikit rusak di mobil. Akhirnya dua pemuda itu diamankan oleh pihak yang berwajib.

Informasi yang berkembang dari tuan rumah, malam hari sebelum kampanye, ada yang melempar rumah tuan rumah dengan batu. Yang terkena genteng bangunan di samping tuan rumah.

Sebelumnya Samsul Hadi, Ajak Para Kades untuk Menangkan Paslon Sabar dan Sukseskan Join.
Selanjutnya Kapolres Gresik, Pimpin Langsung Razia Warung Ngipik.