Warga Blindungan Geger, Ditemukan Mayat Pria Tanpa Identitas Mengambang di Sungai.
Foto: Petugas saat mengevakuasi Mayat Mr. X di tepi Sungai Blindungan.

Warga Blindungan Geger, Ditemukan Mayat Pria Tanpa Identitas Mengambang di Sungai.

Laporan Guido Saphan.

BONDOWOSO, (Suara-Publik.Com) - Warga Kelurahan Blindungan Kecamatan Kota Bondowoso pagi tadi geger. Pasalnya salah satu Warga menemukan mayat pria tanpa identitas yang mengambang di tepi Sungai Blindungan.

Menurut Sofi (34) salah satu warga setempat yang ikut menyaksikan mayat yang dievakuasi, mengatakan bahwa mayat di tepi sungai itu adalah diduga penderita sakit jiwa. “Dia orang sakit jiwa. Kami warga sini memang tidak tahu siapa dia dan berasal darimana, namun dia memang sering berada di seputar wilayah sini,"katanya.

Kapolsek Kota Bondowoso, AKP Yunariyanto, membenarkan jika di jalan KH Wahid Hasyim RT. 33, RW. 1,Kelurahan Blindungan ditemukan mayat tanpa identitas. "Ditemukan jam 11.00 WIB tadi. Pria tanpa identitas (Mr.X,) itu, umurnya sekitar 65 tahun dengan ciri-ciri tinggi badan sekira 163 cm dan berat badan sekira 48 kg,”kata Kapolsek Kota Bondowoso, Kamis (28/3/2019).

Menurutnya, awalnya mayat itu ditemukan oleh warga sekitar, setelah dipastikan bahwa apa yang mereka lihat tubuh manusia, lalu menghubungi kepolisian. "Pada saat itu juga warga melaporkan kejadian ke polisi dan selanjutnya kami bersama anggota bergegas ke TKP (Tempat Kejadian Perkara) untuk melakukan evakuasi," terangnya.

Yunariyanto juga mengungkapkan, mayat tanpa identitas (Mr.X) itu diduga meninggal sejak 3 hari yang lalu, diketahui korban menggunakan kaos lengan pendek warna hitam dan celana pendek warna biru tua, serta topi warna krem. "Mayat itu ditemukan oleh warga di tepi aliran sungai Blindungan dengan posisi terlentang dan ada sebuah kantong kresek berwarna merah berisi karung warna putih di samping badan mayat Mr.X itu,"ungkapnya.

Sebelumnya Simpan Sabu Dalam Kamar, Nurcholis di Hukum 4,5 Tahun Penjara.
Selanjutnya Guru Privat Asal Amerika Penyimpan Ganja, Divonis 4,5 Tahun Penjara.