Warga Sampang Penyebar Berita Hoax Perampokan Bank BCA Pandaan, Ditangkap Polres Pasuruan.
Foto: Keempat penyebar berita hoax direlease Polres Pasuruan.

Warga Sampang Penyebar Berita Hoax Perampokan Bank BCA Pandaan, Ditangkap Polres Pasuruan.

Laporan Iwan Dayat.

Pasuruan Suara Publik - Warga Kabupaten Sampang, Abdul Rosyid (36) salah satu penyebar Hoax (Berita Bohong) Perampokan BCA (Bank Central Asia) Pandaan, Kabupaten Pasuruan ditangkap Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Pasuruan.

AKP Dewa Putu Prima Yogantara selaku Kasatreskrim di depan wartawan pada press release yang digelar di Mapolres Pasuruan pada Jumat (11/1/19) menjelaskan, bahwa Abdul Rosyid ditangkap bersama 3 pelaku penyebar Hoax lainya yakni Eko Prasetyo (29) warga Kelurahan Pogar, Kecamatan Bangil dan Abdul Makruf (42) warga Desa Gununggangsir, Kecamatan Beji serta M.Didik Supriyanto (29) warga Desa Kalianyar, Kecamatan Bangil, Kabupaten Pasuruan.

Kasat Reskrim mengatakan, " Awalnya Didik pada hari rabu (9/1/19) pada pukul 19.00 wib menyebarkan berita bohong ini melalui WA (Whats Ap) group Eko Prasetyo," Ungkap Dewa, Jumat (11/1/19).

Masih menurut Dewa, Eko Prasetyo kemudian memposting berita Hoax ini melalui salah satu group di facebook yang dilakukan pada pukul 20.35 wib hingga berita bohong ini cepat menyebar kepada masyarakat luas yang menyebabkan kepanikan.

Hoax terkait perampokan Bank BCA Pandaan ini kemudian diunggah dan disebarkan Abdul Makruf yang mengambil dari group facebook ke WA Abdul Rosid pada pukul 20.35 wib. " Hal Ini membuat masyarakat semakin yakin karena diposting kembali oleh Abdul Rosyid melalui facebook pada hari kamis (10/1/19) pukul 06.00," Tambahnya.

Dalam Press release ini, Kompol Supriyono menjelasakan peristiwa yang sebenarnya terjadi pada rabu malam pukul 18.00 wib di Bank BCA Pandaan. " Kaca pintu masuk BCA Pandaan pecah karena pemuaian dan sebelumnya juga mengalami keretakan.

Namun oleh ke 4 pelaku dikabarkan bahwa telah terjadi perampokan menggunakan pistol di bank ini yang berada di jalan Kartini, Jogonalan, Jogosari, Kecamatan Pandaan, Kabupaten Pasuruan pada hari rabu kemarin, yang berdampak pada efek kegelisahan pada masyarakat khusuanya di Pasuruan," Pungkas Supriyono (dyt).

Sebelumnya Bapeko, Kabag Pemerintahan Surabaya dan Camat Sawahan, Bahas Murenbang 2019 di Kelurahan Petemon.
Selanjutnya LDKS SMP Muhamadiyah 3 Surabaya, Latih Anak Didik Nya Jadi Manusia Yang Trampil dan Bertaqwa.