redaksi@suara-publik.com 081234556789

PONOROGO, suara-publik.com -  Kapolda Jawa Timur Irjen Pol Nico Afinta, bersama Pejabat Utama (PJU) Polda Jatim didampingi Forkopimda Kabupaten Ponorogo, Jumat (17/9/2021) pagi, melakukan pengecekan vaksinasi di Gedung Sasana Praja. Sebanyak 1.500 Dosis vaksinasi disiapkan pada hari ini oleh Forkopimda Ponorogo. Vaksin yang dilaksanakan ini, menggunakan vaksin Sinovac, bagi masyarakat umum dengan tahap pertama. Kapolda Jawa Timur Irjen Nico Afinta, mengatakan, kegiatan vaksinasi ini...

Surabaya, Suara Publik - Tan Budi Santoso didakwa telah lalai dalam mengendarai kendaraan bermotor. Akibatnya terjadi kecelakaan lalu lintas yang membuat jatuh korban yakni Iwan Widyanta Sinduraharja. Atas kejadian tersebut korban mengalami luka berat dan tidak dapat melakukan aktifitas. Awalnya, pada Minggu 09 Agustus 2020 sekira pukul 22.00, dengan mengendarai sepeda motor Yamaha Aerox, terdakwa melaju dari arah Selatan ke Utara di Jl. Undaan Kulon.  Terdakwa memacu dengan kecepatan...

Surabaya, Suara Publik - Tiga kali tersandung perkara yang sama, Camilia Sofyan kembali disidangkan di ruang Candra Pengadilan Negeri (PN) Surabaya, secara online, Kamis (16/09/2021). Dalam perkara ini terdakwa menipu saksi Soni Krisdanto dengan cara menilap uang pemesanan gula sebanyak 90 ton.  Sidang dengan agenda pemeriksaan terdakwa Camilia, mengaku mengenal saksi Soni Krisdianto setelah ada Masalah, karena dikatakannya sisa barang yang dipesan tidak keluar. " Saya jual belinya sama...

Surabaya, Suara Publik - Sidang penipuan pendanaan kerjasama pengurusan tanah dari petok C akan diuruskan menjadi sertifikat di daerah  desa Osowilangon Tandes Surabaya, dengan terdakwa Lily Yunita, di ruang Cakra PN.Surabaya, secara online, Jumat (17/09/2021). Jaksa Hari Basuki dari Kejati Jatim menghadirkan empat saksi dipersidangan, yaitu Ismi Mayadewanti staf Admin Kantor Hukum Samudra Echo, Djoko Suwignyo Advocat Samudra Echo, Irene wiraswasta jual beli telur dan Abraham seorang...

Surabaya, Suara Publik - Ulah dari terdakwa Muhammad Dian Eka Paksi yang ingin berbisnis tapi salah memilih bidangnya, Bukannya mendapat untung, ia kini malah menghadapi tuntutan Jaksa Penuntut Umum (JPU) Siska Christina selama 1 tahun dan 3 bulan penjara (15 bulan).  Tindak pidana yang dilakukan Dian Eka Paksi diawali pada Maret 2021. Dirinya melakukan pembelian obat bernama Cytotec. Terdakwa berhasil mendapatkan obat penggugur kandungan tersebut dari sebuah toko online ternama. 1 strip...

Top