Beli Sabu 2 Gram, Dibagi 11 Poket, Abdul Rokhim Diciduk Dengan Sisa Sabu 6 Poket, Diadili
  
Beli Sabu 2 Gram, Dibagi 11 Poket, Abdul Rokhim Diciduk Dengan Sisa Sabu 6 Poket, Diadili
Foto: Terdakwa Abdul Rokhim saat menjalani sidang agenda saksi penangkap dan pemeriksaan terdakwa,diruang Garuda 1 PN.Surabaya, secara online.

Beli Sabu 2 Gram, Dibagi 11 Poket, Abdul Rokhim Diciduk Dengan Sisa Sabu 6 Poket, Diadili

Surabaya, suara publik - Sidang perkara pidana penyalahgunaan Narkotika jenis sabu sebanyak 2 gram, dibagi menjadi 11 poket harga pake 200 ribu perpoketnya, pengedar sabu tersebut yakni terdakwa Abdul Rokhim bin Mujiono warga Kepatihan Menganti Gresik, diruang Garuda 1 PN Surabaya, secara online.

Terdakwa Abdul Rokhim yang dalam persidangan didampingi Penasehat Hukumnya Victor Sinaga, didakwa oleh JPU Dewi Kusumawati, telah melakukan tindak pidana yang,

"tanpa hak atau melawan hukum menawarkan untuk dijual, menjual, membeli, menerima, menjadi perantara dalam jual beli, menukar, atau menyerahkan Narkotika Golongan I,"

Sebagaimana diatur dan diancam pidana dalam Pasal 114 ayat (1) UU No. 35 Tahun 2009 Tentang Narkotika.

Saksi Penangkap Budi Ariawan anggota Polres Tanjung Perak Surabaya, menyatakan telah menangkap terdakwa di pinggir jalan Benowo Surabaya.Dan dilakukan pengembangan dirumah terdakwa jalan Kepatihan Menganti Gresik, Saat penggeledahan ditemukan 1 kotak jam berisi 6 poket sabu, 1bendel klip plastik kecil, 1 buah sekrop, dan uang hasil penjualan sebesar Rp.200 ribu, diatas lantai kamar rumah terdakwa, 1 unit handphone merk Vivo di genggaman tangan terdakwa.

" kami menemukan BB 6 poket sabu, saat itu belum ada pembeli datang, menurut terdakwa barang itu sisa poket yang terjual, dijual seharga 200 ribu, beli sabu dari Vedrik harga Rp.2 juta," kata saksi.

Terhadap keterangan saksi polisi, terdakwa membenarkan semuanya, " Benar bu, saya beli sabu di Vedrik sudah 2 kali," katanya.

Sidang akan dilanjutkan pekan depan dengan agenda tuntutan JPU.

Diketahui, awalnya hari Jumat tanggal 26 Agustus 2022, jam 13.00 wib, terdakwa Abdul Rokhim BIN Mujianto sepakat membeli sabu dari saksi Vedrik Michael (berkas terpisah) dengan sistim ranjau sekitar jalan Ngasinan Kabupaten Gresik. Diletakkan dibawah tiang listrik, di dalam bekas bungkus rokok dengan uang terdakwa sendiri Rp.2 juta dengan cara pembayaran transfer ke rek.BCA an.Vedrik Michael.

Setelah sampai rumahnya jalan.kepatihan Menganti Gresik, terdakwa membagi 2 gram menjadi 11 poket ,akan diberikan kepada para pemesan dengan harga 200 ribu, satu poket gratis dikonsumsi untuk terdakwa Abdul Rokhim.

Selanjutnya hari Senin tanggal 05 September 2022 jam 01.00 wib, saksi Djunaedi dan Budi Ariawan menangkap terdakwa di pinggir jalan Benowo Surabaya.

Pengembangan dirumah terdakwa jalan Kepatihan RT 03 RW 02, Menganti Gresik, Saat penggeledahan ditemukan 1 kotak jam warna hitam didalamnya terdapat 6 poket sabu, 1 bendel klip plastik kecil, 1 buah sekrop, dan uang hasil penjualan sebesar Rp.200 ribu, diatas lantai kamar rumah terdakwa, 1 unit handphone merk Vivo ditemukan digenggaman tangan terdakwa.(Sam)

Sebelumnya Sidang Terdakwa Nurillina, Jaksa Hadirkan Taufik Firmansyah, Pemilik 2 Poket Sabu, 9 Pil Ineks, Honda Civic dan Uang Rp. 275 Juta
Selanjutnya Patroli Harkamtibmas Sat Samapta Polres Gresik, Kunjungi Objek Vital