Beli Sabu Seharga 16 Juta, Habibullah Diancam 20 Tahun Penjara
Foto: Terdakwa Habibuloh alias Habib, menjalani sidang diruang Candra, PN.Surabaya, secara online, Kamis (25/02/2021).

Beli Sabu Seharga 16 Juta, Habibullah Diancam 20 Tahun Penjara

SURABAYA, (Suara Publik)- Sidang perkara penyalahgunaan narkotika jenis sabu 20 gram dan 5 butir pil Ekstacy, dengan terdakwa Habibuloh alias Habib bin Jayadi, diruang Candra, PN.Surabaya, secara online, Kamis (25/02/2021).

Jaksa penuntut Umum (JPU) Fathol Rasyid,SH, dari Kejari Surabaya, mendakwa Habibuloh, karena perbuatannya, "Secara tanpa hak atau melawan hukum menawarkan untuk dijual, menjual, membeli, menerima, menjadi perantara dalam jual beli, menukar atau menyerahkan Narkotika Golongan I dalam bentuk bukan tanaman beratnya melebihi 5(lima) gram ” Sebagaimana diatur dan diancam pidana dalam pasal 114 ayat (2) UU RI No. 35 tahun 2009 tentang Narkotika.

Jaksa Fathol menghadirkan saksi penangkap dari Kepolisian, yang menerangkan bahwa terdakwa ditangkap di daerah pasar Wage Sidoarjo yang sedang akan bertransaksi narkoba jenis sabu.

Diakui oleh terdakwa bahwa barang sabu 17 gram adalah sisa sabu awal seberat 20 gram, dua botol pil koplo berisikan 2000 butir, sisa dari 6 botol yang telah terjual, dan 3,5 butir pil Ekstacy, diakui akan dipakai sendiri, barang bukti tersebut ditemukan saat penggeledahan terhadap terdakwa.

Tersakwa mendapat sabu tersebut dari Sutik (DPO), membeli dengan cara diranjau, seharga 16.juta (20 gram).

Terhadap kesaksian polisi yang menangkap, terdakwa Habibuloh membenarkan, terdakwa dalam persidangan didampingi oleh Roni Bahmari,SH dari LBH Wira Negara Akbar.

Sidang akan dilanjutkan Kamis pekan depan, dengan agenda tuntutan dari JPU. Diketahui, awalnya terdakwa Habibuloh alias Habib bin Jayadi, menghubungi Sutek Martek (DPO), bahwa terdakwa akan membeli sabu 20 gram, per gram nya harga 800 ribu, total keseluruhan 16 juta.dengan tujuan akan dijual kembali.

Disepakati penyerahan sabu pada hari Sabtu tanggal 31 Oktober 2020 sekira pukul 17.00 Wib bertempat didaerah Pasar Wage Kabupaten – Sidoarjo, dilakukan secara ranjau.

Oleh terdakwa barang haram tersebut sebanyak 20 gram, dibagi beberapa bungkus plastik.Hari minggunya terdakwa membeli 5 butir pil Ekstacy total seharga 1,5 juta.

Perbuatan terdakwa diketahui petugas Kepolisian sehingga dilakukan penangkapan.Dilakukan penggeledahan di rumah terdakwa ditemukan 3 bungkus plastik keci sabu seberat 17,29 gram dan 3 paket hemat, dan 3,5 butir ekstacy (1,29 gram), sehingga berat total BB 18,937 gram, didalam tas cangklong berada di dapur rumah terdakwa, 1HP, buku catatan penjualan.(Sam)

Sebelumnya Wujudkan Jatim Bebas Covid-19, Kapolda & Gubernur Jatim Canangan Gerakan Santri Bermasker
Selanjutnya Pesta Sabu di Kamar Kost, Harianto dan Rebecca di Ganjar 4 Tahun Penjara