Curi Uang dan Hajar Serta Ancam Korbannya Dengan Pisau, Arif Sugiarto Diadili
Foto: Saksi Korban Sjaroh dihadirkan dipersidangan, perkara curas, dengan terdakwa Arif Sugiarto, diruang Cakra PN.Surabaya, virtual Vidio call.

Curi Uang dan Hajar Serta Ancam Korbannya Dengan Pisau, Arif Sugiarto Diadili

Surabaya, Suara Publik - Terdakwa Arif Sugiarto alias Amik didakwa di Pengadilan Negeri (PN) Surabaya. Dia diadili lantaran terlibat perkara pencurian dengan kekerasan (curas) di rumah Mujas Sjaroh. 

Dalam persidangan, Jaksa Penuntut Umum (JPU) Akhmad Iriyanto Sudaryono menghadirkan Mujas Sjaroh sebagai saksi. Saat di ruang sidang Cakra, PN.Surabaya.

Sjaroh bersaksi mengenai kejadian yang menimpanya pada Senin 29 Maret 2021 di rumahnya Jalan Margorejo 3/44-E. Sekitar pukul 03.00 WIB, mendengar suara aneh di dalam rumahnya. Merasa janggal, Sjaroh mencoba memeriksanya. 

“Saya coba cek di kamar, tiba-tiba ada terdakwa lalu dia memukuli saya. Karena takut saya teriak minta tolong,” kata Sjaroh kepada majelis hakim. 

Mendengar teriakan minta tolong saksi korban, Arif pun panik. Lantas Sjaroh memukuli dan membekap mulutnya hingga lemas. Sjaroh juga mengaku ditodong dengan sebilah pisau dapur.

“Saya diancam supaya tidak teriak. Dia juga mengancam saya mengambil sepeda listrik di rumah. Saya bilang jangan diambil,” tutur Sjaroh. 

Sjaroh juga mengaku kenal dengan terdakwa yang merupakan tetangga desanya di Nganjuk. Setelah melakukan aksi tersebut terdakwa kabur lewat pintu depan rumah Sjaroh dan berhasil menggondol uang tunai Rp 500 ribu. 

Ketika JPU melakukan pemeriksaan terhadap terdakwa mengaku setelah melakukan aksi pencurian, dirinya kabur ke Nganjuk. Akan tetapi pelariannya saat itu sia-sia setelah dilaporkan oleh Sjaroh. Tim anti bandit (TAB) Polsek Wonocolo berhasil meringkusnya di Nganjuk. 

“Saya kenal pak dengan korban. Saya khilaf pak,” ujar terdakwa.

Selanjutnya majelis hakim I Ketut Tirta meminta Jaksa agar persidangan tuntutan dilanjutkan pada pekan depan. “Sidang ditutup, agenda tuntutan tunda minggu depan,” kata Ketut. 

 

 

Sebelumnya Curi Cek di Laci Bos, Cairkan Dana Gunakan KTP Orang Lain, Iis Sasmitohadi Diadili
Selanjutnya Order 24 Kodi Sarung, Bayar Pakai Giro Blong, Suwandi Wibowo Diadili