Gelar Program 1 Juta Vaksin, Polda Jatim Banjir Ucapan Terima Kasih
Foto : Polda Jatim Gelar Giat Vaksinasi Massal Di Surabaya Dan Sidoarjo.

Gelar Program 1 Juta Vaksin, Polda Jatim Banjir Ucapan Terima Kasih

Surabaya, Suara Publik - Program satu juta vaksin gagasan Kepolisian Republik Indonesia (Polri) dalam menyambut Hari Bhayangkara ke-75 mendapat apresiasi tinggi dari berbagai kalangan. Atas program tersebut, masyarakat Jawa Timur mengucapkan terima kasih kepada Polri, khususnya kepada Polda Jatim.

Imam Utomo, salah satu perwakilan dari 708 karyawan pasar tradisional Wonokromo, Manukan dan Pasar Sidoarjo, saat ditemui menyampaikan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada Polda Jatim atas program satu juta vaksin.

" Saya pribadi dan mewakili teman-teman pedagang lainnya mengucapkan terima kasih banyak atas program vaksinasi massal yang diadakan Polda Jatim ini. Menurut saya, ini merupakan bentuk kepedulian pemerintah terhadap kami. Kami sangat beruntung bisa mendapatkan vaksin ini," ucap Imam, salah satu pedagang di pasar tradisional Manukan, Senin (28/06/2021).

Hal senada juga disampaikan oleh Ahmad, perwakilan dari 180 kerabat dan pengurus Mushollah As Salam, Majid Nurul Hidayah, Masjid Zakaria dan Masjid Al Hidayah." Saya terima kasih sekali mas. Saya tidak menyangka perhatian Polda Jatim kepada kami begitu besar," kata Ahmad.

Selain itu, 94 makelar kaki lima di Blauran, 1640 tenaga kerja dan buruh lepas, 760 relawan dan pelayan masyarakat, 1100 guru keluarga para guru SMAK Sinlui dan 50 karyawan kampus serta150 pekerja Gereja Mawar Sharon turut juga menyampaikan terima kasih kepada Polda Jatim. 

" Program (satu juta vaksin) ini sangat kami apresiasi sekali. Ini merupakan langkah kongkrit pemerintah melalui Polda Jatim dalam menekan penyebaran virus Covid-19 saat ini," ujar Alex, salah satu relawan.

Sementara itu, Rifa'i, salah satu warga Surabaya penerima vaksin dari program tersebut, mengatakan jika dirinya merasa bersyukur sekali. Sebab, program yang diadakan oleh Polda Jatim tersebut sangat dinantikannya." Saya ikut vaksin di Kenjeran Park mas. Saya senang dan bersyukur sekali dengan adanya vaksin massal itu," kata Rifai.

Menurut pengakuannya, dia mengikuti program vaksin tersebut setelah di informasikan oleh salah satu relawan. Pada saat vaksin, dia mengajak sekitar 180 orang, termasuk keluarganya." Saya dikasih tahu sama relawan kalau ada vaksin massal gratis sama relawan. Waktu itu saya bawa 180 orang mas," terangnya. 

Rifai berharap, program-program tersebut bisa diadakan kembali ke depannya. Dan tak lupa ia mengucapkan terima kasih kepada Kapolda Jatim Nico Afanta dan jajarannya yang telah peduli dengan masyarakat Jawa Timur. dengan mengadakan vaksin gratis ini.

"Saya ucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya atas perhatian dan kepedulian bapak Kapolda Jatim yang telah mengadakan program vaksin massal. Saya berharap program seperti ini bisa diadakan kembali," tandasnya.

Atas banyaknya ucapan terima kasih masyarakat, Polda Jatim melalui Kabid Humasnya, Gatot Reply mengatakan dukungan masyarakat menentukan keberhasilan program vaksinasi pemerintah.

Apa yang di programkan ini kata Gatot sekaligus menindaklanjuti perintah dari Bapak Presiden, Panglima TNI dan Kapolri. Terkait mempercepat proses vaksinasi yang ditargetkan 1 juta vaksinasi di seluruh Indonesia dalam sehari.

"Terima kasih atas dukungan dan dorongan masyarakat yang mau mengikuti vaksinasi. Kami berharap dukungan dari masyarakat terus diberikan hingga program vaksinasi Covid-19 selesai selesai. Kita juga membuka Gerai Presisi yang bisa dimanfaatkan bagi masyarakat yang belum vaksinasi," paparnya.

Di jajaran Polda Jawa Timur mendapatkan target sebanyak 117.478 ribu. dan diminta meneruskan per/hari. Untuk mempercepat proses vaksinasi. Membuka gerai-gerai vaksinasi, baik di kantor Polsek, Polres maupun di Koramil dan juga Kodim. Yang nantinya gerai-gerai ini dijaga oleh anggota TNI dan Polri.(sam)

Sebelumnya Steven Richard Diadili, Gegara Tipu Gelap Jual Voucher PT. Hatnosuryo Elektronik
Selanjutnya Resepsionis Hotel Jadi Saksi Terdakwa Ilham, Terkait Kasus Esek-esek Via FB