Inilah Sosok Pengusaha Dermawan Asal Lamongan, Ternyata Pernah Hidup Susah

Inilah Sosok Pengusaha Dermawan Asal Lamongan, Ternyata Pernah Hidup Susah

Lamongan, suara-publik.com - Efi Dwi Prasetyowati, Pengusaha Kosmetik KF Skin yang akrab dipanggil Miss Cindy ini membuktikan bahwa roda nasib berputar.

Cindy yang dahulu pernah merasakan hidup susah kini sudah menjadi pengusaha berpenghasilan besar sebagai founder KF Skin.

KF Skin adalah produk Kosmetik yang berencana akan melebarkan sayap ke mancanegara.

Lantas apa kunci Cindy berhasil mengubahnya kehidupannya hingga menjadi sukses seperti sekarang?

"Pertama, kita harus rajin sedekah. Kalau bisa, sebanyak-banyaknya." Ungkap Wanita yang juga selegram ini.

Cindy adalah sosok yang rajin berbagi dengan orang yang membutuhkan, dengan uluran tangannya ini, ia berharap dapat meringankan sedikit beban hidup masyakarat yang dia bantu.

"Karena jadi orang susah itu gak enak mas ketika saya susah mereka pada tidak mau bantu , saya punya cita-cita jika nanti saya punya kehidupan / harta berlebih aku mau bantu banyak orang," ungkapnya, sabtu (24/7).

"Harta gak di bawa mati mas, di tinggalpun jadi warisan yg bisa di perebutkan , suatu saat nanti semua yang aku dapat juga aku harus pertanggung jawabkan, darimana asalnya, digunakan untuk apa saja," tambahnya.

Dirinya mengaku lebih mencintai akhirat daripada duniawi, karena menurutnya kebahagian yang ada ketika manusia di beri banyak materi mungkin hanya kebahagiaan sementara.

Viral di beberapa video terlihat Cindy sedang membagi-bagikan uang dan makanan kepada pekerja ojol ataupun pekerja jalanan di saat PPKM darurat akibat virus Covid 19 yang berimbas kepada anjloknya pendapatan masyarakat kecil, berbagi rejeki dengan masyarakat kecil disetiap waktu maupun tempat seolah sudah menjadi kebiasaan Cindy Prasetya.

"tapi pas aku memberi banyak orang aku merasakan kebahagiaan sendiri, Kita gak tau kapan kita akan mati, jadi jadilah orang yg dikenang banyak orang suatu saat nanti dengan kenangan yg baik," pungkasnya.

baru baru ini ia baru saja merilis sebuah Café Eighteen Coffee Lamongan, bukan hanya sekedar tempat usaha biasa, namun dengan tujuan agar café itu dapat menjadi tempat dirinya melakukan kegiatan sosial seperti berbagi nasi kotak dapat terlaksana secara rutin setiap hari. (Wahyu)

Sebelumnya Hakim Tolak Eksepsi Wempi Darmapan, Perkara Kayu Gergajian Merbabu Dilanjutkan
Selanjutnya Paket Konsultansi Proyek Alon-Alon Jombang Diduga Double Anggaran