Janeta Mobil Unit, Produk Unggulan Dinsos Jatim Ikut Bertarung di Kompetisi Nasional Sinovik Kemenpan RB 2022

Janeta Mobil Unit, Produk Unggulan Dinsos Jatim Ikut Bertarung di Kompetisi Nasional Sinovik Kemenpan RB 2022

SURABAYA, (suarapublik.com) - Dinas Sosial Provinsi Jawa Timur, melalui Unit Pelaksana Teknis (UPT) Rehabilitasi Sosial Bina Netra (RSBN) Malang, kembangkan inovasi Janeta (Jasa Layanan Netra) Mobile Unit. Janeta Mobile Unit di UPT RSBN Malang ini adalah satu-satunya yang ada di Jawa Timur. Di Indonesia ada 4. Karena hanya satu, khusus melayani penyandang disabilitas netra.

Janeta Mobile Unit tersebut merupakan produk unggulan dari Dinsos Jatim yang akan bertarung dalam kompetisi tingkat Nasional Sinovik (Sistem Informasi Inovasi Pelayanan Publik) Kemenpan RB 2022. 

Tujuan Janeta tersebut yakni mendekatkan akses pelayanan dan penjangkauan penyandang disabilitas, khususnya disabilitas netra yang berada di pelosok-pelosok, desa dan di kelurahan. 

Kepala UPT RSBN Malang, Firdaus Sulistijawan, S.Sos, MPSSp, mengatakan, untuk masuk ke tingkat Kemenpan RB salah satu kriterianya adalah peserta belum pernah menjuarai di tingkat nasional. 

"Sudah melalui proses 2 tahun dalam kegiatan dan dianggarkan pada DPA masing – masing, ada dampak, ada dokumen yang dibuat, serta memiliki YouTube pada UPT RSBN Malang dalam mensosialisasikan kendaraan Janeta Mobile Unit ini," ujar Firdaus, saat di hubungi via Ponselnya, Kamis, (14/4/2022).

Firdaus mengungkapkan, Inovasi tersebut muncul ketika banyak kaum Disabilitas yang berada di wilayah pelosok – pelosok daerah tidak mendapatkan akses pelayanan dan Rehabilitas ” Jadi kami berpikir untuk lebih meningkatkan dan mendekatkan pelayanan yang langsung untuk kaum disabilitas yang ada di daerah – daerah,” ujarnya.

Firdaus mengungkapkan, sejak dilaunching pada April 2020 lalu, Janeta telah hadir secara berkala di 14 Kota/Kabupaten di Jawa Timur. 

Lebih lanjut Ia mengungkapkan, pada tahun 2021, Janeta Mobile Unit masuk pada Top 30 Inovasi pelayanan publik provinsi Jawa timur yang diikuti sekitar 162 peserta dari kabupaten/kota maupun OPD provinsi Jatim.

”Setelah masuk Top 30 dan mendapat penghargaan langsung dari Kemenpan RB pada tahun lalu. Pada tahun 2022 Inovasi pelayanan publik Janeta MU kita ikutkan ke tingkat nasional bernama sistem informasi inovasi pelayanan publik ( Sinovic ) atau KIPP,” terangnya.

Firdaus menjelaskan, dari Sinovic atau KIPP tersebut, provinsi Jatim mengirimkan sebanyak 25 Inovasi. Akan tetapi, dari 25 Inovasi, Janeta MU masuk pada kategori umum dengan sejumlah 15 Inovasi yang diikutkan serta 10 inovasi khusus juga diikutkan.

Lebih lanjut dia mengatakan, pada tahun 2021 setelah masuk Top 30 di tingkat provinsi jatim, Pihaknya dari UPT RSBN Malang sudah menjangkau hampir 14 Kabupaten/Kota dan 205 Disabilitas Netra.

“Sampai dengan Tahun 2022 ini, Janeta sudah menjangkau 16 kabupaten maupun kota dan 228 disabilitas netra, dimana dari beberapa mereka masuk ke UPT kita untuk memperoleh ketrampilan,” katanya.

Manfaat Janeta ini, kata Firdaus, penyandang disabilitas yang ada di pelosok Kecamatan, Desa, RT, RW langsung didatangi JanetaMu. Mereka mendapatkan edukasi bagaimana melakukan aktifitas sehari hari, seperti memasak, memakai baju, dan lain sebagainya.

“Kemudian kita juga melakukan orientasi mobiltas, bagaimana teman teman disabilitas netra ini mampu menyesuaikan dengan lingkungan, sehingga secara mandiri mereka mampu bergerak ke mana mana,” terangnya.

Selain Itu, Janeta juga memberikan layanan Baca Tulis Braile. Petugas memberikan edukasi juga kepada orang tua yang memiliki anak disabilitas netra, dengan harapan penyandang disabilitas netra dapat menggunakan huruf braile, baik membaca maupun menulis.(Dre)

Sebelumnya Memakmurkan Masjid di Bulan Ramadhan, Puluhan Anggota Polres Gresik mengikuti Binrohtal
Selanjutnya Kapolres Gresik : Aksi Demo Mahasiswa di Depan Gedung DPRD Gresik Kondusif