Kabar Gembira ! Pondok Pesantren Jumadil Kubro di Desa Sukosari Gratiskan Anak Yatim Piatu
  
Kabar Gembira ! Pondok Pesantren Jumadil Kubro di Desa Sukosari Gratiskan Anak Yatim Piatu

Kabar Gembira ! Pondok Pesantren Jumadil Kubro di Desa Sukosari Gratiskan Anak Yatim Piatu

LAMONGAN, (suarapublik.com) - Kabar gembira, bagi masyarakat di Desa Sukosari, Kecamatan Mantup, Kabupaten Lamongan ada pondok pesantren yang Gratis bagi anak yatim piatu dan fakir miskin. Menurut informasi yang di dapat oleh wartawan pondok pesantren tersebut bernama Jumadil Kubro yang di dirikan oleh Gus Sulaiman sejak tahun 2017 yang lalu. 

Saat ditemui di kediamannya, pendiri pondok pesantren, Jumadil Kubro, Gus Sulaiman mengatakan, bila pondok pesantren itu didirikan pada tahun 2017 tahun yang lalu, menggunakan dana pribadinya sendiri. "Iya pak, pondok ini kami bangun dari dana pribadi," ucapnya, Jum’at, (3/11/2023). 

Lebih jauh Gus Sulaiman, menjelaskan, apabila keabsahan pondok pesantren tersebut sudah lengkap dan resmi. Segala sesuatu terkait dengan keadminitrasiannya lengkap dan ilegal. "Untuk legalitasnya ada pak, seperti piagam dari Depag ada, menyangkut lembaga ada TPQ, ada pesantren, ada koperasi, ada Kesehatan, Akta Notarisnya juga terdaftar di Kemenkum HAM, selain itu, dari naungan NU ada, NPWP juga ada, SK Kemenkum HAM juga ada," paparnya. “Jangan kwartir terkait perizinan sudah ada semua pak dan lengkap,” tambah Gus Sulaiman.

Lanjut Gus Sulaiman, bahwa kondisi pondok tersebut dalam perbaikan. "Masih seperti ini pak, sedikit demi sedikit nanti akan di perbaiki lagi secara berkala," tukasnya. Gus Sulaiman berharap, untuk ke depannya Pondok Pesantren Jumadil Kubro ini buat kemasyarakatan anak anak yang ngaji di sini gratis, belajar gratis, gurunya juga gratis. 

“Yang paling utama ialah ingin menegakkan ajaran agama Islam di daerah pelosok ini," tandasnya Terkait nama pondok pesantren Jumadil Kubro Gus Sulaiman terinspirasi karena Jumadil Kubro sendiri kan gurunya para wali. Siapa tau nanti kedepannya dirinya (Gus Sulaiman) untuk mengembangkan ajaran agama Islam kedepannya. Pungkasnya. (imam)

Sebelumnya Bareskrim Bongkar Peredaran Gelap Narkoba Modus Keripik Pisang
Selanjutnya 2 DPO Terduga Pembunuh Anaknya Tak Kunjung Ditangkap, Orang Tua Lapor ke Propam Polda Jatim, Kuasa Hukum Menduga Ada Persekongkolan