Keinginan Kades Ali Mansur Untuk Viral kan Proyek, Kini Berbuntut Panjang

Keinginan Kades Ali Mansur Untuk Viral kan Proyek, Kini Berbuntut Panjang

Gresik, suara-publik.com -  Keinginan Kepala Desa dan Sekretaris Desa Ngampel agar wartawan berani mem-viralkan temuan dugaan penyelewengan proyek pengeprasan jalan poros desa, berbuntut panjang.

Pakar hukum pidana Unair Surabaya, I Wayan Titib Sulaksana meminta, Kejaksaan maupun aparat kepolisian tidak mendiamkan kasus yang sudah pernah diberitakan online sebelumnya.

Menurutnya, Penegak hukum harus membuka tabir kasus dugaan penyelewengan proyek tersebut, apalagi statmen pihak desa yang ingin kasus ini segera viral sampai seantero jagad. "Omongan Pak Kades itu sangat bagus sebagai Kuasa pengguna anggaran karena transparansinya, sedangkan kita harus membuka tabir apakah memang ada hal yang menyalahi aturan pada proyek tersebut, Seharusnya penegak hukum menindaklanjutinya," kata Wayan kepada wartawan, jumat, (23/4).

Wayan menegaskan, di internal semua penegak hukum sendiri tak mengenal adanya like and dislike (suka atau tidak suka) Karenanya, untuk membuktikan adanya penyelewangan atau tidak harusnya ada penyelidikan. "Saya yakin aparat penegak hukum tidak ada tebang pilih dalam pemberantasan korupsi," tukasnya.

Sebelumnya, Proyek Pengeprasan jalan yang di kerjakan oleh Pemerintah Desa (Pemdes) Ngampel Kec.Manyar Kab.Gresik disoal karena di duga menyimpang dan tidak sesuai RAB. Pekerjaan proyek yang bersumber dari Dana Desa(DD) TA 2021 itu ditemukan ukuran batu dengan volume yang terlalu besar, terdapat banyak rongga pada celah batu yang tidak terisi lolo/spaci (campuran pasir dan semen).

Proyek yang menelan anggaran 100 juta tersebut juga banyak menuai sorotan dari kalangan masyarakat maupun LSM wilayah Gresik.

Kepala Desa (Kades) Ngampel Ali Mansyur yang di dampingi oleh Sekdes, saat di konfirmasi mengatakan jika sebelum memulai pekerjaan sudah koordinasi dengan Kasipem dan juga pak camat M.Nadlelah. "Kalau mau viralkan ya monggo mas, proyek ini juga ada konsultan dan sudah koordinasi dengan pak Sofyan selaku Kasipem dan juga pak Camat sendiri."ungkapnya senin (19/4).

Ketua LSM LEDAK Gresik, Gus Bukori saat di hubungi via seluler, jumat (21/4) menegaskan sudah menyiapkan semua dokumen alat bukti sebagai lampiran laporan ke Pihak Kejaksaan maupun Kepolisian, "Sudah kita siapkan tinggal koordinasi saja dengan kejaksaan atau polres, akan segera kita masukkan secara resmi," pungkasnya.(TIM)

Sebelumnya Terbukti Bersalah Lakukan Penipuan Proyek Tambang, Christian Halim Divonis 30 Bulan Penjara
Selanjutnya Polres Gresik Sabet Penghargaan "Presisi Award" Dari Lemkapi