Maraknya Kriminalitas Jelang Hari Raya, LBH Malang Prihatin Atas Kondisi Masyarakat Saat Ini

Maraknya Kriminalitas Jelang Hari Raya, LBH Malang Prihatin Atas Kondisi Masyarakat Saat Ini

Malang, Suarapublik.com - tradisi atau trend yang bisa ditebak masyarakat awam, jika mendekati hari raya idul Fitri angka kriminalitas tergerek naik.

Apalagi semisal seperti situasi sekarang ini, saat warga Malang Raya (dan Indonesia serta dunia) dihajar pandemi Covid serta bencana alam yang bertubi-tubi. 

Suasana massa yang seolah tertekan juga secara tidak langsung juga dipicu adanya aturan larangan mudik yang dinilai menjadi suatu pembatasan hak.

Salah satu fenomena sosial lain yang menjadikan suatu pekerjaan rumah yang menjadi tanggung jawab bersama adalah menjaga stabilitas keamanan.

Warga dan pihak terkait dituntut untuk selalu waspada dan antisipatif karena trend kejahatan atau kriminalitas yang cenderung naik saat menjelang Hari Raya tahun ini. 

KASUS BEGAL.

Salah satu kejadian diposting oleh akun bernama Syahbarudin AZ di grup Facebook Komunitas Peduli Malang. 

Syahbarudin AZ / menuliskan : " Ati-ati lur lek metu bengi mulai ono begal ning kidul e mlaten arah tempur keras - bumi ayu, mas aku mari dicegat slamet gak kenek dijejek begale podo tibohe,, meresyakan masyarakat"

Sontak, adanya postingan ini memicu respon dan komentar dengan total dari 1104 warganet.

Inyong Betawi : "pertiga an mau ke kanjuruan. itu yang jalan lurus namae jalan mlaten."

Mas har Kepanjen : " tlg bang pean kondisikan,,ndek kidule Zipur iku rupane kejadiane"

Seruni : " Lokasi tempur panjen bos kidul e Zipur "

Arema lowrock : " Daerah rawan ya lur zipur ngidul iku, ada cerita 2 tahun lalu ngeterno sego pecel ate gae sarapan ae dijambret, saiki kumat maneh "

Syahbarudin : " Iya mbak biyen awan2 tau ono sing kebegal,,dalane sepi,,tapi maringono rame akeh kavlinngan n perumahan"

 

BUTUH PENERANGAN DAN PENGAMANAN.

Hendri Eko Nurdiansyah : " Dalan e peteng minim penerangan, alhamdulillah sik slamet Rizka iya, tapi sik ketok peteng, krn memang dalan ngidul iku persawahan gak ada rumah"

Ifahchuu kicur : ' ANGEL wes kampung ku kenek sebut pisan auto ngerii ngerong. Di ati" dwe saiki breyy lek metu ancene yah wis kate riyoyo onok ae muesti,"

Nurul tifaini : " iyo dolorku ndisek soboh kate kulak'an yo kenek wonge kate nang pasar posoan wingi"

R Candra : " keamanan desa kayaknya perlu diaktifkan lagi".

Fajar : " Perlu diadakan PATROLI ditempat tempat yg berpotensi,,Wayaeh atee rioyoyo..Tulung pihak seng berhak ,, segera BERTINDAK"

Putro Warsito Adi : " Malang jan e kudu duwe tim SINGA lur yaa, ben kyk tim jaguar sing di jakarta ikolo"

Primadona :" Piye patroli 86 iki?

Area bumi ayu jembatan arah kanigoro Di situ Sangat bahaya. perlu di perhatikan. Jangan keluar sendiri. Jangan bawa motor MAHAL

pakai motoer yang TAHUN LAMAA

matur suwun #POLRES_MALANG"

 

PELAKU DIDUGA 2 ORANG MENGENDARAI MATIC BERSENJATA CLURIT

Satria : " Aku yo tau mas liwat kidule kj jam 10-11an bengi dewean di kejar wong 2 numpak beat dipepet" untunge dee gak kuat nututi aku numpak fu ati-ati pokok e kabeh dulur kejahatan bisa terjadi dimana saja"

Iruel cuy Mlaten : " wes biasa cak Ate di jambret. Alhamdlillah slamet. Arek e 4 mtor dua.. Gwo clutet. Lek ate riyoyo wes ojok lwat kdole knjuruhan.. Lek malem opo mane pacaran"

Taufik Panjen : " Wess tau dipepet sama beat. Area kemiri. Yaa malah gass pol taa motor Saya Honda Karisma. Alhamdulilah motor tua tapi kondisi prima.Alhasil dia gak sanggup ngejarrr. "

"Buat yang lain hati2 bila melewati area bulaak persawahan. Mending berhenti cari bareng/ Yang merasa motor nya All new PCX, N MAX, SCOOPY,Beat new, VARIO 150, NEW AEROX. (INCARAN BEGAL) Kalau bisa jangan dibawa keluar melintasi area persawahan/ sepi penduduk. Maaf bukan maksud menghina,kalau masih punya motor lagi yang tahun lama mending pakai yang lama seperti mio, Shogun, supra lama, Grand"

DAMPAK DAN SOLUSI 

Adanya kecenderungan naiknya kriminalitas menjelang Lebaran yang berlangsung periodik setiap tahunnya mendapatkan sorotan dari Ketua LBH Malang Andi. 

Andi memberikan ulasan dan solusi guna penyelesaian fenomena seperti ini. " Jenis Tipologi kejahatan saat ini (khususnya 'Begal') : Kejahatan terkait maraknya 'Begal' hal tersebut perlu kita bedah, karena bermula dari faktor /kondisi Sosial Kemasyarakatan yang mana hal itu terjadi akibat sulitnya mencari 'penghidupan' saat - saat seperti ini, dan ditunjang dengan beberapa kebijakan dari penyelenggara kebijakan yang mungkin dirasa 'aneh' bagi sebagian kalangan masyarakat yang merasa tidak mendapatkan keadilan," tuturnya.

"Hal inilah yang harus kita pahami bersama bahwa kejahatan - kejahatan di arus bawah yang terjadi saat ini beda halnya dengan kejahatan - kejahatan lainnya seperti Korupsi, karena fenomena yang terjadi ini atas kondisi realitas di kalangan masyarakat bawah," imbuhnya.

"Solusi. Sudah menjadi mahfum akan kondisi sekarang hendaknya kita semua prihatin dan lebih bersama - sama saling merasakan / berbagi dan peduli. Karena hal inilah merupakan suatu wujud pencegahan yang nyata, karena pada intinya 'Pidana adalah Ultimum Remidium : yakni solusi terakhir' berikut juga dengan penindakannya," katanya.

"Memahami kultural yang ada jauh lebih baik dan juga wujud preventif, serta lebih menanamkan lagi pola pikir kita yakni : Berjuanglah Untuk Kehidupan, Bukan Untuk Penghidupan," pungkasnya. (*)

Sebelumnya LaNyalla Tegaskan, DPD RI Siap Perjuangkan Guru Honorer
Selanjutnya Bisa Gali Potensi Mahasiswa, Ketua DPD RI Dukung ICE Institut