Masih Buram, Motif Pembacokan Didepan Mapolsek Ketapang Sampang
Foto: Pemuda Yang Dibacok Di Depan Mapolsek Ketapang, Sampang, Madura Merintih Kesakitan (Foto: Alex Biro Sampang)

Masih Buram, Motif Pembacokan Didepan Mapolsek Ketapang Sampang

SAMPANG, (suarapublik.com) - Polisi masih terus mendalami kasus pembacokan yang menimpa salah satu pemuda, tepatnya di depan Mapolsek Ketapang, Kabupaten Sampang, Senin (23/08/2021). 

Sebelumnya, kasus pembacokan yang menimpa pada seorang pria yang mengenakan baju biru muda dan memakai celana jeans levis di depan Mapolsek Ketapang, viral di beberapa group WhatsApp (WA).

Kejadian tersebut, diketahui pelaku berinisial S (40) membacok korban yang beriinisial Z hingga mengalami luka parah di lengan kanannya dan langsung dirawat ke Rumah Sakit Daerah (RSD) Ketapang. 

Sementara, Kapolsek Ketapang, AKP Ahmad Rahmatullah Dwi Nugroho saat dimintai keterangan oleh beberapa media di Kantornya mengatakan, pihaknya masih terus mendalami kasus pembacokan yang terjadi di wilayah hukumnya. 

"Kami masih meminta keterangan saksi-saksi dan masih terus kami kembangkan," ungkapnya.

Menurut Dwi Nugroho, dalam kejadian tersebut korban dan pelaku sama-sama berasal dari Desa Sokobanah Daya, Kecamatan Sokobanah, Kabupaten Sampang. Kejadiannya korban yang ber-inisial Z mengendarai mobil Toyota Kijang Innova bersama dengan istri pelaku dan orang tuanya. 

"Korban Z berada di dalam mobil yang dikendarainya, sedangkan didalam mobil tersebut juga ada anak pelaku pembacok yang berinisial S, istri pelaku, serta mertua pelaku. Makanya kami masih menyinkronkan pengakuan pelaku dan istrinya nanti," tambahnya. 

Meski begitu, AKP Ahmad Rahmatullah Dwi Nugroho, belum merinci motif dari pembacokan yang dilakukan oleh S (40) terhadap Z. Sehingga motif pembacokan ini disinyalir masih buram.

Lebih lanjut AKP Ahmad Rahmatullah Dwi Nugroho mengatakan, bahwa pihaknya masih terus melakukan penyelidikan. Hingga pada akhirnya akan di beberkan kepada media. "Sementara kami masih melakukan penyelidikan, tunggu saja nanti lebih jelasnya," tukasnya. (Lex)

Sebelumnya Jadi Perantara dan Jual Sabu, Margomulyo Didakwa Sebagai Pengedar
Selanjutnya Ribuan Warga Gresik, Antusias Ikuti Serbuan Vaksinasi Covid-19