<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
            xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
            xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
            xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
            xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
            xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/"><channel>
                <title>suara-publik.com  Menuju Masyarakat Madani</title>
                <atom:link href="https://suara-publik.com/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
                <link>https://suara-publik.com/</link>
                <description>Suara Publik</description>
                <lastBuildDate>Sat, 12 Sep 2026 08:03:00 +0700</lastBuildDate>
                <language>id-ID</language>
                <generator>https://suara-publik.com/</generator>
                <image>
                    <url>https://static.suara-publik.com/po-content/uploads/logo/logo.png</url>
                    <title>suara-publik.com  Menuju Masyarakat Madani</title>
                    <link>https://suara-publik.com/</link>
                </image><item>
                    <title><![CDATA[GMBI Gresik Konsisten Tebar Kepedulian, Jum&#039;at Diisi Ibadah dan Santunan]]></title>
                    <link>https://suara-publik.com/news-19201-gmbi-gresik-konsisten-tebar-kepedulian-jumat-diisi-ibadah-dan-santunan</link>
                    <guid isPermaLink="false">https://suara-publik.com/news-19201-gmbi-gresik-konsisten-tebar-kepedulian-jumat-diisi-ibadah-dan-santunan</guid>
                    <pubDate>Sat, 12 Sep 2026 08:03:00 +0700</pubDate>
                    <description><![CDATA[GRESIK, (suara-publik.com) — Kepedulian sosial tidak cukup hanya diwacanakan. Hal itu ditunjukkan LSM Gerakan Masyarakat Bawah Indonesia (GMBI) Distrik Gresik m]]></description>
                    <content:encoded><![CDATA[<p>GRESIK, (suara-publik.com) &mdash; Kepedulian sosial tidak cukup hanya diwacanakan. Hal itu ditunjukkan LSM Gerakan Masyarakat Bawah Indonesia (GMBI) Distrik Gresik melalui kegiatan rutin bertajuk &ldquo;Jum&rsquo;at Berkah&rdquo;, yang memadukan ibadah dengan aksi sosial bagi anak yatim dan warga dhuafa.</p>
<p>Kegiatan yang berlangsung pada Jumat malam tersebut dipimpin langsung Ketua LSM GMBI Distrik Gresik, Muhammad Hudin. Rangkaian kegiatan diawali dengan Sholat Isya berjamaah sebagai bentuk penguatan nilai keagamaan sebelum dilanjutkan dengan kegiatan sosial.</p>
<p>Sholat berjamaah dipimpin Muhammad Hudin dan diikuti anggota GMBI serta anak-anak yang hadir. Momentum tersebut menjadi bagian penting dari kegiatan, dengan pesan bahwa kepedulian terhadap sesama hendaknya berjalan seiring dengan penguatan nilai ibadah.</p>
<p>Usai pelaksanaan sholat, kegiatan dilanjutkan dengan penyerahan santunan berupa uang tunai kepada sejumlah anak yatim dan warga dhuafa. Santunan diberikan secara simbolis dan disambut penuh sukacita oleh para penerima.</p>
<p>Ketua LSM GMBI Distrik Gresik Muhammad Hudin menegaskan, program &ldquo;Jum&rsquo;at Berkah&rdquo; merupakan bentuk nyata kepedulian organisasi terhadap masyarakat yang membutuhkan.</p>
<p>&ldquo;Kami awali dengan sholat berjamaah agar setiap kebaikan yang kami lakukan membawa keberkahan yang sejati. InsyaAllah, program ini akan terus kami pertahankan secara istiqomah setiap Jumat,&rdquo; ujar Muhammad Hudin.</p>
<p>Menurutnya, bantuan yang diberikan memang tidak selalu mampu menyelesaikan seluruh persoalan ekonomi masyarakat. Namun, kepedulian tersebut diharapkan dapat menjadi bentuk perhatian sekaligus sedikit meringankan beban penerima.</p>
<p>&ldquo;Harapannya, apa yang diberikan dapat sedikit meringankan beban saudara-saudara kita, sekaligus menumbuhkan budaya saling berbagi yang hidup di tengah masyarakat,&rdquo; imbuhnya.</p>
<p>Muhammad Hudin juga mengajak seluruh elemen masyarakat, termasuk para donatur, untuk ikut berkolaborasi dalam kegiatan sosial tersebut. Menurutnya, keterlibatan lebih banyak pihak akan membuat manfaat program semakin luas dan menjangkau masyarakat yang membutuhkan.</p>
<p>&ldquo;Kami membuka ruang seluas-luasnya bagi masyarakat dan para donatur yang ingin bersama-sama berbagi. Semakin banyak yang terlibat, insyaAllah semakin banyak pula masyarakat yang bisa merasakan manfaatnya,&rdquo; tegasnya.</p>
<p>Kegiatan kemudian ditutup dengan doa bersama. Para peserta berharap rangkaian kegiatan tersebut tidak berhenti sebagai agenda seremonial, tetapi mampu menjadi gerakan sosial yang dilakukan secara konsisten dan berkelanjutan.</p>
<p>Bagi GMBI Distrik Gresik, &ldquo;Jum&rsquo;at Berkah&rdquo; menjadi salah satu cara menerjemahkan kepedulian sosial ke dalam aksi nyata, dengan harapan keberadaan organisasi dapat memberikan manfaat langsung bagi masyarakat yang membutuhkan. (74ck/Mar)</p>]]></content:encoded>
                    <media:content url="https://static.suara-publik.com/po-content/uploads/202609/screenshot20260912-080107.webp" medium="image">
                    <media:title type="html"><![CDATA[GMBI Gresik Konsisten Tebar Kepedulian, Jum&#039;at Diisi Ibadah dan Santunan]]></media:title></media:content>
                    <dc:creator><![CDATA[Redaksi]]></dc:creator><category><![CDATA[News]]></category></item><item>
                    <title><![CDATA[Peringati Bulan Pelanggan, TPS Sosialisasikan Proses Impor kepada Anggota GINSI Jatim]]></title>
                    <link>https://suara-publik.com/news-19200-peringati-bulan-pelanggan-tps-sosialisasikan-proses-impor-kepada-anggota-ginsi-jatim</link>
                    <guid isPermaLink="false">https://suara-publik.com/news-19200-peringati-bulan-pelanggan-tps-sosialisasikan-proses-impor-kepada-anggota-ginsi-jatim</guid>
                    <pubDate>Sat, 12 Sep 2026 08:01:00 +0700</pubDate>
                    <description><![CDATA[SURABAYA, (suara-publik.com) – PT Terminal Petikemas Surabaya (TPS) menggelar Sosialisasi Bisnis Operasional bagi anggota Gabungan Importir Nasional Seluruh I]]></description>
                    <content:encoded><![CDATA[<p>SURABAYA, (suara-publik.com) &ndash; PT Terminal Petikemas Surabaya (TPS) menggelar Sosialisasi Bisnis Operasional bagi anggota Gabungan Importir Nasional Seluruh Indonesia (GINSI) Jawa Timur dalam rangka memperingati Bulan Pelanggan yang diperingati setiap September. Kegiatan yang berlangsung di Ruang Toba TPS, Kamis (10/9), diikuti oleh 85 anggota GINSI Jawa Timur.</p>
<p>Kegiatan tersebut menjadi sarana berbagi informasi sekaligus memperkuat komunikasi antara TPS dan para pengguna jasa. Dalam sosialisasi itu, TPS menghadirkan narasumber dari internal perusahaan, Bea Cukai Tanjung Perak, serta Balai Karantina Ikan, Hewan dan Tumbuhan Jawa Timur.</p>
<p>Kehadiran ketiga institusi tersebut mencerminkan sinergi layanan kepelabuhanan, kepabeanan, dan karantina yang berperan penting dalam mendukung kelancaran arus barang impor di pelabuhan.</p>
<p>Peserta mendapatkan pemahaman menyeluruh mengenai proses bisnis operasional impor di TPS, mulai dari persiapan pembongkaran peti kemas, proses discharge dan delivery, hingga mekanisme pengajuan layanan melalui platform digital.</p>
<p>Selain itu, materi yang disampaikan juga mencakup berbagai prosedur pemeriksaan yang melibatkan otoritas kepabeanan dan karantina, seperti layanan behandle fisik, joint inspection, pemeriksaan X-Ray, hingga layanan karantina berupa Direct Behandle Karantina, Yard Behandle Karantina, fumigasi, dan pemeriksaan kulit mentah garaman.</p>
<p>Melalui kegiatan tersebut, para importir memperoleh gambaran yang lebih komprehensif mengenai keterkaitan proses yang dijalankan oleh terminal, Bea Cukai, dan Karantina. Pemahaman terhadap setiap tahapan layanan diharapkan dapat membantu pengguna jasa merencanakan kegiatan impor secara lebih efektif, meningkatkan kepatuhan terhadap regulasi, serta memperlancar proses pengeluaran barang dari pelabuhan.</p>
<p>Sekretaris Perusahaan TPS, Erika Asih Palupi, mengatakan kegiatan ini merupakan bagian dari komitmen TPS untuk terus meningkatkan kualitas layanan sekaligus mempererat hubungan dengan pelanggan.</p>
<p>&ldquo;Bulan Pelanggan menjadi momentum bagi TPS untuk lebih dekat dengan pengguna jasa sekaligus membangun kesamaan pemahaman terkait proses bisnis operasional di terminal. Melalui sosialisasi ini, kami ingin menghadirkan informasi yang utuh mengenai layanan yang melibatkan TPS, Bea Cukai, dan Karantina sehingga pengguna jasa dapat memahami alur proses secara menyeluruh dan memanfaatkan layanan yang tersedia secara optimal,&rdquo; ujar Erika.</p>
<p>Menurutnya, kolaborasi yang kuat antarinstansi menjadi faktor penting dalam menciptakan layanan logistik yang efisien, transparan, dan memberikan kepastian bagi pelanggan.</p>
<p>&ldquo;Kehadiran Bea Cukai Tanjung Perak dan Balai Karantina Ikan, Hewan dan Tumbuhan Jawa Timur dalam kegiatan ini menunjukkan komitmen bersama untuk membangun sinergitas layanan. Kami berharap komunikasi yang terjalin melalui forum ini dapat memperkuat koordinasi dengan para importir serta mendukung kelancaran arus barang dan rantai pasok nasional,&rdquo; tambahnya.</p>
<p>Sebagai terminal peti kemas yang melayani arus perdagangan internasional maupun domestik, TPS terus berupaya menghadirkan layanan prima yang berorientasi pada kebutuhan pelanggan.</p>
<p>Melalui kegiatan edukasi dan sosialisasi yang dilaksanakan secara berkala, TPS berharap dapat meningkatkan pengalaman pelanggan sekaligus mendukung terciptanya ekosistem logistik yang semakin terintegrasi dan berdaya saing. (vin)</p>]]></content:encoded>
                    <media:content url="https://static.suara-publik.com/po-content/uploads/202609/screenshot20260912-080034.webp" medium="image">
                    <media:title type="html"><![CDATA[Peringati Bulan Pelanggan, TPS Sosialisasikan Proses Impor kepada Anggota GINSI Jatim]]></media:title></media:content>
                    <dc:creator><![CDATA[Redaksi]]></dc:creator><category><![CDATA[News]]></category></item><item>
                    <title><![CDATA[APBD Perubahan Surabaya 2026 Resmi Disahkan, Fokus pada Penanganan Banjir dan Pendidikan]]></title>
                    <link>https://suara-publik.com/news-19199-apbd-perubahan-surabaya-2026-resmi-disahkan-fokus-pada-penanganan-banjir-dan-pendidikan</link>
                    <guid isPermaLink="false">https://suara-publik.com/news-19199-apbd-perubahan-surabaya-2026-resmi-disahkan-fokus-pada-penanganan-banjir-dan-pendidikan</guid>
                    <pubDate>Fri, 11 Sep 2026 08:56:00 +0700</pubDate>
                    <description><![CDATA[‎‎SURABAYA, (suara-publik.com) – ‎Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah Perubahan (APBD-P) Kota Surabaya 2026 resmi disahkan DPRD Kota Surabaya. ‎Dalam perubah]]></description>
                    <content:encoded><![CDATA[<p>&lrm;&lrm;SURABAYA, (suara-publik.com) &ndash; &lrm;Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah Perubahan (APBD-P) Kota Surabaya 2026 resmi disahkan DPRD Kota Surabaya.&nbsp;<br />&lrm;<br />Dalam perubahan anggaran tersebut, terdapat tambahan sekitar Rp100 miliar yang lebih difokuskan pada pendidikan, memperbaiki jalan, serta menangani persoalan banjir di Kota Pahlawan.&lrm;</p>
<p>&lrm; Persetujuan tersebut diambil dalam Rapat Paripurna dengan agenda penyampaian Pendapat Akhir Fraksi di Lantai 3 Gedung DPRD Kota Surabaya. Rapat dipimpin dan dibuka Ketua DPRD Kota Surabaya Syaifuddin Zuhri.</p>
<p>&lrm;Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi mengatakan, struktur anggaran P-APBD 2026 mengalami penambahan sekitar Rp100 miliar. Penambahan tersebut difokuskan pada infrastruktur penanganan banjir di bawah PU Bina Marga dan sektor pendidikan.&lrm;</p>
<p>&lrm;DPRD dan Pemkot Surabaya Sepakati P-APBD 2026, Banjir dan Pendidikan Jadi Prioritas</p>
<p>&lrm;&ldquo;Jadi kita fokusnya ada di pendidikan dan di PU Bina Marga. Banjir di Bina Marga, ada dua itu saja. Jadi kenaikan itu ada di posisi dua dinas itu. Tapi juga tidak banyak ya, karena Rp100 miliaran,&rdquo; terang Eri seusai rapat.</p>
<p>&lrm;Selain penambahan alokasi dana, Pemkot Surabaya melakukan pergeseran anggaran internal untuk memaksimalkan daya serap tanpa mengubah substansi pelayanan.</p>
<p>&lrm;Salah satu penyesuaian dilakukan pada alokasi beasiswa pendidikan. Dari target awal 24 ribu penerima, realisasi di lapangan berada di angka sekitar 13 ribu anak.&lrm;</p>
<p>&lrm;&ldquo;Alhamdulillah hari ini sudah disahkan oleh DPRD, ada beberapa penyesuaian terkait dengan volume-volume yang ada di masyarakat. Salah satu contoh, ketika beasiswa kita anggarkan 24 ribu ternyata yang ada sekitar 13 ribu, maka anggaran sisanya kita manfaatkan kembali untuk pendidikan di bidang yang sama, tapi tidak dalam hal beasiswa,&rdquo; jelas Eri.&lrm;</p>
<p>&lrm;Eri menegaskan, prinsip keadilan sosial dan semangat gotong royong Pancasila menjadi dasar dalam penetapan anggaran tersebut.&lrm;</p>
<p>&lrm;&ldquo;Karena kita, DPRD, dan Pemkot fokus untuk yang memang tidak mampu. Yang mampu ya ayok gotong royong, koyok Pancasila. Yang mampu ya jok jaluk (jangan minta) ke Pemerintah Kota Surabaya. Sehingga bisa kita manfaatkan lagi untuk kepentingan pendidikan lainnya,&rdquo; tambahnya.</p>
<p>&lrm;Terkait sorotan mengenai rendahnya penyerapan anggaran program Gen-Z di 31 kecamatan, Eri mengatakan program tersebut masih menjadi tahap awal pembelajaran.</p>
<p>&lrm;Pemkot Surabaya berkomitmen mendorong anak muda agar tidak bergantung pada dana kegiatan kepanitiaan atau honorarium, tetapi menjadi pelaku usaha mandiri.&lrm;</p>
<p>&lrm;&ldquo;Uang yang diberikan kepada pemuda ini adalah untuk menggerakkan ekonomi dan mengurangi pengangguran terbuka. Maka kita harus merubah mindset, bahwa uang yang diberikan bukan hanya untuk kegiatan yang sifatnya seremonial dan kepanitiaan, tetapi bagaimana dia bisa memanfaatkan untuk sebuah keberlanjutan perekonomian,&rdquo; kata Eri. (***)</p>
<p>&lrm;</p>]]></content:encoded>
                    <media:content url="https://static.suara-publik.com/po-content/uploads/202609/screenshot20260911-084222.webp" medium="image">
                    <media:title type="html"><![CDATA[APBD Perubahan Surabaya 2026 Resmi Disahkan, Fokus pada Penanganan Banjir dan Pendidikan]]></media:title></media:content>
                    <dc:creator><![CDATA[Redaksi]]></dc:creator><category><![CDATA[News]]></category></item><item>
                    <title><![CDATA[500 Siswa Siswi Meriahkan Lomba Pramuka Tingkat II UPT SDN Se-kecamatan Kedamean]]></title>
                    <link>https://suara-publik.com/news-19198-500-siswa-siswi-meriahkan-lomba-pramuka-tingkat-ii-upt-sdn-se-kecamatan-kedamean</link>
                    <guid isPermaLink="false">https://suara-publik.com/news-19198-500-siswa-siswi-meriahkan-lomba-pramuka-tingkat-ii-upt-sdn-se-kecamatan-kedamean</guid>
                    <pubDate>Fri, 11 Sep 2026 08:07:00 +0700</pubDate>
                    <description><![CDATA[GRESIK, (suara-publik.com) – Sebanyak 500 siswa siswi UPT SDN se-Kecamatan Kedamean, Kabupaten Gresik, memadati lapangan Desa Sidoraharjo, Kecamatan Kedamean, K]]></description>
                    <content:encoded><![CDATA[<p>GRESIK, (suara-publik.com) &ndash; Sebanyak 500 siswa siswi UPT SDN se-Kecamatan Kedamean, Kabupaten Gresik, memadati lapangan Desa Sidoraharjo, Kecamatan Kedamean, Kamis (10/9/2026). Mereka mengikuti kegiatan Lomba Pramuka Tingkat II yang digelar sebagai bagian dari pembinaan karakter, kedisiplinan, mental, serta keterampilan peserta didik melalui Gerakan Pramuka.</p>
<p>Kegiatan tersebut berlangsung dengan semangat kebersamaan. Para siswa mengikuti rangkaian kegiatan dengan tertib, diawali dengan barisan peserta dan menyanyikan lagu wajib. Kegiatan ini menjadi wadah bagi para siswa untuk mengasah keberanian, kedisiplinan, kemandirian, serta kemampuan bekerja sama.</p>
<p>Pembinaan melalui kegiatan kepramukaan dinilai penting untuk membentuk karakter generasi muda sejak usia sekolah dasar. Tidak hanya berorientasi pada perlombaan, kegiatan tersebut juga diarahkan untuk memberikan pengalaman kepada siswa agar mampu menghadapi tantangan dengan mental yang kuat dan sikap bertanggung jawab.</p>
<p>Kegiatan tersebut turut dihadiri Kepala Desa Sidoraharjo, Suwoto, selaku pembina adik-adik Pramuka, serta Camat Kedamean Irwanto.</p>
<p>Suwoto menyampaikan dukungan penuh terhadap pelaksanaan kegiatan Pramuka yang diselenggarakan oleh panitia dan tim penyelenggara tingkat Kecamatan Kedamean. Menurutnya, kegiatan semacam ini memiliki nilai positif dalam membentuk karakter anak-anak sejak dini.</p>
<p>&ldquo;Saya sangat mendukung kegiatan Pramuka ini. Semoga kegiatan ini dapat melatih dan mendidik mental anak-anak sehingga ke depan mereka menjadi generasi yang berguna bagi bangsa dan negara Indonesia,&rdquo; ujar Suwoto.</p>
<p>Ia berharap kegiatan kepramukaan tidak berhenti sebatas agenda perlombaan, tetapi dapat menjadi sarana pembinaan berkelanjutan bagi peserta didik. Nilai kedisiplinan, tanggung jawab, gotong royong, dan kemandirian yang ditanamkan melalui Pramuka diharapkan mampu menjadi bekal para siswa dan siswi dalam kehidupan bermasyarakat.</p>
<p>Dengan melibatkan ratusan siswa siswi dari berbagai UPT SDN se-Kecamatan Kedamean, kegiatan tersebut sekaligus menunjukkan bahwa pendidikan karakter membutuhkan ruang praktik yang nyata, bukan sekadar pembelajaran di dalam kelas. (74ck/Mar)</p>]]></content:encoded>
                    <media:content url="https://static.suara-publik.com/po-content/uploads/202609/screenshot20260911-080711.webp" medium="image">
                    <media:title type="html"><![CDATA[500 Siswa Siswi Meriahkan Lomba Pramuka Tingkat II UPT SDN Se-kecamatan Kedamean]]></media:title></media:content>
                    <dc:creator><![CDATA[Redaksi]]></dc:creator><category><![CDATA[News]]></category></item><item>
                    <title><![CDATA[Resmob Polres Gresik Bekuk Pria di Cerme, Diduga Pertontonkan Alat Kelamin kepada Perempuan hingga 30 Kali]]></title>
                    <link>https://suara-publik.com/news-19197-resmob-polres-gresik-bekuk-pria-di-cerme-diduga-pertontonkan-alat-kelamin-kepada-perempuan-hingga-30-kali</link>
                    <guid isPermaLink="false">https://suara-publik.com/news-19197-resmob-polres-gresik-bekuk-pria-di-cerme-diduga-pertontonkan-alat-kelamin-kepada-perempuan-hingga-30-kali</guid>
                    <pubDate>Thu, 10 Sep 2026 21:33:00 +0700</pubDate>
                    <description><![CDATA[GRESIK, (suara-publik.com) – Unit Resmob Satreskrim Polres Gresik mengungkap kasus dugaan tindak pidana melanggar kesusilaan di muka umum yang terjadi di w]]></description>
                    <content:encoded><![CDATA[<p>GRESIK, (suara-publik.com) &ndash; Unit Resmob Satreskrim Polres Gresik mengungkap kasus dugaan tindak pidana melanggar kesusilaan di muka umum yang terjadi di wilayah Kecamatan Cerme, Kabupaten Gresik. Seorang pria berinisial S (38), warga Kecamatan Cerme, diamankan polisi karena diduga berulang kali mempertontonkan alat kelaminnya kepada perempuan yang melintas di jalan sepi.</p>
<p>Tersangka diamankan di Jalan Desa Padeg, Kecamatan Cerme, setelah polisi menerima laporan dari seorang perempuan yang mengaku menjadi korban.</p>
<p>Kasus tersebut bermula pada Senin (31/8/2026) sekitar pukul 12.45 WIB. Saat itu, korban yang sedang berangkat kerja melintas di Jalan Persawahan Desa Padeg, Kecamatan Cerme.</p>
<p>Di lokasi, korban melihat seorang laki-laki berdiri di pinggir jalan dengan gerak-gerik mencurigakan. Karena merasa curiga, korban kemudian merekam perjalanan menggunakan telepon selulernya.</p>
<p>Saat melintas di depan pria tersebut, korban mendapati tersangka diduga mengeluarkan alat kelaminnya dan mempertontonkannya kepada korban.</p>
<p>Perbuatan tersebut ternyata bukan kali pertama dialami korban. Berdasarkan laporan yang diterima polisi, korban mengaku telah mengalami kejadian serupa sebanyak tiga kali dengan pelaku yang sama.</p>
<p>Korban kemudian melaporkan kejadian tersebut kepada Polres Gresik. Menindaklanjuti laporan itu, Unit Resmob Satreskrim Polres Gresik melakukan penyelidikan hingga berhasil mengidentifikasi dan mengamankan tersangka.</p>
<p>Dari hasil pemeriksaan, penyidik menduga tersangka telah melakukan perbuatan serupa sejak Januari 2026 hingga kejadian terakhir pada 31 Agustus 2026.</p>
<p>&ldquo;Jumlahnya diperkirakan mencapai kurang lebih 30 kali sejak Januari 2026,&rdquo; kata Kasatreskrim Polres Gresik AKP Mohammad Prasetyo, didampingi Kasi Humas Polres Gresik Iptu Hepi Muslih Riza.</p>
<p>Dalam menjalankan aksinya, tersangka diduga memanfaatkan jalan yang sepi. Ia disebut menunggu pengendara perempuan yang melintas, kemudian melakukan tindakan tidak senonoh dengan mengeluarkan dan mempertontonkan alat kelaminnya.</p>
<p>Kepada penyidik, tersangka mengaku perbuatannya terinspirasi dari video pornografi. Ia juga mengaku mendapatkan kepuasan setelah mempertontonkan alat kelaminnya kepada pengendara perempuan.</p>
<p>Polisi turut mengamankan sejumlah barang bukti, yakni satu potong kaos lengan panjang warna biru dongker, satu potong celana pendek warna hitam bergaris putih, serta satu buah topi warna merah.</p>
<p>Atas perbuatannya, tersangka disangkakan melanggar Pasal 406 huruf a Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2023 tentang Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP) mengenai tindak pidana melanggar kesusilaan di muka umum.</p>
<p>Dalam proses penyidikan, Unit Resmob Satreskrim Polres Gresik juga telah berkoordinasi dengan ahli psikolog dan psikiater untuk melakukan pemeriksaan terhadap tersangka.</p>
<p>Polres Gresik mengimbau masyarakat yang pernah menjadi korban dugaan tindak pidana kesusilaan di muka umum yang dilakukan tersangka agar tidak ragu untuk melapor.</p>
<p>&ldquo;Polres Gresik mengimbau masyarakat yang pernah menjadi korban tindak pidana kesusilaan di muka umum yang dilakukan tersangka agar segera melapor kepada pihak kepolisian,&rdquo; jelasnya.</p>
<p>Masyarakat dapat menyampaikan laporan melalui Call Center Layanan Polisi 110 bebas pulsa maupun kanal pengaduan Lapor Cak Rama Kapolres Gresik di nomor 081188002006.</p>
<p>Langkah tersebut penting untuk membantu kepolisian mengungkap kemungkinan adanya korban lain serta memastikan seluruh rangkaian perbuatan tersangka dapat ditelusuri secara menyeluruh. (74ck)</p>]]></content:encoded>
                    <media:content url="https://static.suara-publik.com/po-content/uploads/202609/screenshot20260910-213251.webp" medium="image">
                    <media:title type="html"><![CDATA[Resmob Polres Gresik Bekuk Pria di Cerme, Diduga Pertontonkan Alat Kelamin kepada Perempuan hingga 30 Kali]]></media:title></media:content>
                    <dc:creator><![CDATA[Redaksi]]></dc:creator><category><![CDATA[Hukum]]></category></item><item>
                    <title><![CDATA[Terdakwa TPPU dari Tindak Pidana Narkotika Rp41,69 Miliar, Wawan Alias Cebol Divonis 7 Tahun Penjara, Denda Rp5 Miliar]]></title>
                    <link>https://suara-publik.com/news-19196-terdakwa-tppu-dari-tindak-pidana-narkotika-rp4169-miliar-wawan-alias-cebol-divonis-7-tahun-penjara-denda-rp5-miliar</link>
                    <guid isPermaLink="false">https://suara-publik.com/news-19196-terdakwa-tppu-dari-tindak-pidana-narkotika-rp4169-miliar-wawan-alias-cebol-divonis-7-tahun-penjara-denda-rp5-miliar</guid>
                    <pubDate>Thu, 10 Sep 2026 11:38:00 +0700</pubDate>
                    <description><![CDATA[‎‎SURABAYA, (suara-publik.com) - Terdakwa Tindak Pidana Pencucian Uang (TPPU) yang bersumber dari tindak pidana narkotika, Wawan Purdianto alias Cebol bin Sam]]></description>
                    <content:encoded><![CDATA[<p>&lrm;&lrm;SURABAYA, (suara-publik.com) - Terdakwa Tindak Pidana Pencucian Uang (TPPU) yang bersumber dari tindak pidana narkotika, Wawan Purdianto alias Cebol bin Sami&rsquo;an, divonis 7 tahun penjara dan denda Rp5 miliar oleh Pengadilan Negeri (PN) Surabaya.Putusan dibacakan Ketua Majelis Hakim Antyo Harri Susetyo di Ruang Garuda 2 PN Surabaya, Rabu (9/9/2026).</p>
<p>&lrm;Majelis menyatakan Wawan terbukti secara sah dan meyakinkan melakukan tindak pidana menempatkan, membayarkan, menyamarkan dan mentransfer harta yang berasal dari tindak pidana narkotika sebagaimana dakwaan alternatif ketiga JPU.<br />&lrm;<br />&lrm;&ldquo;Menjatuhkan pidana kepada terdakwa dengan pidana penjara selama 7 tahun dan pidana denda sejumlah Rp5 miliar,&rdquo; demikian amar putusan majelis.<br />&lrm;<br />&lrm;Jika denda tidak dibayar dalam waktu tiga bulan, harta atau pendapatan terdakwa dapat disita dan dilelang. Apabila tidak mencukupi, denda diganti dengan 410 hari pidana penjara. Masa penangkapan dan penahanan yang telah dijalani dikurangkan seluruhnya dari pidana yang dijatuhkan. Wawan juga diperintahkan tetap berada dalam tahanan.<br />&lrm;<br />&lrm;Vonis tersebut lebih ringan dibanding tuntutan JPU Yusup dari Kejati Jawa Timur, yang sebelumnya menuntut Wawan dengan pidana 10 tahun penjara dan denda Rp.5 miliar.<br />&lrm;<br />&lrm;Dalam perkara ini, Wawan disebut menguasai atau mengendalikan sedikitnya 17 rekening nominee yang menggunakan nama sejumlah orang. Berdasarkan analisis PPATK, total dana yang mengalir melalui rekening-rekening tersebut mencapai Rp. 41.696.468.538.<br />&lrm;<br />&lrm;Perkara bermula sekitar 2022 ketika Wawan bertemu Andi Reza alias Pak Oen, yang hingga kini berstatus DPO. Wawan disebut diminta menyiapkan rekening atas nama orang lain untuk menampung serta memindahkan dana sesuai perintah Andi Reza.<br />&lrm;<br />&lrm;Wawan kemudian meminta Dewi Warianti Lilik Rosita membantu pembuatan rekening menggunakan nama pihak lain. Setelah rekening aktif, buku tabungan, kartu ATM, token dan fasilitas perbankan tersebut berada dalam penguasaan Wawan.<br />&lrm;<br />&lrm;Keterangan sejumlah saksi juga mengungkap adanya orang-orang yang diminta membuka rekening dengan imbalan tertentu. Bahkan sekitar 13 karyawan usaha kayu milik Wawan disebut diminta membuka rekening atas perintah terdakwa.<br />&lrm;<br />&lrm;Dana yang berputar melalui rekening-rekening tersebut kemudian digunakan untuk membeli sejumlah aset.Di antaranya tanah seluas 709 meter persegi di Desa Sumberjo, Kecamatan Wonosalam, Kabupaten Jombang, berikut sertifikat SHM atas nama Zuhairi Muchammad, senilai sekitar Rp.215 juta.<br />&lrm;<br />&lrm;Wawan juga membeli Toyota Rush putih L 1306 AEO secara kredit dengan uang muka sekitar Rp.75,3 juta dan cicilan sekitar Rp.6,75 juta per bulan selama lima tahun.<br />&lrm;Selain itu, terdapat pembelian enam batang logam perak, masing-masing berbobot sekitar 999 gram sebagaimana tercantum dalam barang bukti putusan.<br />&lrm;<br />&lrm;JPU sebelumnya mengungkap transaksi pembelian perak tersebut mencapai sekitar Rp.44 juta melalui rekening atas nama Verlyn Chintia Dewi. JPU juga mengungkap adanya transfer sekitar Rp10 juta hingga Rp30 juta ke rekening yang dikuasai Wulan Marita Anggara Wati, terdakwa perkara narkotika yang proses hukumnya berlangsung di PN Sidoarjo.<br />&lrm;<br />&lrm;Dalam persidangan sebelumnya, Wawan mengakui menyesali perbuatannya. Namun, ia berdalih tidak mengetahui asal-usul dana yang mencapai Rp.41,69 miliar tersebut.<br />&lrm;<br />&lrm;Di hadapan majelis hakim, Wawan mengakui sejak 2022 dirinya diminta Andi Reza alias Pak Oen menyiapkan rekening atas nama pihak lain untuk menampung dan memindahkan dana.<br />&lrm;&ldquo;Uang segitu banyaknya pindah sana-pindah sini, saya menyesal,&rdquo; ujar Wawan dalam persidangan sebelumnya.<br />&lrm;<br />&lrm;Majelis hakim akhirnya menyatakan rangkaian perbuatan terdakwa terbukti memenuhi unsur TPPU yang berasal dari tindak pidana narkotika.<br />&lrm;<br />&lrm;Dalam amar putusan, sejumlah barang bukti berupa Toyota Rush, sepeda motor Honda Scoopy, enam batang logam perak, serta sejumlah telepon seluler dirampas untuk negara.Sementara tanah seluas 709 meter persegi di Jombang dan uang Rp512.541.303,74 ditetapkan untuk dikembalikan kepada saksi Dewi Warianti Lilik Rosita sesuai amar putusan.<br />&lrm;<br />&lrm;Majelis juga memerintahkan sejumlah buku rekening dan rekening nominee ditutup oleh pihak bank. Berbagai kartu ATM, kartu SIM dan barang terkait fasilitas perbankan lainnya dimusnahkan.<br />&lrm;<br />&lrm;Perkara ini semakin menegaskan pola pencucian uang melalui rekening nominee, yakni penggunaan rekening atas nama pihak lain untuk menampung, memindahkan dan mengendalikan aliran dana. Dalam perkara Wawan, aliran dana yang dianalisis PPATK mencapai Rp.41,69 miliar, sementara terdakwa disebut menggunakan sebagian dana tersebut untuk membeli aset. (sam)</p>]]></content:encoded>
                    <media:content url="https://static.suara-publik.com/po-content/uploads/202609/screenshot20260910-114145.webp" medium="image">
                    <media:title type="html"><![CDATA[Terdakwa Wawan Purdianto alias Cebol saat menjalani sidang agenda putusan di Ruang Garuda 2 PN Surabaya,  (foto: suara-publik.com)]]></media:title></media:content>
                    <dc:creator><![CDATA[Redaksi]]></dc:creator><category><![CDATA[Hukum]]></category></item><item>
                    <title><![CDATA[Pendaftaran Relawan Pajak 2027 Dibuka, DJP Jatim I Ajak Sivitas Akademika Berkontribusi bagi Masyarakat]]></title>
                    <link>https://suara-publik.com/news-19195-pendaftaran-relawan-pajak-2027-dibuka-djp-jatim-i-ajak-sivitas-akademika-berkontribusi-bagi-masyarakat</link>
                    <guid isPermaLink="false">https://suara-publik.com/news-19195-pendaftaran-relawan-pajak-2027-dibuka-djp-jatim-i-ajak-sivitas-akademika-berkontribusi-bagi-masyarakat</guid>
                    <pubDate>Thu, 10 Sep 2026 11:30:00 +0700</pubDate>
                    <description><![CDATA[SURABAYA, (suara-publik.com) – Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pajak (Kanwil DJP) Jawa Timur I membuka pendaftaran Relawan Pajak untuk Negeri (Renjani) T]]></description>
                    <content:encoded><![CDATA[<p>SURABAYA, (suara-publik.com) &ndash; Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pajak (Kanwil DJP) Jawa Timur I membuka pendaftaran Relawan Pajak untuk Negeri (Renjani) Tahun 2027 untuk penempatan di wilayah Surabaya. Pendaftaran dibuka mulai 31 Agustus hingga 2 Oktober 2026 melalui laman Renjani.&nbsp;</p>
<p>Program Renjani merupakan upaya DJP untuk memperkuat partisipasi sivitas akademika dalam meningkatkan kesadaran dan kepatuhan perpajakan masyarakat. Melalui program ini, relawan akan berperan di bawah bimbingan Tax Center dalam mendukung implementasi Coretax DJP sekaligus memberikan edukasi dan asistensi perpajakan kepada masyarakat.&nbsp;</p>
<p>Kepala Bidang Penyuluhan, Pelayanan, dan Hubungan Masyarakat Kanwil DJP Jawa Timur I, Lusi Yuliani, mengatakan bahwa peran Renjani tidak hanya dibutuhkan saat periode pelaporan Surat Pemberitahuan (SPT) Tahunan, tetapi akan terus diberdayakan sepanjang tahun 2027.</p>
<p>&ldquo;Renjani merupakan mitra strategis DJP dalam memperluas edukasi dan asistensi perpajakan kepada masyarakat. Pada tahun 2027, keterlibatan relawan akan terus diperkuat agar tidak hanya berfokus pada masa penyampaian SPT Tahunan, tetapi juga berbagai kegiatan edukatif sepanjang tahun,&rdquo; ujarnya.&nbsp;</p>
<p>Dalam pelaksanaannya, Renjani Tahun 2027 akan dilibatkan dalam berbagai kegiatan, seperti asistensi wajib pajak dalam aktivasi Coretax DJP, penerbitan sertifikat kode otorisasi, hingga pendampingan pengisian SPT Tahunan. Selain itu, relawan juga dapat terlibat dalam layanan Business Development Services (BDS), penyebarluasan konten edukasi perpajakan, serta berbagai kegiatan pendukung lainnya yang bertujuan meningkatkan pemahaman dan kepatuhan perpajakan masyarakat.&nbsp;</p>
<p>Tak hanya mahasiswa, DJP Jatim I juga membuka kesempatan bagi dosen dan tenaga pendidik dari perguruan tinggi mitra Tax Center untuk bergabung dalam program tersebut. Keterlibatan kalangan akademisi diharapkan dapat memperkuat dukungan dan keteladanan dalam edukasi perpajakan. Seluruh calon relawan nantinya akan mendapatkan pelatihan guna meningkatkan kompetensi dalam menjalankan tugasnya.&nbsp;</p>
<p>Selain memberikan kontribusi kepada masyarakat, program Renjani juga menawarkan pengalaman langsung di bidang perpajakan, peningkatan kompetensi personal dan profesional, perluasan jejaring, serta wawasan yang dapat mendukung pengembangan karier peserta.&nbsp;</p>
<p>Lusi berharap keterlibatan sivitas akademika dalam program Renjani dapat memperluas pemahaman masyarakat mengenai hak dan kewajiban perpajakan.</p>
<p>&ldquo;Melalui keterlibatan sivitas akademika dalam Renjani, kami berharap pemahaman mengenai hak dan kewajiban perpajakan semakin luas. Kesadaran pajak yang tumbuh dari masyarakat menjadi salah satu fondasi penting dalam meningkatkan kepatuhan dan mendukung kemandirian bangsa,&rdquo; tuturnya.&nbsp;</p>
<p>DJP mengajak sivitas akademika untuk memanfaatkan kesempatan ini dengan mendaftarkan diri melalui laman Renjani dan melengkapi persyaratan yang telah ditentukan. Program tersebut diharapkan dapat memperluas jangkauan edukasi perpajakan sekaligus membantu wajib pajak memperoleh layanan dan pemahaman perpajakan yang lebih baik. (vin)</p>]]></content:encoded>
                    <media:content url="https://static.suara-publik.com/po-content/uploads/202609/screenshot20260910-113026.webp" medium="image">
                    <media:title type="html"><![CDATA[Pendaftaran Relawan Pajak 2027 Dibuka, DJP Jatim I Ajak Sivitas Akademika Berkontribusi bagi Masyarakat]]></media:title></media:content>
                    <dc:creator><![CDATA[Redaksi]]></dc:creator><category><![CDATA[News]]></category></item><item>
                    <title><![CDATA[Kurang dari 24 Jam, Polsek Balongpanggang Bantu Amankan Terduga Pencuri di Masjid Surabaya]]></title>
                    <link>https://suara-publik.com/news-19194-kurang-dari-24-jam-polsek-balongpanggang-bantu-amankan-terduga-pencuri-di-masjid-surabaya</link>
                    <guid isPermaLink="false">https://suara-publik.com/news-19194-kurang-dari-24-jam-polsek-balongpanggang-bantu-amankan-terduga-pencuri-di-masjid-surabaya</guid>
                    <pubDate>Thu, 10 Sep 2026 11:25:00 +0700</pubDate>
                    <description><![CDATA[GRESIK, (suara-publik.com) – Gerak cepat Polsek Balongpanggang membantu mengungkap kasus pencurian yang terjadi di Masjid Nurul Yaqin, Jalan Dupak Rukun, K]]></description>
                    <content:encoded><![CDATA[<p>GRESIK, (suara-publik.com) &ndash; Gerak cepat Polsek Balongpanggang membantu mengungkap kasus pencurian yang terjadi di Masjid Nurul Yaqin, Jalan Dupak Rukun, Kecamatan Krembangan, Surabaya. Seorang pria berinisial MU (40), warga Dusun Karangpilang, Desa Ngampel, Kecamatan Balongpanggang, Kabupaten Gresik, berhasil diamankan setelah keberadaannya terlacak di wilayah Balongpanggang.</p>
<p>MU diamankan kurang dari 24 jam setelah keluarga korban meminta bantuan kepada Polsek Balongpanggang. Petunjuk awal diperoleh dari salah satu telepon seluler milik korban yang kembali aktif dan terdeteksi berada di wilayah Dusun Karangpilang, Desa Ngampel.</p>
<p>Peristiwa tersebut bermula pada Rabu (9/9/2026) sekitar pukul 13.00 WIB. Keluarga korban mendatangi Mapolsek Balongpanggang untuk meminta pendampingan setelah mengetahui salah satu ponsel yang sebelumnya hilang dalam kasus pencurian kembali aktif dan terlacak di wilayah hukum Polsek Balongpanggang.</p>
<p>Menindaklanjuti informasi tersebut, personel Polsek Balongpanggang, Aiptu Handri dan Aiptu Khusaeri, melakukan pendampingan sekaligus penyelidikan di lokasi. Petugas menggali informasi dari sejumlah warga dan mencocokkan ciri-ciri orang yang dicurigai dengan rekaman CCTV di lokasi kejadian.</p>
<p>Dari hasil penyelidikan, petugas memperoleh informasi mengenai seorang pria yang memiliki ciri-ciri sesuai dengan rekaman CCTV. Pria tersebut diketahui biasa berjualan buah di sekitar Jalan Raya Dapet, Kecamatan Balongpanggang.</p>
<p>Petugas kemudian melakukan pencarian dan berhasil menemukan MU yang saat itu sedang berjualan buah kupas di pinggir jalan.</p>
<p>Saat dimintai keterangan, MU mengakui telah melakukan pencurian tas di sebuah masjid di wilayah Krembangan, Surabaya.</p>
<p>Petugas selanjutnya melakukan penggeledahan di rumah MU di Dusun Karangpilang. Dari lokasi tersebut ditemukan sejumlah barang yang diduga merupakan milik korban, antara lain satu tas berwarna cokelat, uang tunai Rp702 ribu, dua unit telepon seluler merek Oppo dan Samsung, STNK, serta kartu ATM.</p>
<p>Selain barang-barang tersebut, petugas juga menemukan sejumlah barang yang diduga berkaitan dengan hasil pencurian yang telah dibakar oleh terduga pelaku di rumahnya.</p>
<p>Kasus pencurian tersebut dilaporkan oleh korban, Sri Ria Rini, warga Singkawang. Total kerugian korban diperkirakan mencapai Rp20 juta. Dalam kejadian tersebut, korban kehilangan dua tas, uang tunai, dua unit telepon seluler, serta sejumlah barang lainnya.</p>
<p>Kapolsek Balongpanggang AKP Wiwit Mariyanto mengatakan, pengungkapan keberadaan terduga pelaku berawal dari informasi mengenai lokasi salah satu telepon seluler milik korban.</p>
<p>Meskipun tempat kejadian perkara berada di wilayah hukum Polsek Krembangan, Surabaya, jajaran Polsek Balongpanggang tetap memberikan bantuan pencarian setelah memperoleh informasi bahwa keberadaan barang milik korban terlacak di wilayah Balongpanggang.</p>
<p>&ldquo;Setelah terduga pelaku ditemukan dan barang bukti berhasil diamankan, selanjutnya yang bersangkutan diserahkan kepada penyidik Polsek Krembangan Polres KP3 Tanjung Perak Surabaya untuk proses hukum lebih lanjut,&rdquo; ujar AKP Wiwit.</p>
<p>Saat diserahkan kepada penyidik, MU disebut dalam kondisi sehat dan tidak ditemukan adanya bekas luka.</p>
<p>Langkah cepat tersebut menunjukkan pentingnya koordinasi lintas wilayah dalam penanganan perkara pidana. Terlebih, keberadaan terduga pelaku maupun barang yang diduga berkaitan dengan tindak pidana dapat berada di luar wilayah hukum tempat kejadian perkara.</p>
<p>Polsek Balongpanggang mengimbau masyarakat untuk segera melaporkan setiap informasi yang berkaitan dengan tindak pidana kepada kepolisian agar dapat ditindaklanjuti secara cepat dan terukur.</p>
<p>Masyarakat yang membutuhkan bantuan kepolisian dapat menghubungi Call Center Polisi 110 bebas pulsa atau kanal pengaduan Lapor Cak Rama Kapolres Gresik di nomor 081188002006. (74ck)</p>]]></content:encoded>
                    <media:content url="https://static.suara-publik.com/po-content/uploads/202609/screenshot20260910-112519.webp" medium="image">
                    <media:title type="html"><![CDATA[Kurang dari 24 Jam, Polsek Balongpanggang Bantu Amankan Terduga Pencuri di Masjid Surabaya]]></media:title></media:content>
                    <dc:creator><![CDATA[Redaksi]]></dc:creator><category><![CDATA[Hukum]]></category></item><item>
                    <title><![CDATA[Kapolres Gresik Beri Perhatian Khusus, Remaja 14 Tahun Korban Trauma Dapat Pendampingan]]></title>
                    <link>https://suara-publik.com/news-19193-kapolres-gresik-beri-perhatian-khusus-remaja-14-tahun-korban-trauma-dapat-pendampingan</link>
                    <guid isPermaLink="false">https://suara-publik.com/news-19193-kapolres-gresik-beri-perhatian-khusus-remaja-14-tahun-korban-trauma-dapat-pendampingan</guid>
                    <pubDate>Wed, 09 Sep 2026 15:39:00 +0700</pubDate>
                    <description><![CDATA[GRESIK, (suara-publik.com) – Kepedulian terhadap anak yang membutuhkan perhatian dan pendampingan kembali ditunjukkan Kapolres Gresik AKBP Ramadhan Nasution. S]]></description>
                    <content:encoded><![CDATA[<p>GRESIK, (suara-publik.com) &ndash; Kepedulian terhadap anak yang membutuhkan perhatian dan pendampingan kembali ditunjukkan Kapolres Gresik AKBP Ramadhan Nasution. Seorang remaja perempuan berinisial RA, 14 tahun, warga Desa Banyu Urip, Kecamatan Kedamean, Kabupaten Gresik, mendapat perhatian dan pendampingan setelah dilaporkan mengalami kesulitan dalam mengendalikan emosi dan perilakunya.</p>
<p>Informasi mengenai kondisi RA diterima Polres Gresik dari masyarakat. Kondisi tersebut diduga berkaitan dengan pengalaman traumatis yang dialaminya sejak masa kanak-kanak. Situasi semakin membutuhkan perhatian lantaran kedua orang tua RA telah berpisah.</p>
<p>Menindaklanjuti informasi tersebut, Polres Gresik berkoordinasi dengan pihak keluarga serta Pondok Rehabilitasi Mental dan Sosial Yayasan Berkas Bersinar Abadi yang dikelola Ipda Purnomo. Koordinasi dilakukan untuk mencari langkah penanganan yang dinilai tepat dan sesuai dengan kebutuhan RA.</p>
<p>Dengan dukungan Kapolres Gresik, keluarga, serta Ipda Purnomo, RA akhirnya bersedia menjalani proses pendampingan dan penanganan lebih lanjut.</p>
<p>&ldquo;Memang di awal sempat agak marah-marah, mungkin karena traumanya. Namun setelah kami komunikasi dan dibantu keluarga, yang bersangkutan sudah mau kooperatif,&rdquo; ujar AKBP Ramadhan Nasution.</p>
<p>RA selanjutnya diberangkatkan ke Lamongan untuk mendapatkan pendampingan dari Ipda Purnomo. Proses tersebut diharapkan dapat membantu RA mengelola kondisi emosionalnya secara bertahap serta membangun kembali kepercayaan diri agar mampu menjalani aktivitas sehari-hari dengan lebih baik.</p>
<p>Kapolres Gresik menegaskan, penanganan terhadap RA dilakukan dengan mengedepankan pendekatan humanis, dukungan keluarga, serta pendampingan yang disesuaikan dengan kondisi dan kebutuhan anak.</p>
<p>&ldquo;Kami berdoa semoga anak ini bisa mendapatkan kesembuhan, bisa kembali sekolah dan melanjutkan pendidikannya. Usianya masih 14 tahun, sehingga masa depannya masih panjang,&rdquo; tuturnya.</p>
<p>Sementara itu, ibu RA, Sujani, menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Kapolres Gresik yang telah memberikan perhatian serta membantu proses penanganan terhadap putrinya.</p>
<p>&ldquo;Saya mengucapkan banyak terima kasih kepada Pak Kapolres Gresik yang sudah membantu anak saya, juga kepada Pak Purnomo yang sudah menerima dan membantu mengobati anak saya,&rdquo; ungkap Sujani.</p>
<p>Langkah tersebut menjadi bentuk nyata kepedulian Polres Gresik terhadap persoalan sosial di tengah masyarakat, khususnya terhadap anak yang membutuhkan perlindungan, perhatian, dan pendampingan.</p>
<p>Penanganan secara humanis diharapkan tidak berhenti pada proses pemulihan emosional, tetapi juga membuka kembali kesempatan bagi RA untuk bersekolah, melanjutkan pendidikan, dan menata masa depan.</p>
<p>Di usia yang masih sangat muda, RA membutuhkan lingkungan yang aman, dukungan keluarga, serta pendampingan berkelanjutan. Kolaborasi berbagai pihak menjadi kunci agar proses pemulihan dapat berjalan optimal dan hak RA untuk tumbuh, berkembang, serta memperoleh pendidikan tetap terpenuhi. (74ck)</p>]]></content:encoded>
                    <media:content url="https://static.suara-publik.com/po-content/uploads/202609/screenshot20260909-154045.webp" medium="image">
                    <media:title type="html"><![CDATA[Kapolres Gresik Beri Perhatian Khusus, Remaja 14 Tahun Korban Trauma Dapat Pendampingan]]></media:title></media:content>
                    <dc:creator><![CDATA[Redaksi]]></dc:creator><category><![CDATA[News]]></category></item><item>
                    <title><![CDATA[Polsek Sidayu Tertibkan Lokasi Sabung Ayam, Kurungan Ayam Dimusnahkan]]></title>
                    <link>https://suara-publik.com/news-19192-polsek-sidayu-tertibkan-lokasi-sabung-ayam-kurungan-ayam-dimusnahkan</link>
                    <guid isPermaLink="false">https://suara-publik.com/news-19192-polsek-sidayu-tertibkan-lokasi-sabung-ayam-kurungan-ayam-dimusnahkan</guid>
                    <pubDate>Wed, 09 Sep 2026 15:36:00 +0700</pubDate>
                    <description><![CDATA[GRESIK, (suara-publik.com) – Polsek Sidayu menertibkan sebuah bangunan semi permanen yang diduga kerap digunakan sebagai lokasi judi sabung ayam di kawasan p]]></description>
                    <content:encoded><![CDATA[<p>GRESIK, (suara-publik.com) &ndash; Polsek Sidayu menertibkan sebuah bangunan semi permanen yang diduga kerap digunakan sebagai lokasi judi sabung ayam di kawasan perbatasan Desa Kertosono dan Desa Lasem, Kecamatan Sidayu, Kabupaten Gresik.</p>
<p>Penertiban dilakukan pada Selasa (8/9/2026) sekitar pukul 15.00 WIB, setelah polisi menerima informasi masyarakat terkait dugaan aktivitas perjudian sabung ayam di lokasi tersebut.</p>
<p>Kapolsek Sidayu Iptu Suharto memimpin langsung kegiatan tersebut dengan melibatkan personel Unit Reskrim Polsek Sidayu bersama anggota Koramil Sidayu. Petugas mendatangi lahan kosong yang terdapat bangunan semi permanen dalam kondisi kosong.</p>
<p>Dari hasil pemeriksaan, polisi menemukan sejumlah kurungan ayam di dalam bangunan. Temuan tersebut menjadi salah satu indikasi bahwa tempat itu diduga pernah dimanfaatkan untuk kegiatan sabung ayam.</p>
<p>Tak ingin lokasi kembali menjadi arena perjudian, petugas mengambil langkah tegas dengan memusnahkan kurungan-kurungan ayam tersebut di lokasi melalui pembakaran.</p>
<p>Kapolres Gresik AKBP Ramadhan Nasution melalui Kapolsek Sidayu Iptu Suharto menegaskan, penertiban merupakan langkah preventif untuk menutup celah munculnya kembali aktivitas yang berpotensi mengganggu keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas).</p>
<p>&ldquo;Penertiban ini merupakan langkah pencegahan agar lokasi tersebut tidak kembali digunakan untuk kegiatan yang mengarah pada perjudian, khususnya sabung ayam,&rdquo; ujar Suharto.</p>
<p>Menurutnya, pemberantasan perjudian tidak hanya dilakukan melalui penindakan terhadap pelaku, tetapi juga dengan mencegah lokasi-lokasi yang berpotensi digunakan sebagai tempat berlangsungnya aktivitas ilegal.</p>
<p>Selama kegiatan berlangsung, situasi di sekitar lokasi dipastikan aman dan kondusif. Penertiban selesai sekitar pukul 16.00 WIB tanpa adanya gangguan.</p>
<p>Polsek Sidayu mengajak masyarakat untuk bersama-sama menutup ruang bagi praktik perjudian. Warga diminta tidak ragu melaporkan apabila mengetahui adanya lokasi maupun aktivitas yang diduga berkaitan dengan perjudian.</p>
<p>Pengaduan dapat disampaikan melalui Call Center Layanan Polisi 110 Bebas Pulsa atau kanal Lapor Cak Rama Polres Gresik di 081188002006. (74ck)</p>]]></content:encoded>
                    <media:content url="https://static.suara-publik.com/po-content/uploads/202609/screenshot20260909-153632.webp" medium="image">
                    <media:title type="html"><![CDATA[Polsek Sidayu Tertibkan Lokasi Sabung Ayam, Kurungan Ayam Dimusnahkan]]></media:title></media:content>
                    <dc:creator><![CDATA[Redaksi]]></dc:creator><category><![CDATA[Hukum]]></category></item></channel></rss>