suara-publik.com skyscraper
suara-publik.com skyscraper

Beri Kenyamanan Pencari Keadilan, Lapangan Volly PN. Surabaya Dipasang Payung Untuk Berteduh

avatar suara-publik.com
Foto: Tampak fisik lapangan volly, juga dipakai pengelolah Kantin, dengan disediakannya payung teduh lengkap dengan kursinya, bagi pengunjung pengadilan.
Foto: Tampak fisik lapangan volly, juga dipakai pengelolah Kantin, dengan disediakannya payung teduh lengkap dengan kursinya, bagi pengunjung pengadilan.
suara-publik.com leaderboard
Surabaya, suara publik - Sudah beberapa bulan ditahun 2022 ini, Kantin PN Surabaya telah difungsikan bagi semua pengunjung di kantor Pengadilan yang saat itu sedang mengurus sesuatu maupun sedang mencari keadilan, di PN.Surabaya.

Namun ada sedikit yang terasa tidak pantas jika dilihat dalam keseharian Kantin tersebut beroprasi, selain memakan jalan bagi pengunjung yang akan menuju keruang sidang Garuda 2, sari 3,2 dan 1, juga jalan tersebut menuju akses ke Masjid, terdapat meja dan bangku milik kantin yang ditempatkan dilorong jalan tersebut, hingga menjadi sempit.

Hal lain yang juga terlihat oleh Pojok Kiri, selain penyempitan lorong jalan, tampak pula di area sekitaran lapangan volly yang terletak berdampingan dengan kantin tersebut,kini juga dimanfaatkan untuk pengunjung kantin dengan fasilitas payung teduh dengan beberapa kursi tersedia.

Fasilitas payung teduh tersebut bukan hanya satu, tapi ada beberapa payung tersedia, sehingga pengunjung dapat memanfaatkan tempat itu, walau hanya sekedar duduk sambil mengobrol menunggu jadwal persidangan, ataupun untuk memesan makanan atau minuman yang tersedia di kantin.

Seharusnya dicermati, bahwa lapangan volly yang ada saat ini fisik bangunannya merupakan bantuan dari Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya yang menggunakan anggaran APBD saat dikerjakan, yang baru saja selesai dikerjakan ditahun ini. Sedangkan kalau dilihat kegunaannya, hanya dipakai sesekali saja oleh karyawan di lingkungan Pengadilan.

Justru setelah adanya fasilitas lapangan volly tersebut, dirubah fungsinya untuk meletakan payung teduh milik kantin, hingga beberapa setel payung dan kursinya, hingga lapangan tersebut sudah hampir terlihat tertutup semuanya.

Sementara sebagai antisipasi dimusim penghujan saat ini, bagi pengunjung sebagian masih bingung untuk bertedu, sambil mengurus urusannya, yang saat ini dirasakan oleh pengunjung pengadilan, pada ruang tunggu berada di belakang gedung dekat dengan transit penjara, namun akses untuk kedepan gedung semisal ingin keruangan Kartika, Tirta, Garuda, harus memutar dari parkiran mobil samping gedung, dikarenakan lorong jalan akses masuk sudah banyak yang ditutup secara permanen dan tidak akan dibuka lagi.

Demikian juga bagi pengunjung , jika ingin bersidang pada ruangan Garuda 2 sari 3,2,dan 1 harus memutar, namun sampai sekarang tidak tersedia tempat beteduh jika tiba- tiba turun hujan. Seharusnya hal tersebut menjadi perhatian pihak pengadilan, untuk pengembangan atau tambahan struktur bangunan di gedung cagar budaya tersebut,tidak menabrak aturan yang telah diatur didalamnya.(Sam)

Editor : Redaksi

suara-publik.com skyscraper