suara-publik.com skyscraper
suara-publik.com skyscraper

BARU KENAL, HAJAR KORBANNYA MEMBABI BUTA, HINGGA KORBAN KESAKITAN DAN KETAKUTAN, RIKI SANJAYA "JAGOAN NEON" DIADILI

avatar suara-publik.com
Foto: Terdakwa Riki Sanjaya bin Roslan, menjalani sidang dakwaan diruang Candra PN.Surabaya, Kamis (10/11/2022).
Foto: Terdakwa Riki Sanjaya bin Roslan, menjalani sidang dakwaan diruang Candra PN.Surabaya, Kamis (10/11/2022).
suara-publik.com leaderboard
Surabaya, suara publik - Sidang perkara pidana penganiayaan terhadap seorang wanita sebagai korbannya, dari penyiraman kopi yang masih panas, hingga aniaya korban disekujur tubuh sampai tersungkur jatuh kesakitan, dengan terdakwa Riki Sanjaya bin Roslan, diruang Candra PN.Surabaya, Kamis (10/11/2022).

Dalam dakwaan yang dibacakan Jaksa Penuntut Umum (JPU) Putu Sudarsana, dari Kejati Jatim,yang menyatakan terdakwa melakukan tindak.pidana "dengan sengaja melakukan penganiayaan menyebabkan rasa sakit atau luka berat terhadap Elastria Widya Arini,SE alias Rere"

Perbuatan terdakwa sebagaimana diatur dan diancam pidana dalam Pasal 351 ayat (2) KUHP.

Usai pembacaan dakwaan, Penasehat hukum terdakwa tidak mengajukan keberatan (eksepsi), JPU akan menghadirkan saksi pada sidang selanjutnya Kamis pekan depan.

Diketahui, pada hari Minggu tanggal 17 Juli 2022, jam 09.00 wib korban Elastria Widya Arini,SE, ditelpon wanita mengaku bernama Yuni (saksi Yuni Mega Laksmana) mengutarakan niatnya menjadi Reseler Bantal tidur.

Selanjutnya Yuni minta ketemuan dengan korban, namun korban tidak bisa karena ada acara, namun Yuni memaksa minta ketemu malam itu juga.

Hari Senin 18 Juli jam 18.00 wib, Yuni minta ketemu korban, tetap korban tidak bisa. Hari selasa Tanggal 19 juli, Yuni minta ketemu korban di KFC Ahmad Yani, namun korban Elastria minta Yuni ketemu dirumahnya saja, Yuni yang tidak mau.

Selanjutnya korban bertemu Yuni di KFC Ahmad Yani, saat itu korban duduk didalam KFC, sekitar jam 20.30 wib yuni mengajak pindah duduk diluar, tak berapa lama terdakwa Riki Sanjaya datang dengan membawa kopi panas, bilang ke korban " kok pernah kenal ya, boleh gabung ya" Terdakwa duduk sebelah kanan korban, saat itu korban hendak pergi, tidak lama kemudian terdakwa Riki menyiram kopi yang masih panas mengenai pipi korban.

Saat korban berdiri, tangan korban dipelintir terdakwa, dan memukul bahu kanan korban, saat lari kepojok diikuti terdakwa dengan membawa tas korban, 

Korban dipukul mengenai bahu, korban lari kearah pintu keluar dikejar oleh terdakwa Riki dan disuruh duduk, terdakwa mendorong korban hingga terjatuh.

Akibat penganiayaan yang dilakukan oleh terdakwa RIKI SANJAYA, Korban mengalami luka lecet pada jari kelingking tangan kiri dan luka memar pada lutut kaki kanan dan luka bakar pada pipi kanan. Persentuhan dengan benda tumpul. Luka bakar derajat dua pada pipi kanan yang diakibatkan oleh karena persentuhan dengan benda panas. Luka tersebut menimbulkan penyakit atau halangan melakukan pekerjaan, mata pencaharian untuk sementara waktu.(Sam)

Editor : Redaksi

suara-publik.com skyscraper