suara-publik.com skyscraper
suara-publik.com skyscraper

CEMBURU MANTAN ISTRI PACARAN LAGI, TUSUK PACAR MANTAN ISTRI PAKAI PISAU PANJANG 25 CM, AGUS HANDOJO DIHUKUM 12 BULAN BUI, " PIKIR - PIKIR

avatar suara-publik.com
Foto: Terdakwa Agus Handojo Santoso, menjalani sidang agenda putusan hakim, diruang Candra PN.Surabaya, secara online, Senin (02/01/2023).
Foto: Terdakwa Agus Handojo Santoso, menjalani sidang agenda putusan hakim, diruang Candra PN.Surabaya, secara online, Senin (02/01/2023).
suara-publik.com leaderboard
Surabaya, suara publik - Sidang perkara tindak pidana penganiayaan dengan cara menusuk korbannya dengan pisau sepanjang 25 cm, pada lengan atas tangan kiri hingga mengeluarkan banyak darah, dengan terdakwa Agus Handojo Santoso,diruang Candra PN.Surabaya, secara online, Senin (02/01/2023).

Dalam agenda pembacaan putusan oleh Ketua majelis hakim Ni Made Purnami, Mengadili, Menyatakan 

bahwa terdakwa Agus Handojo terbukti bersalah telah melakukan tindak pidana "dengan sengaja melakukan penganiayaan, mengakibatkan luka-luka berat, terhadap saksi korban Joseph Arifin,"

Sebagaimana diatur dan diancam pidana dalam pasal 351 ayat (2) KUHP, dalam dakwaan JPU.

Menjatuhkan pidana penjara terhadap terdakwa Agus Handojo Santoso anak dari Budi Santoso selama 1 tahun, potong masa tahanan, dengan perintah agar terdakwa tetap ditahan.

Menyatakan barang bukti berupa: 

1 Senjata tajam jenis Pisau dirampas untuk dimusnahkan Hasil Vusum et repertum an. Joseph Arifin tetap terlampir dalam berkas perkara.    

Putusan hakim lebih ringan dari tuntutan JPU Anggraeni dari Kejari Surabaya, yang menuntut terdakwa dengan Pidana penjara selama 1 tahun dan 6 bulan. 

Terhadap putusan majelis hakim, Terdakwa Agus Handojo Santoso menyatakan pikir- pikir, " Saya pikir- pikir dulu yang.mulia," katanya.

Diketahui, terdakwa Agus Handojo Santoso merupakan mantan suami saksi Juliati yang menikah dengan terdakwa sejak tahun 1983 dan cerai tahun 1997. Dan tidak lagi menjalin komunikasi, Kemudian saksi Juliati menjalin hubungan asmara dengan saksi korban Joseph Arifin.

Terdakwa pada hari Jumat tanggal 26 Agustus 2022 sekira jam 18.45 Wib berangkat mencari mantan istrinya yakni Juliati, untuk diajak pulang, berangkat diantar oleh Teguh Suprayitno sekira jam 19.30 wib tiba dikamar kos Juliati Jalan Kupang Panjaan Gg 5 / 6 Surabaya.

Sesampainya didepan kamar terdakwa membuka pintu, dan melihat Juliati ada bersama Joseph Arifin.Kemudian Agus bertanya " 

“siapa kamu, saya panggil polisi “ Spontan Joseph kaget dan keluar dari kamar, dan melihat terdakwa menari pencak silat sambil ngomel " Juliati itu istri saya," karena cemburu dan emosi tidak terkontrol, terdakwa langsung mengambil pisau dari balik jaket rompi langsung menusuk saksi korban Joseph Arifin dengan pisau sepanjang 25 cm yang sudah disiapkan, terdakwa berdiri berhadapan dengan saksi korban Joseph Arifin jarak 1,5 meter.

Terdakwa langsung menusuk saksi korban Joseph dengan pisau kearah badan korban satu kali mengenai lengan sebelah kiri samping ketiak mengakibatkan saksi Joseph mengalami luka tusuk sangat dalam dilengan sebelah kiri tepatnya lengan sebelah atas samping ketiak, mengeluarkan banyak darah.

Selanjutnya terdakwa dapat diamankan warga, diantaranya anggota kepolisian yang rumahnya tidak jauh dari lokasi kejadian.

Lalu terdakwa diserahkan ke Polsek Tegalsari untuk proses lebih lanjut.   

Berdasarkan Visum Et Repertum RS. Bhayangkara H.S Samsoeri Mertojoso Surabaya, melakukan pemeriksaan terhadap Joseph Arifin. Kesimpulan : 

Ditemukan luka tusuk pada lengan atas tangan kiri, ditemukan bengkak pada lengan atas tangan kiri, akibat kekerasan tajam, Luka tersebut menimbulkan halangan dalam melakukan pekerjaan, untuk sementara waktu.(Sam)

Editor : Redaksi

suara-publik.com skyscraper