suara-publik.com skyscraper
suara-publik.com skyscraper

2 DPO Terduga Pembunuh Anaknya Tak Kunjung Ditangkap, Orang Tua Lapor ke Propam Polda Jatim, Kuasa Hukum Menduga Ada Persekongkolan

avatar suara-publik.com
suara-publik.com leaderboard

SAMPANG, (suarapublik.com) - Sudah hampir 4 bulan, 2 Pelaku pembunuhan belum bisa diamankan oleh jajaran Satreskrim Polres Sampang. Sebab, sampai saat ini 2 pelaku kasus pembunuhan Razak warga Masaran masih DPO (Daftar Pencarian Orang). 

Melihat tak ada perkembangan dari kinerja Kepolisian Resort Sampang, membuat orang tua korban melaporkan ke Propam Polda Jatim (Profesi Pengamanan Kepolisian Daerah Jawa Timur). Dengan di dampingi Kuasa Hukumnya, Sutrisno, SH menghadap Kantor Propam Polda Jatim yang terletak di Jalan Ahmad Yani, Surabaya, Jum'at, (03/11/2023)

Sutrisno, SH selaku Kuasa Hukum korban mengatakan, bahwa pihaknya melaporkan jajaran Satreskrim Polres Sampang ke Propam Polda Jatim, terkait lambatnya penangkapan 2 DPO kasus pembunuhan yang tak kunjung selesai. "Kami laporkan Kasatreskrim Polres Sampang dan juga Penyidik yang berwenang dalam kasus pembunuhan Razak warga Masaran. Hingga saat ini ada 2 DPO yang belum ditangkapkan oleh Polisi," kata Sutrisno. 

Ia pun memaparkan isi surat laporannya, bahwa pihaknya pernah melakukan audensi ke Polres Sampang. "Satu bulan yang lalu keluarga korban pernah melakukan audensi ke Polres Sampang, Kasatreskrim Sampang berjanji akan segera menangkap dua pelaku pembunuhan terhadap Alm Razak," terang Tris. Sutris juga menjelaskan, bahwa berdasarkan keterangan Kasatreskrim dua Pelaku diduga berada di Kalimantan. Namun, hingga saat ini belum kunjung diamankan," jelasnya. 

Pihaknya menduga ada persekongkolan antara oknum polisi dan keluarga pelaku. "Kami menduga ada persekongkolan antara oknum Satreskrim Polres Sampang dan pihak keluarga pelaku. Sebab, sudah hampir 4 bulan dua DPO yang berasal dari Desa Ketapang Timur belum kunjung diamankan," ujarnya. Ia pun meminta Propam Polda Jatim agar turun ke Kabupaten Sampang. 

"Besar harapan kami demi terciptanya acces to justice, hak untuk mendapatkan keadilan dan jaminan. Kami memohon kepada Kabid Propam POLDA JATIM untuk melakukan pemeriksaan kepada Kasatreskrim Sampang dan juga Penyidik yang berwenang dalam kasus ini. Tujuannya agar segera mengamankan 2 DPO pembunuh Razak," tegasnya. (Lex)

Editor : Redaksi

suara-publik.com skyscraper