suara-publik.com skyscraper
suara-publik.com skyscraper

BELI KAIN BATIK HARGA Rp248 JUTA, DIBAYAR CEK/BG BLONG, TERDAKWA SUTIKNO DIDAKWA PENIPUAN

avatar suara-publik.com
Foto : saksi Liem Dji Siang pemilik toko anugrah mulia menjadi saksi di persidangan
Foto : saksi Liem Dji Siang pemilik toko anugrah mulia menjadi saksi di persidangan
suara-publik.com leaderboard

SURABAYA, (suarapublik.com) - Sidang perkara pidana Tipu Gelap dalam melakukan pemesanan kain jenis polister batik kepada saksi Liem Dji Siang alias Bambang selaku pemilik toko Anugrah Mulia. Dengan ketentuan pembayaran menggunakan cek/BG, namun cek /BG blong tidak ada saldonya, dari tagihan Rp248 juta, dengan terdakwa Sutikno bin Sugianto, di ruang Kartika 2, PN Surabaya, Rabu, (22/11/2023).

Dalam dakwaan Jaksa Penuntut Umum (JPU) Furkon Adi Hermawan, dari Kejari Surabaya, menyatakan terdakwa Sutikno bin Sugianto, melakukan tindak pidana. "Menguntungkan diri sendiri secara melawan hukum, memakai nama palsu, martabat palsu, tipu muslihat, rangkaian kebohongan, menggerakkan orang lain menyerahkan barang sesuatu kepadanya, atau supaya memberi utang maupun menghapuskan piutang”. "Sebagaimana diatur dan diancam pidana dalam Pasal 378 KUHP." Atau, "Sebagaimana diatur dan diancam pidana dalam Pasal 372 KUHP."

Diketahui, awal perkenalan terdakwa Sutikno dengan saksi Liem Dji Siang alias Bambang sejak tahun 2000. Sejak tahun 2018 terdakwa Sutikno sebagai pemilik toko BTK Sami Joyo Malang sering memesan kain jenis polister batik kepada saksi Liem Dji Siang selaku pemilik toko Anugrah Mulia dengan ketentuan pembayaran dilakukan menggunakan cek/BG Bank BRI an. CV. Langgeng Joyo, dicairkan jangka waktu 4 bulan setelah barang diterima terdakwa.

Tahun 2018 sampai Oktober 2019 terdakwa Sutikno selalu tepat pembayaran, pembelian kain jenis polister batik kepada saksi Liem Dji Siang.

Tanggal 17 Oktober 2019 sampai 24 Maret 2020, di toko Anugrah Mulia, Jalan Ploso XA/1 Surabaya, terdakwa membeli kain polister batik kepada saksi Liem Dji Siang, akan melakukan pembayaran tepat waktu alat pembayaran, terdakwa menggunakan cek/BG yang dapat di cairkan sesuai jangka waktu yang tertera dalam cek/BG, biasanya setelah 4 bulan barang diterima terdakwa.

Saksi Liem Dji Siang tergerak untuk menyerahkan barang kain tersebut sebanyak 134 pcs dikirim secara bertahap oleh saksi Liem Dji Siang maupun melalui jasa ekspedisi jumlah 134 pcs, dengan nilai total Rp248.635.000. 

Terdakwa menyerahkan 13 cek/BG Bank BRI an.CV Langgeng Joyo kepada saksi Liem Dji Siang dengan jumlah total cek/BG Rp231.307.000. 

Di Bank BRI Cabang Kapas Krampung, Jalan Kenjeran Surabaya saksi Liem Dji Siang, mencoba mencairkan uang yang terdapat pada 13 cek/BG, namun permohonan tersebut ditolak oleh bank BRI dengan alasan tidak ada dana/saldo yang cukup.

Sampai sekarang, saksi Liem Dji Siang belum menerima pembayaran, pembelian kain jenis polister batik, sehingga saksi Liem Dji Siang mengalami kerugian Rp248.635.000. (sam)

Editor : Redaksi

suara-publik.com skyscraper