suara-publik.com skyscraper
suara-publik.com skyscraper

Dikenal Temperamental di Kampung, Aniaya Korban Hingga Memar, The Victor Jadi Pesakitan

Foto: Terdakwa The Victor di dampingi PH, Jimmy (atas), Saksi Korban Melville Nathaniel Tjipto (kiri bawah), JPU M. Mosleh Rahman (tengah), KM Hakim Antyo Harri Susetyo di Pengadilan Negeri Surabaya secara offline
Foto: Terdakwa The Victor di dampingi PH, Jimmy (atas), Saksi Korban Melville Nathaniel Tjipto (kiri bawah), JPU M. Mosleh Rahman (tengah), KM Hakim Antyo Harri Susetyo di Pengadilan Negeri Surabaya secara offline
suara-publik.com leaderboard

SURABAYA, (suara-publik.com) - Sidang perkara pidana melakukan penganiayaan terhadap korbannya dengan cara memiting, membanting hingga memukul korbannya arah pipi dan kepala Bagian belakang sebanyak 4 kali, hingga korban Melville Nathaniel Tjipto, mengalami memar dan bengkak pada pipi kiri dan kepala, dengan Terdakwa The Victor anak laki-laki Herman, di ruang Tirta 2 Pengadilan Negeri Surabaya, di pimpin Ketua Majelis Hakim, Antyo Harri Susetyo secara ofline.

Dalam dakwaan Jaksa Penuntut Umum (JPU) M. Mosleh Rahman dari Kejari Surabaya, menyatakan Terdakwa The Victor melakukan tindak pidana penganiayaan. "Sebagimana diatur dan diancam pidana dalam pasal 351 ayat (1) KUHP."

Baca Juga: Menang Lelang, PT TUL Ajukan Eksekusi Hotel Garden Palace

Selanjutnya, JPU menghadirkan Saksi Korban Melville Nathaniel Tjipto di persidangan, Melville mengatakan, "Saat itu di gang rumah Jalan Lebak Arum Gang Buntu, tiba-tiba mobil saya dicegat oleh terdakwa, disuruh berhenti. Saya buka kaca dengan maksud untuk menanyakan, justru terdakwa sudah menyemprot air dengan selang pada kaca depan mobil, saat kaca saya buka justru dia menyemprot air selang ke dalam mobil, jadinya basah semua," terang saksi, Kamis, (22/02/2024).

"Kejadian itu beberapa bulan lalu, saat itu saya dijemput teman perempuan saya Irene Kusumawaty. Saat melewati, terdakwa lempar barang, gebrak-gebrak kaca, dia minta saya turun dari mobil. Saya buka kaca sebelah kiri, dia semprotkan air dari selang yang dipegangnya, sempat saya tanya ada apa? akhirnya saya parkir mobil, saya tanya baik-baik, kalau ada masalah bisa diselesaikan baik-baik, kan bertetangga, lalu dia berkata "Kamu mencari masalah dengan saya, saya dipiting , dibanting lalu ditindihi dan dipukul sebanyak 4 kali kena pipi pelipis dan kepala bagian belakang. Dia masih dorong saya ke pagar tetangga, saat teman saya Irene turun dari mobil mau melerai ikut kena pukul juga. 1 jam setelah kejadian, Saya laporkan perbuatan terdakwa ke kantor polisi," ungkap saksi.

"Apa sih masalahnya, kok tiba-tiba terdakwa marah-marah sama saksi," tanya hakim.

"Gak ada masalah yang mulia, memang orangnya suka marah-marah tempramen. Terdakwa ini suka main pukul, warga sudah tau kok, saat kejadian itu, warga bilang oh, orang ini lagi, dulu sama papa saya (alm) masalah klakson, semua mobil kalau mau keluar gang melewati rumahnya, karena gang buntu, saat saya lewat berjarak 5 meteran, dia sudah bawa selang air, kalau minta maaf tidak ada sama sekali, waktu sudah ditahan, pernah keluarganya tapi datang ke rumah pak RT," pungkasnya.

Diketahui, saat Saksi Korban Melville Nathaniel Tjipto dijemput Saksi Korban Irene Kusumawaty mengendarai mobil, rencana untuk keluar. Mengendarai mobil dan melintas di depan rumah Terdakwa The Victor, Jalan Lebak Arum Gang 4/ 90 Surabaya.

Baca Juga: Sudah Terbayar Lunas, Terdakwa Tak Serahkan Surat Rumahnya pada Pembeli, Rukayah Dituntut 3 Tahun Bui

Tiba-tiba mobil yang dikemudikan Melville dan Irene diberhentikan terdakwa. Melville membuka kaca mobil maksud untuk menanyakan “Ada apa menghadang laju mobil yang kami kendarai," namun terdakwa langsung menyiram mobil Melville dan Irene dengan air hingga air masuk kedalam mobil. Terdakwa memukul-mukul menggunakan tangan ke bagian kaca mobil.

Dengan suara keras berkata “turun! Ayoooo turun!!!”, Melville turun dari mobil dan mendekati terdakwa menanyakan kenapa menyiram air ke dalam mobil dan melakukan pemukulan pada mobil. Terdakwa malah marah-marah dan berkata “Kamu mencari masalah dengan saya."

Selanjutnya, terdakwa memegang leher (memiting leher) Melville menggunakan tangan, mengajak Melville kearah mobil yang telah diparkir, hingga Melville mengikuti pegangan tangan terdakwa. Saat di ekat mobil milik Irene, terdakwa langsung membanting Melville hingga terjatuh. Lalu terdakwa memukul Melville sebanyak 4 kali mengenai pipi kiri dan bagian kepala belakang.

Baca Juga: Tukang Tatto Nyambi Jualan Sabu, Endra Dwi Saputra Dihukum 5 Tahun Penjara dan Denda Rp1 Miliar

Melihat penganiayaan terhadap Melville, Irene turun dari mobil dan berusaha melerai, namun, Irene juga kena pukulan sebanyak satu kali dari terdakwa mengenai pelipis kiri. Atas kejadian tersebut Melville dan Irene melaporkan ke Polsek Tambaksari.

Hasil visum et repertum, an. Melville Nathaniel Tjipto, Kamis, 14 September 2023, di RSUD Soewandi, Tambak Rejo No 45-47 Surabaya, keluhan luar, bengkak di pipi kiri, amamnesa, Pasien mengeluh nyeri dan bengkak di pipi kiri post dipukul sebanyak kurang lebih 4 kali di area wajah. Terdapat luka lecet di kaki kiri, tampak kemerahan dengan tepi kemerahan. Kesimpulan, diagnosa luka memar pipi kiri dan luka lecet dikaki kiri.

Sedangkan hasil dari visum et repertum an. Irene Kusumawaty, 14 September 2023, RSUD. Soewandie, keluhan luar, nyeri di kepala kiri. Pasien mengeluh nyeri di area kepala kiri dipukul 3-4 kali. Kesimpulan, luka memar di kepala kiri. (sam)

Editor : suarapublik

suara-publik.com skyscraper