suara-publik.com skyscraper
suara-publik.com skyscraper

2 Terdakwa Pemakai Sabu Divonis Bersalah, Hakim dan Jaksa Sepakat Menghukum Mohib dan Maulana 42 Bulan Penjara

Foto: Hakim Sutrisno membacakan putusan terhadap kedua Terdakwa Mohib Musholli dan Maulana Ibrohim, perkara Narkotika jenis sabu, di PN Surabaya secara vidio call, Senin, (18/03/2024)
Foto: Hakim Sutrisno membacakan putusan terhadap kedua Terdakwa Mohib Musholli dan Maulana Ibrohim, perkara Narkotika jenis sabu, di PN Surabaya secara vidio call, Senin, (18/03/2024)
suara-publik.com leaderboard

SURABAYA, (suara-publik.com) - Sidang perkara pidana Penyalahgunaan Narkotika jenis sabu, membeli dengan cara patungan, ke Moch Riadi (berkas penuntutan terpisah) sebanyak 1 poket harga Rp150 ribu, dengan para Terdakwa Mohib Musholli bin Munali bersama Maulana Ibrohim bin Munali, di Ruang Sari 3 Pengadilan Surabaya, secara vidio call, Senin, (18/03/2024).

Dalam agenda putusan yang dibacakan Ketua Majelis Hakim, Sutrisno, mengadili, menyatakan, Terdakwa Mohib Musholi bersama Maulana Ibrohim, terbukti bersalah melakukan tindak pidana, bersama-sama menyalahgunakan Narkotika Golongan I bagi diri sendiri. "sebagaimana diatur dan diancam pidana dalam Pasal 127 Ayat (1) huruf a Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 35 Tahun 2009 Tentang Narkotika jo. Pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP. Dakwaan Alternatief Kedua Penuntut Umum.

"Menjatuhkan pidana terhadap para Terdakwa dengan pidana penjara masing-masing selama 3 tahun dan 6 bulan, dikurangkan selama para Terdakwa ditangkap dan ditahan, dengan perintah para Terdakwa tetap dalam tahanan."

Menetapkan barang bukti, 1 poket sabu berat 0,86 Gram beserta plastiknya, 1 poket sabu berat 0,12 Gram beserta plastiknya, 1 poket sabu 0,01 Gram
beserta plastiknya. (Disita dari Moch. Riadi/dalam berkas penuntutan terpisah).

Seperangkat alat hisap sabu, bong, 2 korek api gas, 12 plastik klip, 1 handphone merk Vivo Y91C warna merah, 1 handphone merk Iphone 12 warna putih,1hand Phone merk Poco X3 warna biru, 1Hand Phone merk Samsung warna hijau.
Dirampas untuk dimusnahkan.

Putusan hakim sama (Conform) dengan tuntutan Jaksa Penuntut Umum (JPU), Furkon Adi Hermawan dari Kejari Surabaya, menuntut terdakwa dengan pidana 3 tahun dan 6 bulan.

Terhadap putusan hakim, Terdakwa Mohib Musholli bin Munali bersama Terdakwa Maulana Ibrohim bin Munali, Menyatakan menerima, " saya menerima yang mulia," katanya.

Diketahui, Terdakwa Mohib Musholli bersama Terdakwa Maulana Ibrohim sepakat membeli sabu cara patungan masing-masing Rp75 ribu. Terdakwa Mohib menghubungi Moch Riadi (berkas terpisah) lewat WhatsApp, untuk membeli sabu Rp150 ribu.

Selanjutnya, pada Selasa, 17 Oktober 2023, Jam10:23 Wib, di Jalan Bagong Ginayan Gang 3/19 Kelurahan Ngagel, Kecamatan Wonokromo Surabaya, Riadi datang menemui Terdakwa Mohib, menerima 1 poket sabu dari Riadi. Mohib memberikan uang Rp150 ribu, sedangkan Maulana sedang tidur dalam kamar.

Saat para terdakwa dan Riadi berada dalam rumah, datang Petugas Kepolisian Polsek Wonokromo, Saksi Dedy Triyanto, Dachudi Imam dan Febian L Kuncoro menangkapnya.

Sebelumnya mendapat informasi dari masyarakat, lalu melakukan penggeledahan kepada para terdakwa ditemukan barang bukti berupa, 1 poket sabu berat 0,86 Gram beserta plastiknya, 1 poket sabu berat 0,12 Gram beserta plastiknya, 1 poket sabu 0,01 Gram beserta plastiknya, seperangkat alat hisap sabu, bong, 2 korek api gas, 12 plastik klip, 1 handphone merk Vivo Y91C warna merah, 1 handphone merk Iphone 12 warna putih, 1 handphone merk Poco X3 warna biru dan 1 handphone merk Samsung warna hijau. (sam)

Editor : suarapublik

suara-publik.com skyscraper