suara-publik.com skyscraper
suara-publik.com skyscraper

Ambil Sabu 2 Kg Milik Huda Buronan, Diberi Upah Rp20 Juta, Robianto Dihukum 15 Tahun Penjara dan Denda Rp1 Miliar

Foto: Terdakwa M. Robianto (kiri), JPU, Herlambang Adhi Nugroho dari Kejari Tanjung Perak, (kanan) dengan agenda sidang putusan hakim, di Pengadilan Negeri Surabaya secara vidio call
Foto: Terdakwa M. Robianto (kiri), JPU, Herlambang Adhi Nugroho dari Kejari Tanjung Perak, (kanan) dengan agenda sidang putusan hakim, di Pengadilan Negeri Surabaya secara vidio call
suara-publik.com leaderboard

SURABAYA, (suara-publik.com) - Sidang perkara pidana penyalahgunaan narkotika jenis sabu sebanyak 2 kantong plastik dengan berat total 2,080 Gram (2,08 Kg), yang diambil di Keude Aceh Kecamatan Banda Sakti, Lhokseumawe Aceh, atas perintah Huda (buronan), dengan Terdakwa M. Robianto bin Suwadi, di Ruang Sari 3 Pengadilan Negeri Surabaya secara vidio call.

Sidang dengan agenda putusan dibacakan Ketua Majelis Hakim, Ni Putu Sri Indayani, mengadili,
menyatakan, Terdakwa M. Robianto terbukti bersalah, melakukan tindak pidana narkotika, tanpa hak menawarkan untuk menerima atau menyerahkan Narkotika Golongan I bukan tanaman yang beratnya lebih dari 5 Gram.

"Sebagaimana diatur dan diancam pidana dalam Pasal 114 ayat (2) UU RI Nomor 35 Tahun 2009 Tentang Narkotika."

"Menjatuhkan pidana terhadap Terdakwa M. Robianto dengan pidana penjara selama 15 tahun dan denda Rp 1 Miliar, Subsidair 6 bulan penjara.
Menetapkan masa penahanan yang dijalani terdakwa dikurangkan seluruhnya dari pidana yang dijatuhkan. Menetapkan terdakwa tetap berada dalam tahanan."

Memerintahkan barang bukti, 2 bungkus plastik berisi sabu berat seluruhnya 2080 Gram (2,08 Kg) beserta pembungkusnya, 1 buah kardus warna coklat, 1 kartu ATM BRI, 2 lembar tiket pesawat Batik Air, 1 lembar tiket travel PT. Bintang Lestari Putra Perkasa dari Lhokseumawe ke Medan, 16 Oktober 2023 dan 1 Handphone Oppo biru.
Dirampas untuk dimusnahkan.

Putusan hakim lebih ringan dari tuntutan Jaksa Penuntut Umum (JPU), Herlambang Adhi Nugroho dari Kejari Tanjung Perak, menuntut terdakwa dengan pidana penjara 17 Tahun dan denda Rp1 Miliar, Subsudair 1 tahun penjara.

Diketahui, awal ditangkapnya Yuprisda Oxy Apriandika alias Dika bin Supriyanto, Rabu, 23 Agustus 2023, Jam 09:00 Wib di Jalan Raya Wates, Magersari, Kota Mojokerto oleh petugas Dit Resnarkoba Polda Jatim. Hasil penangkapan ditemukan barang bukti sabu, menurut Yuprisda Oxy, bahwa barang bukti Sabu berasal dari Huda (DPO).

Petugas melakukan analisa, handphone Yuprisda Oxy Apriandika, bahwa Huda (DPO) mempunyai anak buah bernama Robi yang akan melakukan transaksi jual beli sabu di Provinsi Aceh.

Hari Senin,16 Oktober 2023, Jam 08:00 Wib, Saksi Wendra Satrio Pambudi dan Saiful Anwar melakukan penangkapan kepada Terdakwa M. Robianto di depan Wisma Harida, Jalan Samudera Baru/6 Kampung Keuramat, Banda Sakti, Keude Aceh, Banda Sakti, Lhokseumawe Aceh.

Dilakukan penggeledahan ditemukan barang bukti.2 bungkus plastik berisi sabu dengan berat total 2.080 Gram serta pembungkusnya dalam kardus warna coklat, 2 plastik pembungkus bening, 1 Kartu ATM BRI, 2 lembar tiket pesawat Batik Air, 1 lembar tiket travel PT. Bintang Lestari Putra Perkasa dari Lhouksmawe tujuan Medan dan 1 handphone merk Oppo biru.

Saat di interogasi Terdakwa M. Robianto, sabu dalam penguasaannya diperoleh Minggu, 15 Oktober 2023, Jam 21:00 wib, pada saat Sabtu, 14 Oktober 2023, Jam 17:00 Wib. Terdakwa dihubungi Huda (DPO), disuruh mengambil sabu pesanan di Aceh, dikirim tiket pesawat, terdakwa ke bandara Juanda, lalu berangkat ke Kualanamu Medan dengan pesawat Batik Air. Setelah tiba di Medan melanjutkan perjalanan ke Kota Lhouksumawe.

Terdakwa dihubungi seseorang tidak dikenal mengarahkan terdakwa untuk turun di Politeknik Negeri Lhouksmawe, tidak lama seseorang menjemput menggunakan sepeda motor membawa 1 buah kardus coklat. Lalu menyerahkan kardus coklat berisi sabu ke terdakwa, Huda (DPO) menanyakan paketan sabu sudah diterima dan dijawab “sudah ada” oleh terdakwa.

Barang sabu oleh terdakwa rencananya akan dibawa ke Mojokerto untuk diserahkan kepada Huda (DPO) dengan janji upah Rp20 juta, jika telah diterima Huda (DPO). (sam)

Editor : suarapublik

suara-publik.com skyscraper