suara-publik.com skyscraper
suara-publik.com skyscraper

Sidang Perjudian Bola Online, Deposit ke Bandar Hingga Rp500 Ribu, Lazuardi Husni Diadili

Foto: Terdakwa Lazuardi Husni Syahril Jabbar (kiri), Saksi Polisi Penangkap, Firdaus Firmansyah (kanan), agenda sidang dakwaan, saksi, pemeriksaan terdakwa, di PN Surabaya, secara Vcall
Foto: Terdakwa Lazuardi Husni Syahril Jabbar (kiri), Saksi Polisi Penangkap, Firdaus Firmansyah (kanan), agenda sidang dakwaan, saksi, pemeriksaan terdakwa, di PN Surabaya, secara Vcall
suara-publik.com leaderboard

SURABAYA, (suara-publik.com) - Sidang perkara pidana perjudian online jenis taruhan tim bola sebagai pemenangnya, dengan cara masuk pada situs www.BK8.com. Uang taruhan disetorkan deposit ke bandar No. Rek Bank BCA a.n Titin atau No. Rek Bank BCA a.n Adelia Salsa Maharani, nominal Rp50.000 sampai  Rp500.000.

Dengan Terdakwa Lazuardi Husni Syahril Jabbar bin M.Syahroni, yang  dipimpin Ketua Majelis Hakim,  Halimah Umaternate, di Ruang Garuda 2 Pengadilan Negeri (PN) Surabaya secara Vidio Call.

Dalam dakwaan Jaksa Penuntut Umum (JPU), Deddy Arisandi dari Kejari Surabaya, menyatakan, 
Terdakwa Lazuardi Husni Syahril Jabbar melakukan tindak pidana, tanpa mendapat izin dengan sengaja menawarkan atau memberi kesempatan kepada khalayak umum untuk permainan judi atau dengan sengaja turut serta dalam perusahaan untuk itu, tidak perduli apakah untuk menggunakan kesempatan adanya sesuatu syarat atau dipenuhinya sesuatu tata cara. 

"Sebagaimana diatur dan diancam pidana dalam Pasal 303 Ayat (1) ke-2 Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP), Atau, Sebagaimana diatur dan diancam pidana dalam Pasal 303 bis Ayat (1) ke-1 Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP)."

Selanjutnya, JPU menghadirkan Saksi Penangkap Firdaus Firmansyah, anggota Polrestabes Surabaya, saksi mengatakan, "Kami menangkap terdakwa di Jalan Petemon Timur, pada Senin, 18 Maret 2024. Saat itu sedang main judi online bola, yang sebelumnya deposit dulu ke bandar Rp50 ribu - Rp500 ribu. Terdakwa mengaku telah bermain judi selama 6 bulan," terang saksi, Kamis, (27/6).

Terhadap keterangan saksi, Terdakwa Lazuardi membenarkannya, "Benar yang mulia, saya sudah bermain selama 4 bulan, kalah terus, saya belum pernah dihukum yang mulia," katanya.

Sidang akan dilanjutkan pada Kamis,  11 Juli 2024, dengan agenda tuntutan JPU.

Diketahui, hari Senin, 18 Maret 2024, di Jalan Petemon Timur 52-B, RT 002/RW 001, Kelurahan Sawahan, Kecamatan Sawahan, Surabaya, Terdakwa Lazuardi Husni Syahril Jabbar bermain judi memasang taruhan pada salah satu team permainan jenis sepak bola secara online pada situs www.BK8.com.

Terdakwa sebagai pemain
melakukan log in, menggunakan akun yang di daftarkan dengan username Laz6666 dan password (autopassword). Terdakwa menyetorkan deposit kepada bandar melalui No. Rek Bank BCA a.n Titin atau No. Rek Bank BCA a.n Adelia Salsa Maharani, dengan nominal yang tidak pasti, antara Rp50.000 sampai  Rp500.000.

Dari setoran deposit, terdakwa memilih team sepak bola yang akan bertanding dan memasang taruhan sejumlah yang diinginkan. Jika hasil akhir pertandingan sepak bola menunjukkan menang team yang dipilih, maka terdakwa memperoleh keuntungan nominal yang ditaruhkan, namun sebaliknya, nominal yang ditaruhkan akan hilang.

Hasil keuntungan terdakwa berkisar Rp100.000 sampai Rp1.000.000. 
Hasil keuntungan digunakan untuk  kebutuhan hidup sehari-hari.

Terdakwa bermain judi online sejak 2016 tanpa disertai izin dari pihak berwenang dan belum pernah tertangkap.

Informasi yang diperoleh dari masyarakat, Rabu, 27 Maret 2024, Jam 10.00 Wib, terdakwa ditangkap di Jalan Mayjend Sungkono No. 51, Surabaya, saat keluar dari kantor dan hendak bekerja. Disita beberapa barang bukti, 1 unit handphone merek Itel Type P55 warna biru, 1 unit  handphone Samsung Type A-500 warna silver dan 1 bendel print out perjudian. (sam)

Editor : suarapublik

suara-publik.com skyscraper