Ikatan Masyarakat Surabaya Demo Diknas Prop Tuntut Pengembalian SMA Dan SMK ke Pemkot Surabaya

suara-publik.com

Surabaya Suara-Publik. Dinas Pendidikan Propinsi Jawa Timur hari ini (29/09/16) dilurug masyarakat Surabaya yang mengatasnamakan Ikatan Masyarakat Surabaya. Massa aksi yang terdiri dari berbagai kalangan, mulai dari anak-anak SD, ibu-ibu rumah tangga ,sampai dengan berbagai elemen masyarakat.

Tidak tanggung-tanggung mereka datang dengan jumlah massa kurang lebih 200 orang dengan membawa mobil len atau bemo. Kedatangan mereka untuk menuntut kepada Dinas Pendidikan Pemprop Jatim, khususnya Gubernur Jatim. Untuk melimpahkan kewenangan pengelolaan pendidikan SMA dan SMK kepada Pemerintah Surabaya. Karena Mahkamah Konstitusi(MK) yang sudah mengabulkan gugatan Judicial Review warga Surabaya.

Ttidak hanya itu mereka juga menuntut Pemprop Jatim untuk menyerahkan kewenanangan pengelolaan pendidikan SMA dan SMK kepada Pemkot Surabaya dan menuntut komitmen Pemprop Jatim untuk menyelenggarakan pendidikan yang berkualitas dan gratis.

Tiga tuntutan tersebut harus dipenuhi, karena menurut mereka Surabaya adalah kota besar dan dirasa mampu untuk mengatasi apa yang sudah menjadi tuntutan. "Pemkot Surabaya yang dipimpin oleh Bu Risma sudah sangat maximal dalam mengatasi permasalahan pendidikan. Sudah sangat baik, kenapa harus dilimpahkan ke Pemerintahan Propinsi?" ujar salah satu pendemo dalam orasinya.

"kita akan terus menuntut agar kebijakan tersebut bisa dihapus, dan rakyat kecil, anak-anak kita bisa mendapatkan pendidikan secara gratis. Kalau dilimpahkan ke Pemprop khawatirnya akan ada pembayaran dan itu bisa mengganggu jalannya pendidikan karena terbentur masalah biaya" lanjut orator kepada massa aksi nya.
Aksi yang sempat sampai membuat kemacetan di area Genteng berbatasan dengan Simpang Dukuh  sayangnya tidak ada perwakilan dari Dinas Pendidikan Propinsi Jatim yang menemui mereka. Sehingga massa aksi menjadi semakin geram.

"biarpun mereka tidak mau atau tidak berani menemui kami,  kami akan terus memperjuangkan sampai gugatan kami direalisasikan, dan kami akan membawa massa yang lebih banyak lagi",ujar orator lagi lalu menutup aksi nya(nn)

Editor : Pak RW

Birokrasi
Trending Minggu Ini
Berita Terbaru