Usai KM Mustika Kencana, Kini KM Kirana IX Terbakar

suara-publik.com
SURABAYA (suara-publik.com)- Kembali, PT Dharma Lautan Utama (DLU) mengalami kedukaan. Setelah pada Senin (4-7-2011) KM Mustika Kencana II dengan tujuan Makassar membawa 181 penumpang terbakar di perairan Raas, Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur, kini KM Kirana IX jurusan Balikpapan terbakar di Dermaga Gapura Surya, Pelabuhan Tanjung Perak, Surabaya, Rabu sekitar pukul 05.00 WIB.

Menurut salah seorang saksi mata, Sutriso, api pertama kali terlihat dari bawah atau tempat parkir truk di dalam kapal. Melihat api dari bagian dek kapal, penumpang di lantai dua sontak mengalami kepanikan dan berlarian menyelematkan diri lewat 3 pintu darurat yang ada. Puluhan penumpang yang terluka langsung dilarikan ke RS PHC menggunakan ambulance.

Diketahui, diperkirakan sebanyak lima unit mobil pemadam kebakaran berada di lokasi kejadian. Dua unit pemadam kebakaran didatangkan dari Pelabuhan Tanjung Perak dan tiga unit lainnya dari PMK Pasar Turi.

Saat kejadian, Kepala Kesyahbandaran Utama Pelabuhan Tanjung Perak, Chris P Wanda mengatakan, jika KM Kirana IX yang bersandar di Dermaga Surya seharusnya berangkat dari Surabaya ke Balikpapan pada pukul 09.00 WIB. Seluruh penumpang sudah berada di dalam kapal.

Sementara itu, Direktur Utama PT Dharma Lautan Utama, Bambang Haryo, usai mengikuti olah TKP bersama Tim Labfor Polda Jawa Timur, mengatakan penyebab kebakaran bukan dari muatan truk Fuso bernopol B 9231 TDA yang ada di dek kapal. Tapi yang terbakar adalah kepala truk yang memuat bawang Bombay.

Namun dia belum tahu persis penyebab kepala truk bisa terbakar karena olah TKP masih berlangsung hingga saat ini. Haryo mengatakan dengan kejadian ini, seluruh penumpang KM Kirana IX dibatalkan keberangkatannya. Mereka diberi uang saku dan uang tiket senilai Rp 280 ribu per orang dikembalikan. ''Kami sediakan 8 bus untuk kepulangan seluruh penumpang yang berasal dari luar Surabaya,'' ujarnya.

Hingga berita ini diturunkan jumlah korban meninggal 8 orang. Seluruh korban meninggal dan 32 korban luka-luka berada di RS Pelabuhan Surabaya. Adapun 8 korban meninggal tersebut yakni Sumarni (50) warga beralamatkan Jalan Cendana 66 no 55 Kalimantan Timur, Natuha (60) Sumedangan Adem Awu Pamekasan, Suminah (54) Karang Lundo RT 03/01 Grobogan, Sodiq (50) Karang Pinang Sampang, Solikah (50) Karang Duren Balong Jember, Siti Rohana (28) Karang Selang Magelang dan Juminah (45) Karang Pinang Sampang. Sedangkan 1 korban meninggal belum diketahui identitasnya, yakni perempuan sekitar 50 tahun memakai kaos coklat berkerah dengan celana jins biru.

Diduga, satu penumpang KM Kirana IX tercebur ke laut belum ditemukan. Hal ini disampaikan Kapolres Pelabuhan Tanjung Perak, AKBP Jayadi di lokasi kejadian, Rabu (28/9/2011). Jayadi menjelaskan, diperkirakan penumpang berjenis kelamin laki-laki tersebut nekat menceburkan diri ke laut karena panik dan takut menjadi korban. “Untuk mencari penumpang tersebut petugas keamanan pelabuhan dibantu Polair Polda Jatim melakukan penyisiran di sekitar laut. Sayangnya, pencarian korban terhambat gelombang di laut Tanjung Perak sedang tinggi. Angin kencang juga menjadi penghalang petugas melakukan pencarian korban di laut,” ujarnya.

Sementara itu, tim pemadam kebakaran Pelindo III Cabang Tanjung Perak ikut terjun melakukan pemadaman api di KM Kirana IX. “Api dapat dipadamkan Tim PMK Pelindo III Cabang Tanjung Perak sehingga tidak merembet dan menjalar,“ ungkap Kahumas Pelindo III, Edi Priyanto, Rabu (28/9).

Informasi yang diperoleh Suara Publik, api yang melalap kapal dengan tujuan Balikpapan Kalimantan Timur tersebut tidak terlalu besar tetapi asap tebal memenuhi dek kapal sehingga membuat kepanikan semua penumpang. Disinyalir, jumlah penumpang tidak sebanding dengan pintu keluar mengakibatkan banyaknya terjadi jatuh korban akibat terinjak-injak maupun terjun ke laut.

Berdasarkan data yang dihimpun Rumah Sakit (RS) PHC, korban yang dibawa ke PHC sementara ini sebanyak 8 korban meninggal dunia, 3 luka berat dan 10 luka ringan. Adapun identitas sementara korban kapal Kirana IX : 1. Ny. Sumarni (50) Jl. Cendana 66 no 55 Kalimantan Timur 2. Ny. Natuha (60) Sumedangan Adem Awu Pamekasan 3. Ny. Suminah (54) Karang Lundo RT 03/01 Grobogan 4. Tn. Sodiq (50) Karang Pinang Sampang 5. Ny. Solikah (50) Karang Duren Balong Jember 6. Ny. Siti Rohana (28) Karang Selang Magelang 7. Ny. Juminah (45) Karang Pinang Sampang.

Dari data Manifest PT Dharma Lautan Utama tercatat ada 758 penumpang termasuk 100 anak-anak. Sedangkan untuk kendaaran mobil yang terangkut kapal ada 24 Unit ditambah truk dan sepeda motor kira-kira 36 unit.  (dra)

 

Editor : Pak RW

Birokrasi
Trending Minggu Ini
Berita Terbaru