SURABAYA (suara-publik.com)- Disinyalir, jumlah penumpang KM Marina Nusantara yang terbakar di Pelabuhan Trisakti Banjarmasin tak sesuai dalam manifest-nya. Informasi yang diperoleh dari Pelindo III Tanjung Perak Surabaya, KM Marina Nusantara membawa penumpang sebanyak 846 orang, Roda 2 sebanyak 42 unit, Mobil pribadi 12 buah, Truk ukurang sedang 6 unit, Truk besar 27 unit, Tronton 3 unit, dan alat berat 1 unit. Sedangkan data dari PT. Prima Vista sebagai pemilik KM Marina Nusantara, jumlah penumpang sebanyak 443 orang dan kendaraan berjumlah 41 armada.
Menurut Edy Priyanto, Kepala Humas PT Pelindo III, dalam kecelakaan tersebut PT Pelindo III cabang Banjarmasin turut membantu melakukan evakuasi korban dan membantu pemadaman dengan menggunakan KT Anoman. “Meskipun musibah ini terjadi di wilayah perairan, namun lalu lintas dari dan ke Pelabuhan Banjarmasin tidak terjadi gangguan. Kapal dapat keluar masuk melalui alur Barito,“ ujarnya.
Menurut Edy, KM Marina Nusantara mengalami kecelakaan terjadi 2 mil dari Pelabuhan Banjarmasin. Terjadi sekitar pukul 05.30 WITA, Senin (26/9/2011) kemarin di perairan alur Barito Desa Tamban Muara Kecamatan Tamban. KM Marina Nusantara dinahkodai Suyatman menabrak tongkang BG Pulau Tiga 330-22 yang ditarik oleh Tug Boat TB Bomas Segara dengan nahkoda Kristimas Beny, dan akan tambat di Desa Muara Tamban.
Diketahui, KM Marina Nusantara menabrak haluan tongkang BG Pulau Tiga 330-22. Tidak berapa lama terjadilah kebakaran di KM Marina Nusantara. Adapun data sementara korban (belum dicek di dalam kapal), ada sekitar 3 orang, diantaranya Nurhasan (42/perempuan) warga Desa Wot Galih RT. 2 RW 4 Kel. Yoso Wilangun Kabupaten Lumajang, A.Karim (52 tahun, laki-laki) warga Jalan Pangeran Antasari Banjarmasin, dan Buyah (40, perempuan) warga Jalan Gubernur Subarjo RT11 Liang Anggang Kabupaten Banjar. Korban luka dirawat di RS Soeharsono Banjarmasin sebanyak 67 orang, RS. Suaka Insan 8 orang dan RS Ulin 2 orang, sedangkan 6 orang sudah diperbolehkan pulang. (dra, dbs)
Editor : Pak RW