SURABAYA - SUARA PUBLIK. Berbagai
macam bentuk perjudian yang pelaku nya diringkus pihak kepolisian. Tapi hal itu
tidak membuat keder empat pria ini. Viktor, Aris, Ahmad dan Rio. Sebuah kamar
kos di jalan Lebak Arum, Surabaya malah diubah jadi judi domino dadakan.
Di kamar kos itulah, tempat favorit
mereka. Seperti kecanduan, keempatnya hampir berjudi tiap malam maupun siang.
Dengan satu set domino di tangan, keempat pekerja serabutan itu memperebutkan
lembaran uang ratusan ribu. Saking candunya, tiap kali bertemu, judi selalu
jadi kegiatan favorit mereka.
Seperti pada hari Rabu (23/11/2016)
lalu. Bukannya istirahat usai bekerja, keempatnya malah main judi bersama-sama.
Warga sekitar yang geram dengan kelakuan mereka akhirnya lapor Polisi.
Polisi yang dapat laporan saat itu
menuju ke TKP. Sayangnya, sebelum Polisi datang, perjudian itu sudah bubar.
"kata warga mereka cerdik, selalu bubar kalau mau digerebek polisi,"
terang Kapolsek Sawahan Kompol Yulianto, Kamis (8/12/2016).
Polisi akhirnya balik kanan. Sadar pelaku perjudian sudah tidak ada di kamar kos, keesokan harinya Unit Reskrim Polsek Sawahan datang lagi. Tak ingin gagal, beberapa Polisi menyamar, jadi warga sekitar, ada juga yang jadi tukang becak. Intinya, sebisa mungkin mereka berkamuflase agar para penjudi mau keluar untuk bermain lagi. "Sasaran kami memang sebuah kamar kos disana, banyak laporan yang jadikan tempat tersebut itu sebagai permainan yang disebut judi gaple (domino)," lanjut Yulianto.
Ketelatenan polisi berbuah hasil.
Jumat (25/11/2016) siang, para penjudi kelas teri itu akhirnya keluar sarang.
Mereka lalu masuk ke kamar kos, duduk manis didalam kos dibelakang rumah no.04
milik Fajri jalan Lebak Arum. Satu set kartu domino disiapkan, uang lembar
ratusan ribu dikeluarkan. Perjudian dimulai.
Polisi sengaja tidak langsung
menangkap mereka. Para penjudi dibiarkan bermain terlebih dahulu. Bahkan, salah
satu Polisi sempat menyamar sebagai tetangga kos. "Empat game bermain,
barang bukti sudah terkumpul, langsung kita bekuk," tegas Yulianto.
Tak bisa mengelak, keempat pelaku langsung diciduk dari kamar kos itu, dan langsung diamankan ke Mapolsek. Barang bukti seperti satu set kartu domino dan uang tunai sebesar Rp 485 ribu disita. Salah satu tersangka Ahmad mengatakan, tempat kos itu disebut tempat yang aman untuk main judi. Sebab, Polisi tidak akan curiga ada perjudian disana. Ternyata ketangkap juga akhirnya," ( TOM)
Editor : Pak RW