Bali, Suara-Publik.com – Apa yang dilakukan oleh aparat keamanan di Polda Bali sungguh sangat menyedihkan. Pada saat berlangsung acara kenegaraan Asian Fair di Nusa Dua Badung Propinsi Bali, seorang tukang kebun bisa masuk hingga 5 meter jaranya dari Presiden SBY. Sebagai aparat keamanan tentu jajaran Polisi tidak bisa hanya percaya terhadap Paspampres. Demikian juga dengan Paspampres harus mensterilkan tempat sejauh radius 1 Km seperti di masa lalu.
Bila saja si kakek tukang kebun itu ternyata teroris, bisa dipastikan akan membuat heboh negri kita. Untung saja si kakek yang bernama Nyoman ini benar-benar tukang kebun, kalau teroris bisa terjadi Bom Bali jilid 3, tutur Komang warga Denpasar saat dimintai komentar tentang kejadian ini.
Tak heran kalau Pecalang lebih galak dibanding Polisi
terkait pengamanan rutin Banjar(desa) nya sendiri. Apalagi terhadap pendatang , hal ini dilakukan karena tidak ingin kecolongan seperti trgadi
bom di masa lalu.
sementara itu, Polisi menggelar reka ulang adegang saat tukang kebun yang
bertugas di Bali Tourism Development Centre (BTDC) Nusa Dua lolos dari
penjagaan Paspampres sehingga nyaris berada di depan SBY.
Adegan rekonstruksi itu digelar di lokasi acara ASEAN Fair, Nusa Dua, pukul
16.00 wita, Senin (24/10/2011).
Kakek tukang kebun melakukan sembilan adegan. Wajahnya terlihat tegang karena
mendapat penjagaan ketat dari kepolisian. Ia pun seorang diri tanpa ada
temannya satu pun.
Adegan lolosnya kakek si tukang kebun di awali saat ia keluar dari taman padang
golf. Kemudian, ia menuntun sepeda ontelnya melintasi trotoar menuju jalan
raya.
Dengan membawa karung yang berisi sampah rumput, ia mengayuh sepeda dengan
tenang hingga mendekat acara ASEAN Fair.
Dengan berpakaian hijau khas DKP, sempat membuat petugas Paspampers
dan Kodam kalang kabut
Ia melaju hingga hanya berjarak beberapa meter dari SBY. Petugas yang awalnya
kecolongan langsung menangkap dan menginterogasinya.
Usai rekonstruksi, kakek tukang kebun ini diangkut dengan mobil patroli. Menurut
petugas berpakaian preman sikakek di bawa ke Polsek setempat. Untuk dimintai
keterangan lebih lanjut.(kus,detic)
Editor : Pak RW